Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Muhammad Abduh dan Transformasi Epistemologi Tafsir: Studi Terhadap Pendekatan Al-Adaby Al-Ijtima’i

View through CrossRef
<p>Penelitian ini mengkaji corak tafsir al-Adaby al-Ijtima’i dalam pemikiran Muhammad Abduh, khususnya sebagaimana tertuang dalam Tafsir al-Qur’an al-Ḥakīm atau yang lebih dikenal dengan Tafsir al-Manar. Tafsir ini merupakan upaya Abduh dalam merespons kondisi sosial umat Islam yang mengalami keterbelakangan intelektual dan krisis identitas akibat kolonialisme dan kemunduran pemikiran. Dengan pendekatan tahlili bi al-ra’yi, Abduh menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara rasional, kontekstual, dan relevan dengan dinamika sosial zamannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), serta dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir bercorak al-Adaby al-Ijtima’i yang dikembangkan Abduh menekankan pentingnya penggunaan akal, penolakan terhadap taklid buta, kritik terhadap khurafat, serta ajakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembaruan sosial. Epistemologi tafsir Abduh didasarkan pada prinsip bahwa Al-Qur’an bersifat universal dan harus dibaca dengan kesadaran historis, sosial, dan intelektual. Corak tafsir ini menjadi bukti bahwa penafsiran Al-Qur’an dapat menjadi instrumen transformasi masyarakat ketika dilakukan dengan pendekatan yang kontekstual, ilmiah, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Hal ini Menunjukkan bagaimana tafsir tersebut menjadi bentuk respon terhadap kondisi sosial umat Islam pada masa kolonial dan kemunduran intelektual. Menelusuri prinsip epistemologis yang mendasari pendekatan tafsir Abduh, serta bagaimana pendekatan tersebut mampu menjawab persoalan sosial secara kontekstual dan rasional.<em></em></p>
Title: Muhammad Abduh dan Transformasi Epistemologi Tafsir: Studi Terhadap Pendekatan Al-Adaby Al-Ijtima’i
Description:
<p>Penelitian ini mengkaji corak tafsir al-Adaby al-Ijtima’i dalam pemikiran Muhammad Abduh, khususnya sebagaimana tertuang dalam Tafsir al-Qur’an al-Ḥakīm atau yang lebih dikenal dengan Tafsir al-Manar.
Tafsir ini merupakan upaya Abduh dalam merespons kondisi sosial umat Islam yang mengalami keterbelakangan intelektual dan krisis identitas akibat kolonialisme dan kemunduran pemikiran.
Dengan pendekatan tahlili bi al-ra’yi, Abduh menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara rasional, kontekstual, dan relevan dengan dinamika sosial zamannya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), serta dianalisis secara deskriptif-analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir bercorak al-Adaby al-Ijtima’i yang dikembangkan Abduh menekankan pentingnya penggunaan akal, penolakan terhadap taklid buta, kritik terhadap khurafat, serta ajakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembaruan sosial.
Epistemologi tafsir Abduh didasarkan pada prinsip bahwa Al-Qur’an bersifat universal dan harus dibaca dengan kesadaran historis, sosial, dan intelektual.
Corak tafsir ini menjadi bukti bahwa penafsiran Al-Qur’an dapat menjadi instrumen transformasi masyarakat ketika dilakukan dengan pendekatan yang kontekstual, ilmiah, dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
Hal ini Menunjukkan bagaimana tafsir tersebut menjadi bentuk respon terhadap kondisi sosial umat Islam pada masa kolonial dan kemunduran intelektual.
Menelusuri prinsip epistemologis yang mendasari pendekatan tafsir Abduh, serta bagaimana pendekatan tersebut mampu menjawab persoalan sosial secara kontekstual dan rasional.
<em></em></p>.

Related Results

DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
Pengaruh Tafsir al-Maraghi Terhadap Penulisan Tafsir Melayu di Malaysia
Pengaruh Tafsir al-Maraghi Terhadap Penulisan Tafsir Melayu di Malaysia
Kajian ini bertujuan mengenalpasti pengaruh Tafsir al-Maraghi terhadap penulisan tafsir Melayu di Malaysia. Tafsir al-Maraghi karya Ahmad Mustafa al-Maraghi merupakan kitab tafsir ...
Epistemological Construction of Tafsir At-Tafsir Al-Madrasi by H. Oemar Bakry
Epistemological Construction of Tafsir At-Tafsir Al-Madrasi by H. Oemar Bakry
<p class="05Abstrak">Abstract</p><p class="07KatakunciKeywords">The Book of <em>At-Tafsir Al-Madrasi </em>by H. Oemar Bakry is a pedagogical book of i...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
EPISTEMOLOGI TAFSIR MUHAMMADIYAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR
EPISTEMOLOGI TAFSIR MUHAMMADIYAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR
Epistemologi tafsir merupakan disiplin ilmu yang berusaha untuk mengungkap pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang teori ilmu pengetahuan tentang tafsir. Bagaimana sebuah karya tafs...

Back to Top