Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Destinasi Wisata Pantai Krakal Di Kabupaten Gunungkidul
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul khususnya di Pantai Krakal dan mengetahui apa kendala yang ada dalam implementasi kebijakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan analisis deskriptif. Objek penelitian ini adalah implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata Kabupaten Gunungkidul. Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten Gunungkidul khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul dan lokasi yang dipilih adalah Pantai Krakal. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sejumlah faktor penghambat atau kendala yang bisa dipetakan adalah kurangnya komunikasi antar pelaku kebijakan, kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, kecenderungan sikap oleh beberapa masyarakat di Pantai Krakal yang masih menunjukkan penolakan, belum adanya SOP (Standart Operating Procedure) yang khusus terkait implementasi kebijakan serta masih adanya penyebaran tanggung jawab antar instansi.
Title: Implementasi Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Destinasi Wisata Pantai Krakal Di Kabupaten Gunungkidul
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul khususnya di Pantai Krakal dan mengetahui apa kendala yang ada dalam implementasi kebijakan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan analisis deskriptif.
Objek penelitian ini adalah implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata Kabupaten Gunungkidul.
Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten Gunungkidul khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul dan lokasi yang dipilih adalah Pantai Krakal.
Pengambilan informan menggunakan teknik purposive dengan jumlah informan sebanyak 10 orang.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Sejumlah faktor penghambat atau kendala yang bisa dipetakan adalah kurangnya komunikasi antar pelaku kebijakan, kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, kecenderungan sikap oleh beberapa masyarakat di Pantai Krakal yang masih menunjukkan penolakan, belum adanya SOP (Standart Operating Procedure) yang khusus terkait implementasi kebijakan serta masih adanya penyebaran tanggung jawab antar instansi.
Related Results
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
ABSTRACTDrini and Krakal Beach are two beaches in the Gunungkidul area which are crowded with visitors. The high human activity, directly and indirectly will affect marine organism...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan...
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi destinasi wisata di Desa Kubu, Kabupaten Karangasem yaitu Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden. Penelitian ini mengg...
Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Pedesaan di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang
Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Pedesaan di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang
Abstract
Rural tourism is an alternative tourist destination because of its attractive potential, so that many rural areas are visited. Community service carried out by the c...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu Kabupaten di Maluku Utara yang terus mengembangkan potensi pariwisata yang dimilikinya. Kabupaten Halmahera barat memiliki potensi pa...
PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR WISATA ( POKDARWIS ) DAN PENGEMBANGAN WISATA DI PANTAI GEMAH
PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR WISATA ( POKDARWIS ) DAN PENGEMBANGAN WISATA DI PANTAI GEMAH
ABSTRAK
Devisa terbanyak bagi daerah disumbangkan oleh bidang pariwisata. Hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki keanekaragaman Potensi wisata. Salah satunya di Tulunga...

