Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kerusakan Akibat Hama dan Penyakit pada Tegakan Balangeran (Shorea balangeran (Korth.) Burck) dan Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq) di Kota Palangka Raya

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit dan hama, menilai tingkat kerusakan tegakan, dan membandingkan tingkat kerusakan tegakan Balangeran (Shorea balangeran (Korth.) Burck) dan Meranti tembaga (Shorea leprosula Miq) di Kampus Hijau Universitas Palangka Raya. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan intensitas 5% dengan jumlah tegakan sebanyak 150 tegakan untuk balangeran dan 135 tegakan untuk meranti tembaga. Pengambilan sampel di lapangan menggunakan pola diagonal dengan mengambil lima sisi dari setiap plot tegakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis hama yang dominan menyerang tegakan balangeran dan meranti tembaga adalah belalang hijau (Oxya chinensis), rayap (Coptotermes curvignathus Holmgren), kepik daun (Pentatomidae), ulat ngengat (Labeda nobilis), ulat kantong (Metisa plana), untuk penyakit yaitu bercak daun (Coletotrichum sp), bercak daun (Pestaliopsis sp), bercak daun (Phomopsis vexans). Frekuensi serangan dan intensitas serangan hama dan penyakit dari kedua lokasi penanaman menunjukkan bahwa pada areal penanaman di kebun bibit untuk hama lebih tinggi dibandingkan dengan areal kebun benih sedangkan untuk penyakit pada areal kebun benih lebih rendah dibandingkan dengan areal kebun bibit.
Title: Analisis Kerusakan Akibat Hama dan Penyakit pada Tegakan Balangeran (Shorea balangeran (Korth.) Burck) dan Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq) di Kota Palangka Raya
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit dan hama, menilai tingkat kerusakan tegakan, dan membandingkan tingkat kerusakan tegakan Balangeran (Shorea balangeran (Korth.
) Burck) dan Meranti tembaga (Shorea leprosula Miq) di Kampus Hijau Universitas Palangka Raya.
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan intensitas 5% dengan jumlah tegakan sebanyak 150 tegakan untuk balangeran dan 135 tegakan untuk meranti tembaga.
Pengambilan sampel di lapangan menggunakan pola diagonal dengan mengambil lima sisi dari setiap plot tegakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis hama yang dominan menyerang tegakan balangeran dan meranti tembaga adalah belalang hijau (Oxya chinensis), rayap (Coptotermes curvignathus Holmgren), kepik daun (Pentatomidae), ulat ngengat (Labeda nobilis), ulat kantong (Metisa plana), untuk penyakit yaitu bercak daun (Coletotrichum sp), bercak daun (Pestaliopsis sp), bercak daun (Phomopsis vexans).
Frekuensi serangan dan intensitas serangan hama dan penyakit dari kedua lokasi penanaman menunjukkan bahwa pada areal penanaman di kebun bibit untuk hama lebih tinggi dibandingkan dengan areal kebun benih sedangkan untuk penyakit pada areal kebun benih lebih rendah dibandingkan dengan areal kebun bibit.

Related Results

Intensitas Serangan Hama pada Anakan Tanaman Hutan di Persemaian Permanen Tumbang Nusa Kalimantan Tengah
Intensitas Serangan Hama pada Anakan Tanaman Hutan di Persemaian Permanen Tumbang Nusa Kalimantan Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, frekuensi, dan intensitas serangan hama pada bibit di Kebun Bibit Permanen, Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah. Kebun bibit mema...
Struktur Anatomi Kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) pada PT. Dwima Jaya Utama
Struktur Anatomi Kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) pada PT. Dwima Jaya Utama
Penelitian ini menganalisis kualitas kayu meranti tembaga dari hutan alam dengan diameter maksimum 50 cm sebagai bahan untuk industri pengelolaan kayu. Selanjutnya, penelitian ini ...
Analisys of round wood production and profit sharing of Shorea leprosula and Shorea smithiana at PT Inhutani I Bukit Bangkirai Balikpapan
Analisys of round wood production and profit sharing of Shorea leprosula and Shorea smithiana at PT Inhutani I Bukit Bangkirai Balikpapan
This study investigated the roundwood production and profit sharing for Shorea leprosula and Shorea smithiana in case of PT Inhutani I Bukit Bangkirai, Balikpapan. Five research ai...

Back to Top