Javascript must be enabled to continue!
Kota Tua Sebagai Destinasi Wisata Kota: Kenapa Tidak (Implementasi Kebijakan Publik)
View through CrossRef
Kota – kota di Indonesia terus berbenah, baik fisik maupun non fisik, untuk menjadi smart city. Hal itu sekaligus sebagai fungsi kota sebagai pusat aktivitas suatu wilayah. Disisi lain, beberapa kota yang memiliki sejarah dengan keberadaan kota tuanya. Aset kota tua inilah sebenarnya layak untuk dipertahankan, dilestarikan dan memungkinkan dikembangkan sebagai destinasi pariwisata kota. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana sebuah kota yang memiliki aset kota tua mampu mengelola aset nya sebagai destinasi wisata kota, berikutnya mengidentifikasi potensi kota – kota di Indonesia dan Menyusun pentahapan yang mesti dilakukan oleh kota bila ingin memanfaatkan aset kota tua sebagai destinasi wisata kota. Metode kajian yang digunakan adalah berupaya mengeksplorasi kota dalam tata Kelola Kawasan kota tua sehingga memperoleh gambaran tentang apa yang dilakukan dengan komparasi pada beberapa kota lain di dunia dan dikaitkan pula dengan prasyarat destinasi sebagai pariwisata kota. Hasilnya menunjukkan pada pentahapan yang secara umum dapat dijadikan acuan bagi kota untuk mengembangkan kota tua. Hasil penelitian ini perlu pendalaman lebih lanjut, berkaitan dengan pentahapan yang direkomendasikan dan perlu adanya delphi methods, sebagai bentuk FGD dengan para ahli dibidangnya yang mana aktivitas ini memang multi latar belakang bidang keilmuan. Sehingga tata Kelola cagar budaya benda dan tak benda dapat tercapai, tanpa mengabaikan berbagai nilai – nilai yang mesti dipenuhi. Harapannya pentahapan ini dapat sebagai raw model dalam pengelolaan kota tua (cagar budaya) di Kota – Kota yang lain.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Kota Tua Sebagai Destinasi Wisata Kota: Kenapa Tidak (Implementasi Kebijakan Publik)
Description:
Kota – kota di Indonesia terus berbenah, baik fisik maupun non fisik, untuk menjadi smart city.
Hal itu sekaligus sebagai fungsi kota sebagai pusat aktivitas suatu wilayah.
Disisi lain, beberapa kota yang memiliki sejarah dengan keberadaan kota tuanya.
Aset kota tua inilah sebenarnya layak untuk dipertahankan, dilestarikan dan memungkinkan dikembangkan sebagai destinasi pariwisata kota.
Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana sebuah kota yang memiliki aset kota tua mampu mengelola aset nya sebagai destinasi wisata kota, berikutnya mengidentifikasi potensi kota – kota di Indonesia dan Menyusun pentahapan yang mesti dilakukan oleh kota bila ingin memanfaatkan aset kota tua sebagai destinasi wisata kota.
Metode kajian yang digunakan adalah berupaya mengeksplorasi kota dalam tata Kelola Kawasan kota tua sehingga memperoleh gambaran tentang apa yang dilakukan dengan komparasi pada beberapa kota lain di dunia dan dikaitkan pula dengan prasyarat destinasi sebagai pariwisata kota.
Hasilnya menunjukkan pada pentahapan yang secara umum dapat dijadikan acuan bagi kota untuk mengembangkan kota tua.
Hasil penelitian ini perlu pendalaman lebih lanjut, berkaitan dengan pentahapan yang direkomendasikan dan perlu adanya delphi methods, sebagai bentuk FGD dengan para ahli dibidangnya yang mana aktivitas ini memang multi latar belakang bidang keilmuan.
Sehingga tata Kelola cagar budaya benda dan tak benda dapat tercapai, tanpa mengabaikan berbagai nilai – nilai yang mesti dipenuhi.
Harapannya pentahapan ini dapat sebagai raw model dalam pengelolaan kota tua (cagar budaya) di Kota – Kota yang lain.
Related Results
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan...
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi destinasi wisata di Desa Kubu, Kabupaten Karangasem yaitu Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden. Penelitian ini mengg...
KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI KEPUTUSAN MORAL
KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI KEPUTUSAN MORAL
AbstrakPeraturan yang dibuat oleh pihak berwenang yaitu pemerintah yang biasanya berupa suatu kebijakan. Kebijakan publik dibutuhkan di suatu negara untuk mengatur dan mengelola ma...
Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Pedesaan di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang
Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Pedesaan di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang
Abstract
Rural tourism is an alternative tourist destination because of its attractive potential, so that many rural areas are visited. Community service carried out by the c...
Klasifikasi Paket Wisata di Kota Yogyakarta: Sebuah Pemetaan
Klasifikasi Paket Wisata di Kota Yogyakarta: Sebuah Pemetaan
Perjalanan wisata telah diklasifikasikan oleh United Nation (UN) Tourism, dengan dua klasifikasi besar yaitu, perjalanan personal dan perjalanan bisnis. Sementara ini, Pemerintah I...
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
Destinasi Wisata Alam Kandua Raya merupakan wisata alam seperti air terjun yang di kelilingi oleh hutan yang masih dalam keadaan sejuk dan bersih, yang letaknya di Desa Kedang Ipil...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...

