Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIK SULAPA’ EPPA’ SEBAGAI FALSAFAH HIDUP SUKU BUGIS-MAKASSAR

View through CrossRef
Sulapa’ Eppa’ yang merupakan falsafah hidup masyarakat suku Bugis-Makassar memiliki bentuk dan makna simbolik. Ada tiga tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menguraikan sejarah, bentuk, dan eksistensi Sulapa’ Eppa’. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan historis dan sosiologi. Langkah-langkah dalam penelitian ini yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini yaitu, Pertama, sejarah Sulapa’ Eppa’ bermula dari sebuah bentuk kepercayaan masyarakat berupa simbol alam semesta berupa angin, api, air, dan tanah yang dianggap sebagai sebuah unsur kesempurnaan. Kedua, bentuk dan makna Sulapa’ Eppa’ berasal dari walasuji sebagai tempat ditemukannya, selanjutnya digambarkan juga ke dalam huruf aksara lontara’ “sa”. Selain itu, Sulapa’ Eppa’ dapat digambarkan melalui: kosmogini (angin, api, air, dan tanah), susunan alam semesta (langit, dunia, dan dunia bawah) dan konsep manusia (tau). Ketiga, eksistensi Sulapa’ Eppa’ dalam tatanan kehidupan masyarakat suku Bugis-Makassar masih bisa ditemukan pada upacara pernikahan, pakaian adat, tempat tinggal dan berbagai bentuk kehidupan lainnya. Sulapa’ Eppa’ yaitu sebuah falsafah hidup yang menunjukkan karakter masyarakat Bugis-Makassar yang bukan hanya sekedar gagasan semata tetapi memiliki makna yang mendalam. Adapun urgensi penelitian ini terlihat dalam pengadaptasian bentuk falsafah Sulapa’ Eppa’ yang diharapkan agar nilai-nilai sejarah dan budaya lokal tetap lestari di era globalisasi saat ini.
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIK SULAPA’ EPPA’ SEBAGAI FALSAFAH HIDUP SUKU BUGIS-MAKASSAR
Description:
Sulapa’ Eppa’ yang merupakan falsafah hidup masyarakat suku Bugis-Makassar memiliki bentuk dan makna simbolik.
Ada tiga tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menguraikan sejarah, bentuk, dan eksistensi Sulapa’ Eppa’.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan historis dan sosiologi.
Langkah-langkah dalam penelitian ini yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi.
Hasil penelitian ini yaitu, Pertama, sejarah Sulapa’ Eppa’ bermula dari sebuah bentuk kepercayaan masyarakat berupa simbol alam semesta berupa angin, api, air, dan tanah yang dianggap sebagai sebuah unsur kesempurnaan.
Kedua, bentuk dan makna Sulapa’ Eppa’ berasal dari walasuji sebagai tempat ditemukannya, selanjutnya digambarkan juga ke dalam huruf aksara lontara’ “sa”.
Selain itu, Sulapa’ Eppa’ dapat digambarkan melalui: kosmogini (angin, api, air, dan tanah), susunan alam semesta (langit, dunia, dan dunia bawah) dan konsep manusia (tau).
Ketiga, eksistensi Sulapa’ Eppa’ dalam tatanan kehidupan masyarakat suku Bugis-Makassar masih bisa ditemukan pada upacara pernikahan, pakaian adat, tempat tinggal dan berbagai bentuk kehidupan lainnya.
Sulapa’ Eppa’ yaitu sebuah falsafah hidup yang menunjukkan karakter masyarakat Bugis-Makassar yang bukan hanya sekedar gagasan semata tetapi memiliki makna yang mendalam.
Adapun urgensi penelitian ini terlihat dalam pengadaptasian bentuk falsafah Sulapa’ Eppa’ yang diharapkan agar nilai-nilai sejarah dan budaya lokal tetap lestari di era globalisasi saat ini.

Related Results

Walasuji Sulapa Eppa’na: Integrating Philosophical Values into Sustainable Development in the Land of To Kaili
Walasuji Sulapa Eppa’na: Integrating Philosophical Values into Sustainable Development in the Land of To Kaili
Walasuji - Sulapa Eppa'na is a cultural symbol of the Bugis-Makassar ethnic group in South Sulawesi, rich in philosophical values that embody spirituality, identity, mutual coopera...
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonyms of Bugis Language in Philosophy of Life of The Bugis People ABSTRAKFalsafah Bugis selain sarat dengan unsur etika dan moralitas juga mengandung nilai sastra yang tinggi. P...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Un...
SULAPA EPPA PADA LIPA SABBE SENGKANG
SULAPA EPPA PADA LIPA SABBE SENGKANG
<p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p> </p><p><em>Lipa sabbe </em>merupakan sebuah sarung yang terbuat dari benang ...
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
This study examines the maintenance of Bugis language in the Wara neighborhood, Ambon City. As a language brought by immigrants from South Sulawesi, the Bugis language is a minorit...
ANALISIS TERHADAP HARI BAIK DAN HARI BURUK DALAM SISTEM PENANGGALAN KALENDER SUKU BUGIS PERSPEKTIF ILMU FALAK
ANALISIS TERHADAP HARI BAIK DAN HARI BURUK DALAM SISTEM PENANGGALAN KALENDER SUKU BUGIS PERSPEKTIF ILMU FALAK
Abstrack This research discusses the Bugis Tribal Dating System Falak Science Perspective (Analysis of Good Days and Bad Days in the Bugis CalendarThe perception of the people in ...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...

Back to Top