Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PHYSICAL STABILITY STUDY OF OINTMENT FROM LEAF EXTRACT OF TEKELAN (Chromolaena odorata L.) ON VARIOUS TYPES OF BASES

View through CrossRef
Daun tekelan mengandung senyawa fenolik yang mendukung khasiatnya dalam penyembuhan luka. Potensi daun tekelan sebagai penyembuh luka perlu didukung melalui formulasi sediaan salep untuk memudahkan dalam penggunaan. Pemilihan basis salep akan berpengaruh terhadap efektivitas salep. Parameter yang penting dalam pemilihan basis salep adalah sifat fisik dan stabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui stabilitas salep ekstrak daun tekelan pada variasi jenis basis.Salep ekstrak etanol daun tekelan dengan 4 jenis basis, yaitu basis hidrokarbon (F1), basis serap (F2), basis mudah dicuci (F3), dan basis larut air (F4) diuji stabilitasnya menggunakan metode mekanik dan freeze-thaw cycle. Uji stabilitas mekanik dilakukan dengan sentrifugasi sampel pada kecepatan 3750 rpm selama 30 menit, sedangkan uji freeze-thaw cycle dilakukan selama 12 hari (6 siklus). Sifat fisik salep yang meliputi organoleptis, pH, daya sebar, dan daya lekat sebelum dan sesudah freeze-thaw cycle dibandingkan dengan menggunakan uji beda. Hasil uji mekanik menunjukkan bahwa tidak terjadi pemisahan pada keempat jenis basis. Uji stabilitas dengan freeze-thaw cycle menunjukkan bahwa homogenitas dan organoleptis F1 dan F2 mengalami perubahan, sedangkan tidak berubah pada F3 dan F4. Nilai daya sebar pada semua formula tidak berbeda signifikan sebelum dan sesudah freeze-thaw cycle, sedangkan nilai daya lekat yang stabil hanya terjadi pada F4 (p-value=0,523). Formula F4 yang merupakan salep ekstrak daun tekelan dengan basis larut air memiliki stabilitas yang paling baik di antara basis yang lainnya.
Title: PHYSICAL STABILITY STUDY OF OINTMENT FROM LEAF EXTRACT OF TEKELAN (Chromolaena odorata L.) ON VARIOUS TYPES OF BASES
Description:
Daun tekelan mengandung senyawa fenolik yang mendukung khasiatnya dalam penyembuhan luka.
Potensi daun tekelan sebagai penyembuh luka perlu didukung melalui formulasi sediaan salep untuk memudahkan dalam penggunaan.
Pemilihan basis salep akan berpengaruh terhadap efektivitas salep.
Parameter yang penting dalam pemilihan basis salep adalah sifat fisik dan stabilitas.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui stabilitas salep ekstrak daun tekelan pada variasi jenis basis.
Salep ekstrak etanol daun tekelan dengan 4 jenis basis, yaitu basis hidrokarbon (F1), basis serap (F2), basis mudah dicuci (F3), dan basis larut air (F4) diuji stabilitasnya menggunakan metode mekanik dan freeze-thaw cycle.
Uji stabilitas mekanik dilakukan dengan sentrifugasi sampel pada kecepatan 3750 rpm selama 30 menit, sedangkan uji freeze-thaw cycle dilakukan selama 12 hari (6 siklus).
Sifat fisik salep yang meliputi organoleptis, pH, daya sebar, dan daya lekat sebelum dan sesudah freeze-thaw cycle dibandingkan dengan menggunakan uji beda.
Hasil uji mekanik menunjukkan bahwa tidak terjadi pemisahan pada keempat jenis basis.
Uji stabilitas dengan freeze-thaw cycle menunjukkan bahwa homogenitas dan organoleptis F1 dan F2 mengalami perubahan, sedangkan tidak berubah pada F3 dan F4.
Nilai daya sebar pada semua formula tidak berbeda signifikan sebelum dan sesudah freeze-thaw cycle, sedangkan nilai daya lekat yang stabil hanya terjadi pada F4 (p-value=0,523).
Formula F4 yang merupakan salep ekstrak daun tekelan dengan basis larut air memiliki stabilitas yang paling baik di antara basis yang lainnya.

Related Results

Formulation and evaluation of antimicrobial properties of ointment of Chromolaena odorata ethanolic extract
Formulation and evaluation of antimicrobial properties of ointment of Chromolaena odorata ethanolic extract
Herbal medicines are complex mixtures of organic chemicals that may come from any raw or processed part of a plant which are used to make about a quarter of the medications prescri...
Aqueous Leaf Extract of Chromolaena odorata Attenuates Methotrexate-Induced Hepatotoxicity in Wistar Rats
Aqueous Leaf Extract of Chromolaena odorata Attenuates Methotrexate-Induced Hepatotoxicity in Wistar Rats
Methotrexate (MTX) usage, despite its toxicity in body organs, has increased steadily over the years due to its broad applicability for treating different ailments, including vario...
The effect of Chromolaena odorata on endometriosis implants in mice model of endometriosis
The effect of Chromolaena odorata on endometriosis implants in mice model of endometriosis
Introduction: Endometriosis is a benign gynecological disease whose pathogenesis mechanism is not fully understood with treatment modality with hormonal and surgical methods aiming...
Evaluation of the anti-oxidation and wound healing activities of Chromolaena odorata methanol leaf extract using rat model
Evaluation of the anti-oxidation and wound healing activities of Chromolaena odorata methanol leaf extract using rat model
Since decades ago, humans have been using natural products such as plants in medicines. Currently, traditional medicine has become popular. Plants contain numerous phytochemicals t...
Growth Inhibiting Activity Of Staphylococcus Aureus ATCC 25923 Kirinyuh Leaves (Chromolaena Odorata L.) Using The Soxhletation Method
Growth Inhibiting Activity Of Staphylococcus Aureus ATCC 25923 Kirinyuh Leaves (Chromolaena Odorata L.) Using The Soxhletation Method
Kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) have the potential as a medicinal plant because of the active compounds contained in kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.). The purpose ...
Postharvest quality and storage life of Kuini (Mangifera Odorata Griff) at different storage temperature
Postharvest quality and storage life of Kuini (Mangifera Odorata Griff) at different storage temperature
Mangifera Odorata or locally called Kuini, is a mango species with attractive striking orange flesh and have strong and unique smell, make it special in local market. Research is b...

Back to Top