Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DURABILITAS ASPAL BETON DENGAN AGREGAT ALAM PANTE BAHAGIA KABUPATEN ACEH UTARA

View through CrossRef
Seiring dengan pertumbuhan kendaraan yang semakin tinggi, maka kebutuhan akan prasarana transportasi terutama jalan raya yang lapisan permukaannya memiliki keawetan sangat perlu ditingkatkan. Salah satu jenis lapisan permukaan jalan raya adalah lapisan permukaan aspal beton. Lapisan permukaan aspal beton yang mampu menahan keausan akibat pengaruh cuaca, perubahan suhu ataupun keausan akibat gesekan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui durabilitas campuran aspal beton dengan kategori 2 x 75 tumbukan untuk lalu lintas berat. Nilai durabilitas dengan rendaman 1 x 24 jam akan dibandingkan dengan Nilai Marshall standar dengan rendaman 30 menit. Pengujian awal dilakukan terhadap variasi kadar aspal yaitu 4,5 %; 5 %; 5,5 %; 6 % dan 6,5 % dibuat masing-masing 3 buah benda uji dan pada kadar aspal optimum dibuat 3 buah benda uji untuk rendaman 30 menit dan 3 buah benda uji untuk rendaman 1 x 24 jam; dengan total benda uji keseluruhan 21 benda uji. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari peneliti an di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,6 % dengan rendaman 30 menit yang menghasilkan Density sebesar 2,467 gr/cm3; VIM sebesar 6,256 %; VMA sebesar 19,669 %; VFB sebesar 68,304 %; stabilitas sebesar 802,834 kg; flow sebesar 5,883 mm dan MQ sebesar 1,409 KN/mm. Nilai parameter Marshall pada kadar aspal optimum dengan rendaman 1 x 24 jam menghasilkan density sebesar 2,355 gr/cm3; VIM sebesar 10,504 %; VMA sebesar 19,667 %; VFB sebesar 43,903 %; stabilitas sebesar 581,425 kg; flow sebesar 4,300 mm dan MQ sebesar 1,319 ( KN/mm ) . Hasil perbandingan persentase dari hasil pengujian durabilitas didapatkan sebesar 72,42%. Nilai tersebut tidak memenuhi persyaratan nilai durabilitas minimum 75%.Kata-kata kunci: Agregat alam Pante Bahagia, Pengujian Marshall, Durabilitas
Title: DURABILITAS ASPAL BETON DENGAN AGREGAT ALAM PANTE BAHAGIA KABUPATEN ACEH UTARA
Description:
Seiring dengan pertumbuhan kendaraan yang semakin tinggi, maka kebutuhan akan prasarana transportasi terutama jalan raya yang lapisan permukaannya memiliki keawetan sangat perlu ditingkatkan.
Salah satu jenis lapisan permukaan jalan raya adalah lapisan permukaan aspal beton.
Lapisan permukaan aspal beton yang mampu menahan keausan akibat pengaruh cuaca, perubahan suhu ataupun keausan akibat gesekan kendaraan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui durabilitas campuran aspal beton dengan kategori 2 x 75 tumbukan untuk lalu lintas berat.
Nilai durabilitas dengan rendaman 1 x 24 jam akan dibandingkan dengan Nilai Marshall standar dengan rendaman 30 menit.
Pengujian awal dilakukan terhadap variasi kadar aspal yaitu 4,5 %; 5 %; 5,5 %; 6 % dan 6,5 % dibuat masing-masing 3 buah benda uji dan pada kadar aspal optimum dibuat 3 buah benda uji untuk rendaman 30 menit dan 3 buah benda uji untuk rendaman 1 x 24 jam; dengan total benda uji keseluruhan 21 benda uji.
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari peneliti an di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,6 % dengan rendaman 30 menit yang menghasilkan Density sebesar 2,467 gr/cm3; VIM sebesar 6,256 %; VMA sebesar 19,669 %; VFB sebesar 68,304 %; stabilitas sebesar 802,834 kg; flow sebesar 5,883 mm dan MQ sebesar 1,409 KN/mm.
Nilai parameter Marshall pada kadar aspal optimum dengan rendaman 1 x 24 jam menghasilkan density sebesar 2,355 gr/cm3; VIM sebesar 10,504 %; VMA sebesar 19,667 %; VFB sebesar 43,903 %; stabilitas sebesar 581,425 kg; flow sebesar 4,300 mm dan MQ sebesar 1,319 ( KN/mm ) .
Hasil perbandingan persentase dari hasil pengujian durabilitas didapatkan sebesar 72,42%.
Nilai tersebut tidak memenuhi persyaratan nilai durabilitas minimum 75%.
Kata-kata kunci: Agregat alam Pante Bahagia, Pengujian Marshall, Durabilitas.

Related Results

ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kebersihan agregat terhadap kualitas dan kekuatan beton, dengan fokus khusus pada berbagai sifat mekanik dan fisik beton yang menggunakan agreg...
Pengaruh Nilai Sand Equivalent Dan Durasi Perendaman Terhadap Durabilitas Campuran Aspal Beton
Pengaruh Nilai Sand Equivalent Dan Durasi Perendaman Terhadap Durabilitas Campuran Aspal Beton
Aspal Beton adalah jenis perkerasan jalan dari campuran agregat, dengan bahan pengikat aspal. Sumber agregat tidak pernah luput dari bahan yang merugikan, seperti butiran lunak ata...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat d...
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Aspal porus merupakan teknologi perkerasan jalan dengan beberapa kelebihan seperti mengurangi aquaplaning dan meredam kebisingan. Aspal porus saat ini sedang terus dikembangkan ole...
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Beton adalah bahan konstruksi utama yang paling umum digunakan, sehingga meningkatnya permintaan bahan baku dapat mendorong penambangan agregat kasar secara terus-menerus, yang ber...
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
Dalam dunia konstruksi, beton merupakan salah satu komponen struktur yang paling sering digunakan sampai saat ini, baik untuk bangunan gedung, jembatan maupun dermaga. Beton merupa...

Back to Top