Javascript must be enabled to continue!
DEGRADASI HUTAN PULAU YAMDENA di PROVINSI MALUKU TAHUN 1998 – 2008
View through CrossRef
ABSTRAK
Hutan tropika basah di Pulau Yamdena Kabupaten Maluku Tenggara Barat memiliki potensi untuk dieksploitasi demi memenuhi kebutuhan kayu masyarakat sekaligus menghasilkan devisa negara. Namun di sisi lain isu degradasi hutan di wilayah ini mengundang perhatian untuk dicermati dan ditelaah. Penelitian ini bertujuan menginformasikan kembali tingkat degradasi hutan di Pulau Yamdena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi hutan di Pulau Yamdena dari tahun 1998 sampai 2008 terjadi sebanyak kurang lebih 9.473 ha/tahun. Hasil analisa juga menunjukkan bahwa tingkat degradasi hutan justru lebih tinggi pada areal di luar kawasan konsesi eks IUPHHK-HA (Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan kayu pada hutan Alam(dahulu disebut HPH)) dibanding di areal dalam kawasan konsesi eks IUPHHK-HA. Dengan demikian disimpulkan bahwa degradasi hutan di Pulau Yamdena terjadi disebabkan oleh aktifitas diluar eksploitasi IUPHHK-HA. Kata Kunci : Degradasi hutan, Yamdena Maluku Tenggara Barat.
Universitas Negeri Jakarta
Title: DEGRADASI HUTAN PULAU YAMDENA di PROVINSI MALUKU TAHUN 1998 – 2008
Description:
ABSTRAK
Hutan tropika basah di Pulau Yamdena Kabupaten Maluku Tenggara Barat memiliki potensi untuk dieksploitasi demi memenuhi kebutuhan kayu masyarakat sekaligus menghasilkan devisa negara.
Namun di sisi lain isu degradasi hutan di wilayah ini mengundang perhatian untuk dicermati dan ditelaah.
Penelitian ini bertujuan menginformasikan kembali tingkat degradasi hutan di Pulau Yamdena.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi hutan di Pulau Yamdena dari tahun 1998 sampai 2008 terjadi sebanyak kurang lebih 9.
473 ha/tahun.
Hasil analisa juga menunjukkan bahwa tingkat degradasi hutan justru lebih tinggi pada areal di luar kawasan konsesi eks IUPHHK-HA (Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan kayu pada hutan Alam(dahulu disebut HPH)) dibanding di areal dalam kawasan konsesi eks IUPHHK-HA.
Dengan demikian disimpulkan bahwa degradasi hutan di Pulau Yamdena terjadi disebabkan oleh aktifitas diluar eksploitasi IUPHHK-HA.
Kata Kunci : Degradasi hutan, Yamdena Maluku Tenggara Barat.
Related Results
PEMODELAN DAMPAK KEBIJAKAN REDD : STUDI KASUS HUTAN DI PULAU SUMATERA
PEMODELAN DAMPAK KEBIJAKAN REDD : STUDI KASUS HUTAN DI PULAU SUMATERA
<p class="abstrak">Emisi karbon yang terjadi akibat deforestasi dan degradasi hutan menyumbang hampir 20% emisi global, lebih besar daripada sektor transportasi global dan y...
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Uji gastropoda famili Neritidae terhadap habitatnya di ekosistem mangrove dilakukan di dua stasiun pengamatan di Pulau Tunda Serang Banten pada Januari 2014. Penelitian ini bertuju...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...
Arkeologi Kepulauan Maluku
Arkeologi Kepulauan Maluku
Archaeological cultural resources in the Maluku Islands consist of a variety of aspects, including Prehistoric, Historic, Islamic, colonial and Ethnoarchaeology. These aspects are ...
KESAN AMALAN SISTEM PERTANIAN TRADISIONAL DAN PERANAN ORANG ASAL DALAM MENGURANGKAN DEGRADASI HUTAN: KAJIAN DI HUTAN SIMPAN GANA-LINGKABAU, KOTA MARUDU, SABAH
KESAN AMALAN SISTEM PERTANIAN TRADISIONAL DAN PERANAN ORANG ASAL DALAM MENGURANGKAN DEGRADASI HUTAN: KAJIAN DI HUTAN SIMPAN GANA-LINGKABAU, KOTA MARUDU, SABAH
Degradasi hutan seringkali dikaitkan dengan Orang Asal terutamanya yang tinggal di pinggir atau di dalam hutan simpan, apabila sistem pertanian tradisional yang mereka warisi darip...
Deotorisasi Otoritas Adat Dan Degradasi Lingkungan Pada Kawasan Hutan Yawila Desa Eka Pata Kabupaten Sumba Barat Daya
Deotorisasi Otoritas Adat Dan Degradasi Lingkungan Pada Kawasan Hutan Yawila Desa Eka Pata Kabupaten Sumba Barat Daya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai sebab-sebab melamahnya peran otoritas adat di kawasan hutan Yawila di Desa Eka Pata Kabupaten Sumba Barat Daya. Jika ditelus...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma infor...

