Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Intensitas Serangan Hama pada Anakan Tanaman Hutan di Persemaian Permanen Tumbang Nusa Kalimantan Tengah

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, frekuensi, dan intensitas serangan hama pada bibit di Kebun Bibit Permanen, Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah. Kebun bibit memainkan peran penting dalam mendukung rehabilitasi dan konservasi hutan hujan tropis. Serangan hama pada bibit dapat mengurangi produktivitas tanaman, menyebabkan kekurangan bibit, dan menghambat pertumbuhan, yang pada akhirnya mempengaruhi kesuksesan upaya rehabilitasi hutan. Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan dan pengamatan langsung untuk mengidentifikasi jenis hama yang menyerang bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam jenis hama (belalang, ulat kantong, jangkrik, ulat daun, siput semak, dan ulat tentara) menyerang bibit hutan (Shorea balangeran, Alstonia spatulata, Tengkawang, dan Shorea leprosula) di Kebun Bibit Permanen yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung di Tumbang Nusa. Persentase serangan hama tertinggi pada bibit di kebun bibit teramati pada Shorea balangeran (belalang, 56%), Shorea leprosula (belalang, 37%), Tengkawang (kupu-kupu, 51%), dan Alstonia spatulata (belalang, 34%). Intensitas serangan hama pada empat jenis bibit di kebun bibit berkisar antara kategori kerusakan rendah hingga tinggi (6% - 17%). Intensitas serangan hama tertinggi terjadi pada Shorea balangeran sebesar 17% (belalang), Shorea leprosula sebesar 11% (belalang), Tengkawang sebesar 16% (belalang), dan Alstonia spatulata sebesar 10% (belalang, siput semak, dan ulat tentara). Studi ini menyoroti pentingnya manajemen pembibitan, termasuk pemilihan bibit, pemupukan rutin, dan penyemprotan insektisida mingguan, untuk meminimalkan serangan hama dan menjaga kualitas bibit
Title: Intensitas Serangan Hama pada Anakan Tanaman Hutan di Persemaian Permanen Tumbang Nusa Kalimantan Tengah
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, frekuensi, dan intensitas serangan hama pada bibit di Kebun Bibit Permanen, Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah.
Kebun bibit memainkan peran penting dalam mendukung rehabilitasi dan konservasi hutan hujan tropis.
Serangan hama pada bibit dapat mengurangi produktivitas tanaman, menyebabkan kekurangan bibit, dan menghambat pertumbuhan, yang pada akhirnya mempengaruhi kesuksesan upaya rehabilitasi hutan.
Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan dan pengamatan langsung untuk mengidentifikasi jenis hama yang menyerang bibit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam jenis hama (belalang, ulat kantong, jangkrik, ulat daun, siput semak, dan ulat tentara) menyerang bibit hutan (Shorea balangeran, Alstonia spatulata, Tengkawang, dan Shorea leprosula) di Kebun Bibit Permanen yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung di Tumbang Nusa.
Persentase serangan hama tertinggi pada bibit di kebun bibit teramati pada Shorea balangeran (belalang, 56%), Shorea leprosula (belalang, 37%), Tengkawang (kupu-kupu, 51%), dan Alstonia spatulata (belalang, 34%).
Intensitas serangan hama pada empat jenis bibit di kebun bibit berkisar antara kategori kerusakan rendah hingga tinggi (6% - 17%).
Intensitas serangan hama tertinggi terjadi pada Shorea balangeran sebesar 17% (belalang), Shorea leprosula sebesar 11% (belalang), Tengkawang sebesar 16% (belalang), dan Alstonia spatulata sebesar 10% (belalang, siput semak, dan ulat tentara).
Studi ini menyoroti pentingnya manajemen pembibitan, termasuk pemilihan bibit, pemupukan rutin, dan penyemprotan insektisida mingguan, untuk meminimalkan serangan hama dan menjaga kualitas bibit.

Related Results

RAGAM BAHASA JARGON DI PERSEMAIAN PERMANEN
RAGAM BAHASA JARGON DI PERSEMAIAN PERMANEN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi bahasa jargon yang dituturkan oleh para pekerja di Persemaian Permanen Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) ...
PENGARUH KLON TERHADAP INTENSITAS HAMA DAN PENYAKIT PENTING PADA TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) DI LAMPUNG TENGAH
PENGARUH KLON TERHADAP INTENSITAS HAMA DAN PENYAKIT PENTING PADA TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) DI LAMPUNG TENGAH
Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) merupakan tanaman pangan penting di Indonesia, namun setiap tahunnya produksi ubi kayu cenderung menurun yang dapat terjadi akibat faktor hama m...
Serangan Hama Kelapa Promecotheca cumingii Baly
Serangan Hama Kelapa Promecotheca cumingii Baly
<p><span style="font-size: medium;">ABSTRAK </span></p><p>Ledakan populasi hama Promecotheca cumingii Baly (= nucifera Maul.) (Coleoptera : Chrysomeli...
Inventarisasi Penyakit Pada Tanaman Acacia mangium PT Bina Silva Nusa, Kalimantan Barat
Inventarisasi Penyakit Pada Tanaman Acacia mangium PT Bina Silva Nusa, Kalimantan Barat
Acacia mangium merupakan tanaman cepat tumbuh yang banyak dibudidayakan di hutan tanaman industri (HTI) Sumatera maupun Kalimantan secara monokultur. Penanaman dengan sistem monoku...
Potensi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata) Pada Pengendalian Hama Penghisap Polong (Riptortus linearis) Tanaman Kedelai
Potensi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata) Pada Pengendalian Hama Penghisap Polong (Riptortus linearis) Tanaman Kedelai
Salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya produksi kedelai yaitu serangan hama penghisap polong (Riptortus linearis). Pada penelitian ini pengendalikan hama  penghisap polong p...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP
Hortikultura merupakan salah satu andalan masyarakat Indonesia sebagai sumber pangan dan pendapatan. Salah satu komoditas hortikultura yang berpeluang untuk dikembangkan adalah jam...

Back to Top