Javascript must be enabled to continue!
Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan
View through CrossRef
Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan menjadi teladan dalam perilaku hidup sehat. Namun, perilaku merokok masih ditemukan pada kelompok ini. Persepsi dampak merokok diduga mempengaruhi motivasi untuk berhenti merokok, meskipun hubungan antara keduanya belum sepenuhnya jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dampak merokok dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden adalah 50 mahasiswa keperawatan perokok aktif yang dipilih secara sukarela. Persepsi dampak merokok diukur dengan kuesioner Perception of Smoking-Related Risks and Benefits, sedangkan motivasi berhenti merokok diukur menggunakan Richmond Test. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Mayoritas responden memiliki persepsi yang bervariasi, dengan sebagian besar menyadari risiko jangka pendek, namun masih ada persepsi yang keliru terkait manfaat sosial merokok. Motivasi berhenti merokok sebagian besar berada pada kategori sedang (60%). Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik antara persepsi dampak merokok dengan motivasi berhenti merokok (r = -0,155; p = 0,283). Persepsi dampak merokok tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa keperawatan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan persepsi saja tidak cukup untuk meningkatkan motivasi berhenti merokok tanpa intervensi tambahan, seperti dukungan sosial dan pengelolaan ketergantungan nikotin.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung
Title: Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan
Description:
Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan menjadi teladan dalam perilaku hidup sehat.
Namun, perilaku merokok masih ditemukan pada kelompok ini.
Persepsi dampak merokok diduga mempengaruhi motivasi untuk berhenti merokok, meskipun hubungan antara keduanya belum sepenuhnya jelas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dampak merokok dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa keperawatan.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional.
Responden adalah 50 mahasiswa keperawatan perokok aktif yang dipilih secara sukarela.
Persepsi dampak merokok diukur dengan kuesioner Perception of Smoking-Related Risks and Benefits, sedangkan motivasi berhenti merokok diukur menggunakan Richmond Test.
Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman.
Mayoritas responden memiliki persepsi yang bervariasi, dengan sebagian besar menyadari risiko jangka pendek, namun masih ada persepsi yang keliru terkait manfaat sosial merokok.
Motivasi berhenti merokok sebagian besar berada pada kategori sedang (60%).
Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik antara persepsi dampak merokok dengan motivasi berhenti merokok (r = -0,155; p = 0,283).
Persepsi dampak merokok tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa keperawatan.
Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan persepsi saja tidak cukup untuk meningkatkan motivasi berhenti merokok tanpa intervensi tambahan, seperti dukungan sosial dan pengelolaan ketergantungan nikotin.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Coping Stress terhadap Intensi Berhenti Merokok pada Emerging Adulthood di Kota Bandung
Pengaruh Coping Stress terhadap Intensi Berhenti Merokok pada Emerging Adulthood di Kota Bandung
Abstract. The main problem studied in this research is the increasing smoking behavior in emerging adulthood. The underlying reason for smoking during emerging adulthood is the dif...
DIFFERENCES IN HEALTHY BEHAVIOR PATTERNS OF NURSING AND NON-NURSING STUDENTS [PERBEDAAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA KEPERAWATAN DAN NON-KEPERAWATAN]
DIFFERENCES IN HEALTHY BEHAVIOR PATTERNS OF NURSING AND NON-NURSING STUDENTS [PERBEDAAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA KEPERAWATAN DAN NON-KEPERAWATAN]
<p><em>Nursing students as health profession members are educated to adequate knowledge and positive attitude toward healthy lifestyle. Nursing students are expected he...
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI STIKES MAHARANI MALANG
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI STIKES MAHARANI MALANG
Pendidikan keperawatan merupakan bagian dari pendidikan nasional yang terdiri dari dua aspek pendidikan yaitu pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Kedua tahap pendidikan kep...
ANALISIS KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA PENGGUNA ROKOK ELEKTRIK DEWASA MUDA DI PROVINSI BALI
ANALISIS KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA PENGGUNA ROKOK ELEKTRIK DEWASA MUDA DI PROVINSI BALI
ABSTRAK
Tren penggunaan rokok elektrik semakin meningkat di kalangan anak muda. Salah satu upaya untuk menanggulangi bahaya rokok elektrik yaitu dengan mengurangi atau berhenti me...
The Relationship Of Several Factors With Smoking Behavior Among Students At Muhammadiyah Gresik University
The Relationship Of Several Factors With Smoking Behavior Among Students At Muhammadiyah Gresik University
Di Indonesia, perilaku merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa jumlah orang yang merokok di Indonesia men...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...

