Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELAYANAN KESEHATAN PRAKONSEPSI UNTUK MENCEGAH RESIKO STUNTING : A SCOOPING REVIEW

View through CrossRef
Pada intervensi spesifik program pencegahan stunting diantaranya melalui pemberian layanan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pelaksanaan pelayanan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi dan faktor determinannya terkait dengan pencegahan resiko anak stunting. Penelitian ini dilakukan dengan metode scoping review pada artikel jurnal yang telah dipublikasi pada periode tahun 2017 sampai dengan 2021 pada media PubMed dan Google Cendekia. Kata kunci yang digunakan adalah Pelayanan Kesehatan Prakonsepsi, Pencegahan Stunting, Bidan, Kader, dan PKK . Hasil pencarian ditemukan 642 artikel dan didapatkan 12 artikel terpilih. Berdasarkan analisa ditemukan bahwa Preconception Care (PCC) belum banyak diperkenalkan kepada masyarakat serta belum ada pelatihan pelayanan PCC bagi Bidan maupun Kader. Ada korelasi antara PCC yang konsisten dengan penurunan konsumsi alkohol dan kehamilan yang sehat. Faktor yang mempengaruhi melakukan PCC diantaranya usia, pendidikan, status kesehatan, pekerjaan dan informasi dari pemberi layanan. Media konseling pada PCC dapat berupa booklet atau video interaktif, dengan pemberi layanan meliputi Bidan sebagai pemeriksa kesehatan dan pemberi intervensi, Kader Posyandu sebagai fasilitator dan Pengawas Minum Obat, serta Kader PKK dalam penjaringan prakonsepsi. Untuk meningkatkan kunjungan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasi dari pemberi layanan tentang pemeriksaan kesehatan prakonsepsi, penyusunan standar operasional prosedur, pelatihan bagi pemberi layanan, dan pembuatan media konseling standar. Selain itu juga diperlukan kerja sama antara Bidan dengan Kader dan PKK untuk mengajak masyarakat aktif melakukan pemeriksaan kesehatan prakonsepsi terutama pada calon pengantin.
Akademi Kebidanan Panca Bhakti
Title: PELAYANAN KESEHATAN PRAKONSEPSI UNTUK MENCEGAH RESIKO STUNTING : A SCOOPING REVIEW
Description:
Pada intervensi spesifik program pencegahan stunting diantaranya melalui pemberian layanan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pelaksanaan pelayanan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi dan faktor determinannya terkait dengan pencegahan resiko anak stunting.
Penelitian ini dilakukan dengan metode scoping review pada artikel jurnal yang telah dipublikasi pada periode tahun 2017 sampai dengan 2021 pada media PubMed dan Google Cendekia.
Kata kunci yang digunakan adalah Pelayanan Kesehatan Prakonsepsi, Pencegahan Stunting, Bidan, Kader, dan PKK .
Hasil pencarian ditemukan 642 artikel dan didapatkan 12 artikel terpilih.
Berdasarkan analisa ditemukan bahwa Preconception Care (PCC) belum banyak diperkenalkan kepada masyarakat serta belum ada pelatihan pelayanan PCC bagi Bidan maupun Kader.
Ada korelasi antara PCC yang konsisten dengan penurunan konsumsi alkohol dan kehamilan yang sehat.
Faktor yang mempengaruhi melakukan PCC diantaranya usia, pendidikan, status kesehatan, pekerjaan dan informasi dari pemberi layanan.
Media konseling pada PCC dapat berupa booklet atau video interaktif, dengan pemberi layanan meliputi Bidan sebagai pemeriksa kesehatan dan pemberi intervensi, Kader Posyandu sebagai fasilitator dan Pengawas Minum Obat, serta Kader PKK dalam penjaringan prakonsepsi.
Untuk meningkatkan kunjungan kesehatan reproduksi pada prakonsepsi dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasi dari pemberi layanan tentang pemeriksaan kesehatan prakonsepsi, penyusunan standar operasional prosedur, pelatihan bagi pemberi layanan, dan pembuatan media konseling standar.
Selain itu juga diperlukan kerja sama antara Bidan dengan Kader dan PKK untuk mengajak masyarakat aktif melakukan pemeriksaan kesehatan prakonsepsi terutama pada calon pengantin.

Related Results

ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Latar Belakang: Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita, belum men...
Faktor Risiko Stunting Balita pada Masa New Normal Covid-19 di Puskesmas Sukawati I Kabupaten Gianyar, Bali
Faktor Risiko Stunting Balita pada Masa New Normal Covid-19 di Puskesmas Sukawati I Kabupaten Gianyar, Bali
Stunting adalah masalah pertumbuhan akibat kurangnya pemberian nutrisi yang optimal. Dunia sedang menghadapi Pandemi global COVID-19 mempengaruhi peningkatan kasus stunting karena ...
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah pedesaan dan terpencil di Kabupaten Kupang. Provinsi Nusa Tenggara T...
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN STUNTING DENGAN METODE DARING TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN STUNTING DENGAN METODE DARING TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING
Latar Belakang : Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kecamatan Kebonarum...
Peningkatan Pengetahuan Ayah dalam Mencegah Kejadian Stunting Melalui Kelas Ayah
Peningkatan Pengetahuan Ayah dalam Mencegah Kejadian Stunting Melalui Kelas Ayah
Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition, especially in the first 1,000 days of life. Preventing stunting in children using a...

Back to Top