Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENINGKATAN PAPAN PARTIKEL LIMBAH KELAPA SAWIT DENGAN PEREKAT LATEK DAN UREA FORMALDEHIDA

View through CrossRef
Potensi limbah kelapa sawit pada saat ini mengalami peningkatan yang sangat besar, karena tingginya produktifitas kelapa sawit. Berbagai usaha dilakukan untuk memanfaatkan limbah kelapa sawit, salah satunya untuk pembuatan papan partikel. Industri papan partikel sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Kualitas bahan baku dan pemakaian perekat mempunyai dampak yang sangat signifikan terhadap kualitas papan partikel yang dihasilkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas papan partikel limbah kelapa sawit dengan menggunakan perekat latek dan urea formaldehida. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan percobaan faktorial, dengan komposisi sabut dan tandan kosong kelapa sawit (70: 30) dan (30: 70), komposisi perekat latek dan urea formalsehida ( 2% : 8 %) dan ( 3% : 7 %), menggunakan uji Tukey. Parameter yang diamati kadar air, kerapatan, modulus elastisitas dan keteguhan rekat internal. Hasil penelitian menunjukkan komposisi perekat latek dan urea formalsehida tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diteliti. Nilai kadar air 9,47 - 9,96 %, kerapatan 0,75 – 0,79 g/cm3, modulus elastisitas 19710,82 - 22197,43 kg/cm2 dan keteguhan rekat internal 4,85 – 5,43 kg/cm2. Hasil penelitian papan partikel semuanya memenuhi standar Jepang (JAS, 2003). Kata Kunci : Papan partikel, limbah kelapa sawit, perekat latek, keteguhan rekat internal
Title: PENINGKATAN PAPAN PARTIKEL LIMBAH KELAPA SAWIT DENGAN PEREKAT LATEK DAN UREA FORMALDEHIDA
Description:
Potensi limbah kelapa sawit pada saat ini mengalami peningkatan yang sangat besar, karena tingginya produktifitas kelapa sawit.
Berbagai usaha dilakukan untuk memanfaatkan limbah kelapa sawit, salah satunya untuk pembuatan papan partikel.
Industri papan partikel sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.
Kualitas bahan baku dan pemakaian perekat mempunyai dampak yang sangat signifikan terhadap kualitas papan partikel yang dihasilkan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas papan partikel limbah kelapa sawit dengan menggunakan perekat latek dan urea formaldehida.
Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan percobaan faktorial, dengan komposisi sabut dan tandan kosong kelapa sawit (70: 30) dan (30: 70), komposisi perekat latek dan urea formalsehida ( 2% : 8 %) dan ( 3% : 7 %), menggunakan uji Tukey.
Parameter yang diamati kadar air, kerapatan, modulus elastisitas dan keteguhan rekat internal.
Hasil penelitian menunjukkan komposisi perekat latek dan urea formalsehida tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diteliti.
Nilai kadar air 9,47 - 9,96 %, kerapatan 0,75 – 0,79 g/cm3, modulus elastisitas 19710,82 - 22197,43 kg/cm2 dan keteguhan rekat internal 4,85 – 5,43 kg/cm2.
Hasil penelitian papan partikel semuanya memenuhi standar Jepang (JAS, 2003).
Kata Kunci : Papan partikel, limbah kelapa sawit, perekat latek, keteguhan rekat internal.

Related Results

ANALISIS KUALITAS BIOBRIKET KARBONISASI LIMBAH BAMBU DENGAN PEREKAT TEPUNG SINGKONG DAN TEPUNG NASI AKING
ANALISIS KUALITAS BIOBRIKET KARBONISASI LIMBAH BAMBU DENGAN PEREKAT TEPUNG SINGKONG DAN TEPUNG NASI AKING
Ketergantungan yang besar pada sumber bahan bakar fosil telah menyebabkan terjadinya eksploitasi besar-besaran pada sumber bahan bakar fosil, sehingga dikhawatirkan bahan bakar fos...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
TINJAUAN POTENSI PEREKAT PATI SORGUM DAN KITOSAN DALAM PRODUKSI PAPAN PARTIKEL RAMAH LINGKUNGAN
TINJAUAN POTENSI PEREKAT PATI SORGUM DAN KITOSAN DALAM PRODUKSI PAPAN PARTIKEL RAMAH LINGKUNGAN
Peningkatan kesadaran lingkungan dan kebutuhan industri terhadap produk ramah lingkungan telah meningkatkan perhatian mengembangkan alternatif perekat alami yang dapat menggantikan...
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Salah satu potensi unggulan sektor perkebunan di Kalimantan Selatan adalah kelapa sawit. Perlu pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara efisien dengan produktivitas tinggi, sehin...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top