Javascript must be enabled to continue!
Kajian Delinkuensi Anak di Indonesia Tahun 2011-2015
View through CrossRef
Istilah juvenile delinquency digunakan untuk menyatakan kenakalan anak. Istilah ini tidak hanya digunakan untuk kenakalan anak biasa, tetapi juga termasuk kenakalan anak yang apabila dilakukan oleh orang dewasa tergolong dalam tindakan kriminal. Delinkuensi anak di Indonesia saat ini menjadi masalah yang serius. Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum meningkat tajam pada kurun waktu enam tahun terakhir. Anak yang pernah menjadi pelaku delinkuensi akan berpotensi kembali melakukan tindakan kriminal saat dewasa, sehingga nantinya dapat memengaruhi proses pembangunan nasional. Penelitian ini melakukan analisis regresi data panel dari tahun 2011-2015 pada 27 provinsi untuk mengetahui variabel-variabel yang memengaruhi tingkat delinkuensi anak secara makro berdasarkan social factor delinquency theory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan per kapita berpengaruh negatif terhadap tingkat delinkuensi, sedangkan rata-rata lama sekolah, dan persentase pengguna internet berpengaruh positif terhadap tingkat delinkuensi anak di Indonesia.The term juvenile delinquency is not only used for ordinary child delinquency, but also includes juvenile delinquency which is classified as a crime if this is performed by an adult. The child delinquency in Indonesia is a serious problem and classified as serious crimes as seen from the types of crimes committed by children. Moreover, the number of children in conflict with the law has risen sharply in the last six years. Children who have been perpetrators of delinquency will potentially return to committing criminal acts as adults, so they can later influence the national development process. This study conducted a panel data regression analysis from 2011-2015 in 27 provinces to find out the variables that affect the level of child delinquency based on social factor delinquency theory. The results of this study indicate that the variable income per capita has a negative effect on the level of delinquency, while the average length of schooling and the percentage of internet users have a positive effect on the level of child delinquency in Indonesia.
Title: Kajian Delinkuensi Anak di Indonesia Tahun 2011-2015
Description:
Istilah juvenile delinquency digunakan untuk menyatakan kenakalan anak.
Istilah ini tidak hanya digunakan untuk kenakalan anak biasa, tetapi juga termasuk kenakalan anak yang apabila dilakukan oleh orang dewasa tergolong dalam tindakan kriminal.
Delinkuensi anak di Indonesia saat ini menjadi masalah yang serius.
Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum meningkat tajam pada kurun waktu enam tahun terakhir.
Anak yang pernah menjadi pelaku delinkuensi akan berpotensi kembali melakukan tindakan kriminal saat dewasa, sehingga nantinya dapat memengaruhi proses pembangunan nasional.
Penelitian ini melakukan analisis regresi data panel dari tahun 2011-2015 pada 27 provinsi untuk mengetahui variabel-variabel yang memengaruhi tingkat delinkuensi anak secara makro berdasarkan social factor delinquency theory.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan per kapita berpengaruh negatif terhadap tingkat delinkuensi, sedangkan rata-rata lama sekolah, dan persentase pengguna internet berpengaruh positif terhadap tingkat delinkuensi anak di Indonesia.
The term juvenile delinquency is not only used for ordinary child delinquency, but also includes juvenile delinquency which is classified as a crime if this is performed by an adult.
The child delinquency in Indonesia is a serious problem and classified as serious crimes as seen from the types of crimes committed by children.
Moreover, the number of children in conflict with the law has risen sharply in the last six years.
Children who have been perpetrators of delinquency will potentially return to committing criminal acts as adults, so they can later influence the national development process.
This study conducted a panel data regression analysis from 2011-2015 in 27 provinces to find out the variables that affect the level of child delinquency based on social factor delinquency theory.
The results of this study indicate that the variable income per capita has a negative effect on the level of delinquency, while the average length of schooling and the percentage of internet users have a positive effect on the level of child delinquency in Indonesia.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Merger Pada PT. Kalbe Farma.tbk”
Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Merger Pada PT. Kalbe Farma.tbk”
Kinerja keuangan PT. Kalbe Farma ditinjau dari rasio profitabilitas terjadi fluktuasi, artinya rasio ini mengalami naik turun setiap tahunnya. Namun dilihat dari Net Profit Margin ...
Pastoral Konseling Kepada Anak
Pastoral Konseling Kepada Anak
Di zaman serba praktis sekarang ini ada banyak hal yang membawa anak-anak untuk menjadi individualisme sehingga membuat para pelayan anak kesulitan untuk melayani anak secara past...
Studi Deskriptif Infeksi HIV pada Anak di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan
Studi Deskriptif Infeksi HIV pada Anak di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan
Latar belakang. Anak mendapat infeksi HIV terutama akibat transmisi selama dalam kandungan, saat persalinan, dan saat mendapat air susu ibu. Bayi dan anak yang terinfeksi HIV kemun...

