Javascript must be enabled to continue!
Tanggapan Mahasiswa Tentang Kredibilitas Pemilu 2024 dalam Video Youtube
View through CrossRef
Abstract. The dissemination of information on social media occurs quickly and widely. There are various types of information dissemination, one of which is video. The distribution of videos is also related to the recipient of the information, namely the public. The community in question are students who receive information from videos that can relate to their daily lives, including democratic means, namely general elections or general elections. What is being studied in this election is credibility. Credibility is a quality, capability, or strength to inspire trust. The credibility of an election is a person's testimony. Therefore, the aim of this research is to find out how Bandung city students respond to understanding the credibility of the 2024 election held by the KPU in the video "Dirty Vote". This research uses a constructivist paradigm and uses qualitative methods and the approach used is a case study approach and data collection techniques using interviews. The research results show that the Dirty Vote video helps to determine students' understanding of election credibility. Students have an important role in maintaining the credibility of elections. Students participate in voting, public discussions, monitoring the election process, and disseminating accurate and objective information. In this way, students can contribute to creating more credible and democratic elections, as well as encouraging positive social change in society.
Keywords: Video, Student, Election.
Abstrak. Penyebaran sebuah informasi yang terdapat pada sosial media terjadi secara cepat dan luas. Penyebaran informasi memiliki berbagai macam jenis,salah satunya ialah sebuah video. Penyebaran video juga berkaitan dengan penerima informasi yaitu masyarakat. Masyarakat yang dimaksud adalah mahasiwa yang menerima informasi dari video dapat berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari, termasuk kedalam sebuah sarana demokrasi yaitu pemilihan umum atau pemilu. Yang di teliti pada pemilu ini adalah sebuah Kredibilitas, Kredibilitas adalah sebuah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kredibilitas dari pemilu merupakan sebuah kesaksian dari seseorang. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan mahasiswa kota bandung tentang pemahaman kredibilitas pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh kpu dalam video “Dirty Vote”. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan menggunakan metode kualitatif serta pendekatan yang digunakan ialah pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara atau interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video Dirty Vote membantu untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang kredibilitas pemilu. Mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal kredibilitas pemilu. Mahasiswa berpartisipasi dalam pemberian suara, diskusi publik, pemantauan proses pemilu, dan penyebaran informasi yang akurat dan objektif. Dengan demikian, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang lebih kredibel dan demokratis, serta mendorong perubahan sosial yang positif dalam masyarakat.
Kata Kunci: Video, Kredibilitas, Pemilu.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Tanggapan Mahasiswa Tentang Kredibilitas Pemilu 2024 dalam Video Youtube
Description:
Abstract.
The dissemination of information on social media occurs quickly and widely.
There are various types of information dissemination, one of which is video.
The distribution of videos is also related to the recipient of the information, namely the public.
The community in question are students who receive information from videos that can relate to their daily lives, including democratic means, namely general elections or general elections.
What is being studied in this election is credibility.
Credibility is a quality, capability, or strength to inspire trust.
The credibility of an election is a person's testimony.
Therefore, the aim of this research is to find out how Bandung city students respond to understanding the credibility of the 2024 election held by the KPU in the video "Dirty Vote".
This research uses a constructivist paradigm and uses qualitative methods and the approach used is a case study approach and data collection techniques using interviews.
The research results show that the Dirty Vote video helps to determine students' understanding of election credibility.
Students have an important role in maintaining the credibility of elections.
Students participate in voting, public discussions, monitoring the election process, and disseminating accurate and objective information.
In this way, students can contribute to creating more credible and democratic elections, as well as encouraging positive social change in society.
Keywords: Video, Student, Election.
Abstrak.
Penyebaran sebuah informasi yang terdapat pada sosial media terjadi secara cepat dan luas.
Penyebaran informasi memiliki berbagai macam jenis,salah satunya ialah sebuah video.
Penyebaran video juga berkaitan dengan penerima informasi yaitu masyarakat.
Masyarakat yang dimaksud adalah mahasiwa yang menerima informasi dari video dapat berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari, termasuk kedalam sebuah sarana demokrasi yaitu pemilihan umum atau pemilu.
