Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Edukasi Video Sejam Kusuka Efektif Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap WUS tentang Kesehatan Prakonsepsi di Universitas Setia Budi Surakarta

View through CrossRef
ABSTRAK Setiap WUS merupakan calon ibu yang bertanggung jawab terhadap kualitas bayi yang dilahirkan. Sayangnya jumlah WUS tidak sehat sebelum dan saat hamil masih cukup tinggi. Terdapat 20,8% WUS Kurang Energi Kronis (KEK) tidak hamil, 24,2% WUS KEK hamil, 32,9% WUS umur >18 tahun obesitas, 23,9% WUS anemia, dan 37,1% WUS anemia hamil. Minimnya informasi tentang kesehatan pada masa prakonsepsi merupakan salah satu penyebab masih banyaknya jumlah WUS berisiko hamil. Edukasi Video Sejam Kusuka dapat digunakan untuk menyampaikan informasi kesehatan prakonsepsi pada WUS. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment before and after with control pada 60 mahasiswi Universitas Setia Budi Surakarta. Pengetahuan dan sikap diukur dengan kuesioner. Data dianalisis dengan uji t tidak berpasangan dan uji Mann Whitney untuk menguji perbandingan peningkatan pengetahuan dan sikap WUS. Pengaruh Video Sejam Kusuka terhadap pengetahuan dan sikap dihitung dari besarnya Ratio Risk (IK 95%). Hasil penelitian menunjukkan WUS yang mendapatkan edukasi Video Sejam Kusuka memiliki tingkat pengetahuan dan sikap kesehatan prakonsepsi lebih baik dibandingkan WUS yang mendapatkan edukasi dengan metode ceramah (p<0,05). Subjek yang tidak mendapatkan edukasi Video Sejam Kusuka berisiko 1,4 kali memiliki pengetahuan kurang dan 1,2 kali memiliki sikap kurang (negatif) tentang kesehatan prakonsepsi dibandingkan subjek yang mendapatkan edukasi Video Sejam Kusuka. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan Video Sejam Kusuka lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap WUS tentang kesehatan prakonsepsi dibandingkan metode ceramah.. ABSTRACT Every women of reproductive age (WRA) is a prospective mother who is responsible for the quality of newborn babies. Unfortunately, the number of unhealthy WRA before and during pregnancy is still high. There were 20.8% WRA with chronic energy deficiency (CED) who were not pregnant, 24.2% WRA with CED who were pregnant, 32.9% WRA whose age > 18 years old got obesity, 23.9% WRA got anemia, and 37.1% anemia WRA got pregnant. The lack information about preconception health is one of the causes of the large number of WRA at the pregnancy risk. The Sejam Kusuka Video Education can be used to convey the preconception health information to the WRA. This research was a quasy experiment before and after with control of 60 female students of Setia Budi University, Surakarta. Knowledge and attitude were be measured by using questionnaire. The data was analyzed by using unpaired t test and Mann Whitney test to test the comparison of increased knowledge and attitude of WRA. The influence of Sejam Kusuka Video to the knowledge and attitude was calculated from the value of Risk Ratio (95% CI). The result showed that the WRA who received education from the Sejam Kusuka video had higher level of preconception health knowledge and attitude than the WRA who received education from the lecture method (p <0.05). The subjects who did not get the Sejam Kusuka video education risked 1.4 times having less knowledge and 1.2 times had a less (negative) attitude about preconception health than the subjects who received the Sejam Kusuka video education. The conclusion of this research is that the use of Sejam Kusuka video is more effective in increasing the knowledge and attitude of WRA about preconception health than the lecture method.
Akademi Kebidanan Dharma Husada Kediri
Title: Edukasi Video Sejam Kusuka Efektif Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap WUS tentang Kesehatan Prakonsepsi di Universitas Setia Budi Surakarta
Description:
ABSTRAK Setiap WUS merupakan calon ibu yang bertanggung jawab terhadap kualitas bayi yang dilahirkan.
Sayangnya jumlah WUS tidak sehat sebelum dan saat hamil masih cukup tinggi.
Terdapat 20,8% WUS Kurang Energi Kronis (KEK) tidak hamil, 24,2% WUS KEK hamil, 32,9% WUS umur >18 tahun obesitas, 23,9% WUS anemia, dan 37,1% WUS anemia hamil.
Minimnya informasi tentang kesehatan pada masa prakonsepsi merupakan salah satu penyebab masih banyaknya jumlah WUS berisiko hamil.
Edukasi Video Sejam Kusuka dapat digunakan untuk menyampaikan informasi kesehatan prakonsepsi pada WUS.
Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment before and after with control pada 60 mahasiswi Universitas Setia Budi Surakarta.
Pengetahuan dan sikap diukur dengan kuesioner.
Data dianalisis dengan uji t tidak berpasangan dan uji Mann Whitney untuk menguji perbandingan peningkatan pengetahuan dan sikap WUS.
Pengaruh Video Sejam Kusuka terhadap pengetahuan dan sikap dihitung dari besarnya Ratio Risk (IK 95%).
Hasil penelitian menunjukkan WUS yang mendapatkan edukasi Video Sejam Kusuka memiliki tingkat pengetahuan dan sikap kesehatan prakonsepsi lebih baik dibandingkan WUS yang mendapatkan edukasi dengan metode ceramah (p<0,05).
Subjek yang tidak mendapatkan edukasi Video Sejam Kusuka berisiko 1,4 kali memiliki pengetahuan kurang dan 1,2 kali memiliki sikap kurang (negatif) tentang kesehatan prakonsepsi dibandingkan subjek yang mendapatkan edukasi Video Sejam Kusuka.
Simpulan penelitian ini adalah penggunaan Video Sejam Kusuka lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap WUS tentang kesehatan prakonsepsi dibandingkan metode ceramah.
ABSTRACT Every women of reproductive age (WRA) is a prospective mother who is responsible for the quality of newborn babies.
Unfortunately, the number of unhealthy WRA before and during pregnancy is still high.
There were 20.
8% WRA with chronic energy deficiency (CED) who were not pregnant, 24.
2% WRA with CED who were pregnant, 32.
9% WRA whose age > 18 years old got obesity, 23.
9% WRA got anemia, and 37.
1% anemia WRA got pregnant.
The lack information about preconception health is one of the causes of the large number of WRA at the pregnancy risk.
The Sejam Kusuka Video Education can be used to convey the preconception health information to the WRA.
This research was a quasy experiment before and after with control of 60 female students of Setia Budi University, Surakarta.
Knowledge and attitude were be measured by using questionnaire.
The data was analyzed by using unpaired t test and Mann Whitney test to test the comparison of increased knowledge and attitude of WRA.
The influence of Sejam Kusuka Video to the knowledge and attitude was calculated from the value of Risk Ratio (95% CI).
The result showed that the WRA who received education from the Sejam Kusuka video had higher level of preconception health knowledge and attitude than the WRA who received education from the lecture method (p <0.
05).
The subjects who did not get the Sejam Kusuka video education risked 1.
4 times having less knowledge and 1.
2 times had a less (negative) attitude about preconception health than the subjects who received the Sejam Kusuka video education.
The conclusion of this research is that the use of Sejam Kusuka video is more effective in increasing the knowledge and attitude of WRA about preconception health than the lecture method.

