Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN RAWAT JALAN

View through CrossRef
Tuberkulosis Paru (TB) masih merupakan masalah global dan nasional. Indonesia merupakan peringkat kedua yang menderita TB di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan social ekonomi dan kebiasaan merokok dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sukasari Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survei Analitik Korelasional dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu studi ”Cross Sectional”. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke Puskesmas Sukasari sebesar 975 orang. Sedangkan besaran sampel berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Accidental Sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Univariat didapatkan 85 responden (85,0%) berpenghasilan rendah, 15 responden (15,0%) berpenghasilan tinggi. Untuk kebiasaan merokok sebanyak 74 responden (74,0%), dan 26 responden (26,0%) mempunyai kebiasaan tidak merokok. Sedangkan uji bivariat menggunakan Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 5%. Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square diperoleh hasil status ekonomi tidak ada hubungan dengan  nilai p 0,023 < α (0,05), dan  kebiasaan merokok tidak terdapat hubungan  dengan nilai p 0,013 < α (0,05) dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sukasari Kabupaten Cianjur. Saran penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan menggunakan faktor lain.  Kata kunci: Tuberkulosis Paru, Sosial Ekonomi, dan Kebiasaan Merokok
Title: HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN RAWAT JALAN
Description:
Tuberkulosis Paru (TB) masih merupakan masalah global dan nasional.
Indonesia merupakan peringkat kedua yang menderita TB di dunia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan social ekonomi dan kebiasaan merokok dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sukasari Kabupaten Cianjur.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survei Analitik Korelasional dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu studi ”Cross Sectional”.
Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke Puskesmas Sukasari sebesar 975 orang.
Sedangkan besaran sampel berjumlah 100 responden.
Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Accidental Sampling.
Hasil penelitian dengan menggunakan uji Univariat didapatkan 85 responden (85,0%) berpenghasilan rendah, 15 responden (15,0%) berpenghasilan tinggi.
Untuk kebiasaan merokok sebanyak 74 responden (74,0%), dan 26 responden (26,0%) mempunyai kebiasaan tidak merokok.
Sedangkan uji bivariat menggunakan Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 5%.
Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square diperoleh hasil status ekonomi tidak ada hubungan dengan  nilai p 0,023 < α (0,05), dan  kebiasaan merokok tidak terdapat hubungan  dengan nilai p 0,013 < α (0,05) dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sukasari Kabupaten Cianjur.
Saran penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan menggunakan faktor lain.
 Kata kunci: Tuberkulosis Paru, Sosial Ekonomi, dan Kebiasaan Merokok.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS
ABSTRAKTuberkulosis Paru (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih ditemukan di Indonesia.  TB tersebut diduga di sebabkan oleh kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan. Tu...
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), s...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK          Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS
Penyakit  Tuberkolusis (TB) menrupakan penyakit yang beresiko kematian dan menular. Kejadian tuberkolusis di Indonesia masih tinggi. Tuberkolusis adalah penyakit inpeksi menular y...

Back to Top