Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi destinasi wisata di Desa Kubu, Kabupaten Karangasem yaitu Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui pengamatan langsung, wawancara dengan kepala desa di Desa Kubu, pengelola destinasi wisata, pengunjung dan kelompok helper. Data yang terkumpul melalui teknik triangulasi (observasi, wawancara dan dokumentasi) kemudian di analisis dengan berpedoman pada komponen 4A Pariwisata dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa destinasi wisata di Desa Kubu dikategorikan sebagai wisata bahari. Komponen 4A Pariwisata menyatakan bahwa aksesibilitas pada destinasi wisata di Desa Kubu belum optimal dilihat dari kondisi jalan dan kurangnya pengaturan terhadap akses destinasi wisata. Selain itu, fasilitas penunjang pada destinasi wisata di Desa Kubu belum optimal pengadaannya. Serta tidak tersedianya Kelompok sadar wisata sebagai bentuk pengelolaan terhadap destinasi wisata di Desa Kubu. Saran kepada pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden dalam upaya pengembangan potensi wisata di Desa Kubu, adapun upaya yang dapat dilakukan pemerintah daerah atau pengelola destinasi wisata berupa memperbaiki dan mengatur akses, menyediakan fasilitas pendukung yang lebih komplit untuk menunjang kegiatan wisata, serta membentuk POKDARWIS untuk mengelola dan mengembangkan destinasi wisata di Desa Kubu. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata agar dapat lebih mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Kubu.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi destinasi wisata di Desa Kubu, Kabupaten Karangasem yaitu Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui pengamatan langsung, wawancara dengan kepala desa di Desa Kubu, pengelola destinasi wisata, pengunjung dan kelompok helper.
Data yang terkumpul melalui teknik triangulasi (observasi, wawancara dan dokumentasi) kemudian di analisis dengan berpedoman pada komponen 4A Pariwisata dan menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa destinasi wisata di Desa Kubu dikategorikan sebagai wisata bahari.
Komponen 4A Pariwisata menyatakan bahwa aksesibilitas pada destinasi wisata di Desa Kubu belum optimal dilihat dari kondisi jalan dan kurangnya pengaturan terhadap akses destinasi wisata.
Selain itu, fasilitas penunjang pada destinasi wisata di Desa Kubu belum optimal pengadaannya.
Serta tidak tersedianya Kelompok sadar wisata sebagai bentuk pengelolaan terhadap destinasi wisata di Desa Kubu.
Saran kepada pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden dalam upaya pengembangan potensi wisata di Desa Kubu, adapun upaya yang dapat dilakukan pemerintah daerah atau pengelola destinasi wisata berupa memperbaiki dan mengatur akses, menyediakan fasilitas pendukung yang lebih komplit untuk menunjang kegiatan wisata, serta membentuk POKDARWIS untuk mengelola dan mengembangkan destinasi wisata di Desa Kubu.
Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata agar dapat lebih mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Kubu.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan...
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, adalah salah satu desa yang berpotensi untuk dikembangan menjadi Desa Wisata sebagai Wisata Edukasi. Kekuatan daya tarik yang dim...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Desa merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki pemerintahan sendiri, sehingga potensi yang ada di wilayahnya merupakan hak bagi pemerintahan desa dan masyarakat. Potensi yang ada...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
POTENSI DESA JATIROKE SEBAGAI DESA WISATA
POTENSI DESA JATIROKE SEBAGAI DESA WISATA
Desa Jatiroke selama perkembangannya hingga saat ini mempunyai beberapa masalah. Yang pertama adalah belum dikelolanya berbagai potensi desa yang sebenarnya dapat dikembangkan deng...

