Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KORELASI BERATNYA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN DERAJAT GANGGUAN OBSESIF KOMPULSIF MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

View through CrossRef
Korelasi Beratnya kebiasaan merokok Dengan Derajat Gangguan Obsesif Kompulsif Merokok Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Latar Belakang: Kebiasaan merokok merupakan perilaku yang menyenangkan dan bergeser menjadi aktivitas yang bersifat obsesif. Kelainan pada sistem saraf yang menjembatani kontrol perilaku menyebabkan kebiasaan merokok menjadi suatu gangguan obsesif kompulsif merokok. Tujuan: Mengetahui korelasi antara beratnya kebiasaan merokok dengan derajat gangguan obsesif kompulsif merokok pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Metode: Observasi analitik dengan pendekatan secara cross-sectional Study, dengan pengambilan data secara cluster sampling, dan besar sampel sebanyak 100 responden mahasiswa Fakultas Teknik UMM. Analisa data dengan menggunakan statistik uji korelasi Spearman dengan =0.05. Hasil Penelitian: Dari 100 orang sampel, jumlah terbanyak yang ditemukan adalah perokok ringan yaitu sebanyak 50 orang (50%), dan lebih banyak yang mengalami gangguan obsesif kompulsif merokok dalam skala ringan yaitu sebanyak 46 orang (46%). Hasil analisis didapatkan Koefisien korelasi = + 0.596 dan p-value < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antaraberatnya kebiasaan merokok dengan derajat gangguan obsesif kompulsif merokok. Dimana semakin berat kebiasaan merokoknya maka akan semakin berat derajat gangguan obsesif kompulsif merokok orang tersebut.
Title: KORELASI BERATNYA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN DERAJAT GANGGUAN OBSESIF KOMPULSIF MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
Description:
Korelasi Beratnya kebiasaan merokok Dengan Derajat Gangguan Obsesif Kompulsif Merokok Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.
Latar Belakang: Kebiasaan merokok merupakan perilaku yang menyenangkan dan bergeser menjadi aktivitas yang bersifat obsesif.
Kelainan pada sistem saraf yang menjembatani kontrol perilaku menyebabkan kebiasaan merokok menjadi suatu gangguan obsesif kompulsif merokok.
Tujuan: Mengetahui korelasi antara beratnya kebiasaan merokok dengan derajat gangguan obsesif kompulsif merokok pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.
Metode: Observasi analitik dengan pendekatan secara cross-sectional Study, dengan pengambilan data secara cluster sampling, dan besar sampel sebanyak 100 responden mahasiswa Fakultas Teknik UMM.
Analisa data dengan menggunakan statistik uji korelasi Spearman dengan =0.
05.
Hasil Penelitian: Dari 100 orang sampel, jumlah terbanyak yang ditemukan adalah perokok ringan yaitu sebanyak 50 orang (50%), dan lebih banyak yang mengalami gangguan obsesif kompulsif merokok dalam skala ringan yaitu sebanyak 46 orang (46%).
Hasil analisis didapatkan Koefisien korelasi = + 0.
596 dan p-value < 0,05.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antaraberatnya kebiasaan merokok dengan derajat gangguan obsesif kompulsif merokok.
Dimana semakin berat kebiasaan merokoknya maka akan semakin berat derajat gangguan obsesif kompulsif merokok orang tersebut.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
Merokok dapat mengakibatkan berbagai gangguan seperti gangguan paru-paru, kanker, impotensi, gangguan reproduksi, stroke, serta gangguan kehamilan dan janin. Perilaku merokok merup...
Tüketimin Karanlık Tarafı: Kompulsif Satın Almanın Potansiyel Bağlantıları Üzerine Bir İnceleme
Tüketimin Karanlık Tarafı: Kompulsif Satın Almanın Potansiyel Bağlantıları Üzerine Bir İnceleme
Kompulsif satın alma kontrol edilemeyen, yoğun bir alışveriş isteği ile tasvir edilen, kronik olarak tekrarlayan bir dürtüyle ortaya çıkan, harcama ve alışveriş eyleminin bağımlılı...
Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan
Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan
Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan menjadi teladan dalam perilaku hidup sehat. Namun, perilaku merokok masih ditemukan pada kelompok ini. Persepsi  dam...
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
Penelitian ini dilakukan di STKIP Muhammadiyah Enrekang  dengan jumlah 8 orang. Masalah dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang memiliki prilaku prokrastinasi akademik. Peneliti...
The Relationship Of Several Factors With Smoking Behavior Among Students At Muhammadiyah Gresik University
The Relationship Of Several Factors With Smoking Behavior Among Students At Muhammadiyah Gresik University
Di Indonesia, perilaku merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa jumlah orang yang merokok di Indonesia men...

Back to Top