Yang di teliti pada pemilu ini adalah sebuah Kredibilitas, Kredibilitas adalah sebuah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan.
Kredibilitas dari pemilu merupakan sebuah kesaksian dari seseorang.
Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan mahasiswa kota bandung tentang pemahaman kredibilitas pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh kpu dalam video “Dirty Vote”.
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan menggunakan metode kualitatif serta pendekatan yang digunakan ialah pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara atau interview.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa video Dirty Vote membantu untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang kredibilitas pemilu.
Mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal kredibilitas pemilu.
Mahasiswa berpartisipasi dalam pemberian suara, diskusi publik, pemantauan proses pemilu, dan penyebaran informasi yang akurat dan objektif.
Dengan demikian, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang lebih kredibel dan demokratis, serta mendorong perubahan sosial yang positif dalam masyarakat.
Kata Kunci: Video, Kredibilitas, Pemilu.
Related Results
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume partai politik dan pemilihan umum“Partai politik dan sistem pemilu” Partai politik dan sistem pemilu saling berkaitan satu sama lain. Partai politik tanpa sistem pemilu yang...
OPTIMALISASI PERAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI SADAR PEMILU DALAM MENEKAN JUMLAH PELANGGARAN PEMILU
OPTIMALISASI PERAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI SADAR PEMILU DALAM MENEKAN JUMLAH PELANGGARAN PEMILU
Pemilu merupakan hajat kolektif rakyat, sebagai sebuah hajatan yang suci, terhormat dan bermartabat untuk memilih pemimpinnya secara demokratis tidak mudah untuk diwujudkan. Fakta ...
URGENSI PENGATURAN TINDAK PIDANA PEMILU ELEKTRONIK PADA PELAKSANAAN PEMILU 2024
URGENSI PENGATURAN TINDAK PIDANA PEMILU ELEKTRONIK PADA PELAKSANAAN PEMILU 2024
Pemanfaatan teknologi pada pelaksanaan Pemilu 2024 perlu didukung pengaturan tindak pidana pemilu elektronik. Tindak pidana pemilu elektronik merupakan ancaman pidana terhadap tind...
PENGARUH KREDIBILITAS PROGRAM BERITA TERHADAP EKUITAS MEREK SEPUTAR INDONESIA RCTI
PENGARUH KREDIBILITAS PROGRAM BERITA TERHADAP EKUITAS MEREK SEPUTAR INDONESIA RCTI
Kondisi persaingan program berita di televisi yang semakin ketat, menempatkan market share Seputar Indonesia dibawah Liputan 6. Pengaruh rating dan share membuat karakter berita ha...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume Tentang Pemilihan Umum dan Partai Politik1. Pemilihan UmumPeluang dan tantangan pemilu serentak 2019 dalam perspektif politikINTISARIPemilihan Umum 2019 adalah pemilihan leg...
PENATAAN ULANG PEMILU PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI Nomor 135/PUU-XXII/2024
PENATAAN ULANG PEMILU PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI Nomor 135/PUU-XXII/2024
ABSTRACT
This article examines the redesign of national and regional elections after Constitutional Court Decision Number 135/PUU-XXII/2024 from the perspective of Indonesian cons...
Peran KPU Kota Surabaya Melalui Rumah Pintar Pemilu Bung Tomo dalam Pengembangan Pendidikan Politik Masyarakat
Peran KPU Kota Surabaya Melalui Rumah Pintar Pemilu Bung Tomo dalam Pengembangan Pendidikan Politik Masyarakat
Penelitian ini mengkaji tentang “Peran KPU Kota Surabaya Melalui Rumah Pintar Pemilu (RPP) Bung Tomo Dalam Pengembangan Pendidikan Politik Masyarakat”. Penulis menggunakan dua rumu...
Integrasi Sistem Peradilan Pemilihan Umum Melalui Pembentukan Mahkamah Pemilihan Umum
Integrasi Sistem Peradilan Pemilihan Umum Melalui Pembentukan Mahkamah Pemilihan Umum
Pemilu yang tidak hanya berakhir pada perhitungan suara, dan justru harus diselesaikan di lembaga peradilan, tanpa disadari telah menjadi tolok ukur yang dapat melegitimasi dan men...