Related Results

Towards Innovations to Develop Library: A Case Study in Makassar City Library
Towards Innovations to Develop Library: A Case Study in Makassar City Library
In developing a library, strategy must be well designed and set in the forms of real activities. Many libraries have strategies, but not all of them might realize it. This research...
Intervensi Pencegahan Stunting pada Masa Prakonsepsi : Literature Review
Intervensi Pencegahan Stunting pada Masa Prakonsepsi : Literature Review
Latar Belakang: Stunting menjadi isu global di berbagai wilayah di dunia. Penurunan stunting merupakan salah satu tujuan dalam Global Nutrition Targets for 2025 dengan target dalam...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Optimalisasi Persiapan Kehamilan Sehat Bagi Wanita Usia Subur Melalui Kelas Prakonsepsi
Optimalisasi Persiapan Kehamilan Sehat Bagi Wanita Usia Subur Melalui Kelas Prakonsepsi
Generasi sehat perlu dipersiapkan dari perencanaan kehamilan yang baik pada masa prakonsepsi. Kehamilan yang tidak direncanakan dengan baik dapat meningkatkan risiko kelahiran deng...
Edukasi alat kontrasepsi untuk menurunkan unmet need pada Wanita Usia Subur (WUS) di Kelurahan Sembungharjo Kota Semarang
Edukasi alat kontrasepsi untuk menurunkan unmet need pada Wanita Usia Subur (WUS) di Kelurahan Sembungharjo Kota Semarang
Keluarga berencana adalah suatu pendekatan untuk mengatur jumlah kelahiran anak, jarak antar kelahiran, dan usia optimal saat melahirkan, serta perencanaan kehamilan. Upaya ini dil...
PELAYANAN KESEHATAN PRAKONSEPSI UNTUK MENCEGAH RESIKO STUNTING : A SCOOPING REVIEW
PELAYANAN KESEHATAN PRAKONSEPSI UNTUK MENCEGAH RESIKO STUNTING : A SCOOPING REVIEW
Pada intervensi spesifik program pencegahan stunting diantaranya melalui pemberian layanan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ga...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
IMPLEMENTASI PELAYANAN PRAKONSEPSI SELAMA PANDEMI COVID-19
IMPLEMENTASI PELAYANAN PRAKONSEPSI SELAMA PANDEMI COVID-19
Latar belakang: : Kesehatan reproduksi prakonsepsi merupakan pondasi dari perkembangan kesehatan ibu dan anak yang dapat disiapkan sejak dini, bahkan sebelum perempuan hamil dan me...

Back to Top