Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penilaian Kualitas Madu Berdasarkan Parameter Hidroksimetilfurfural, Total Padatan Terlarut, Dan Kadar Air Di Beberapa Apotek Kabupaten Pasar Kemis Tahun 2025: Tinjauan Klinis Terhadap Keamanan Konsumen

View through CrossRef
Madu merupakan produk alamiah yang banyak dimanfaatkan dalam terapi komplementer, namun kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses penanganan dan penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas madu berdasarkan parameter Hidroksimetilfurfural (HMF), kadar air, dan Total Padatan Terlarut (TPT) dari beberapa apotek di Kabupaten Pasar Kemis serta tinjauan klinisnya terhadap keamanan konsumen. Metode penelitian berupa studi deskriptif analitik dengan pengambilan sampel secara purposive terhadap lima merek madu dari tiga apotek. Pengujian dilakukan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8664:2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi standar SNI dengan kadar HMF antara 17,25–42,92 mg/kg (batas maksimal 50 mg/kg) dan kadar air antara 13,59–18,93% (batas maksimal 22%). Nilai TPT berkisar antara 79,83–85,83%. Meskipun secara regulasi dinyatakan aman, variasi kadar HMF yang tinggi mengindikasikan perbedaan kualitas kesegaran dan paparan panas selama proses. Secara klinis, HMF yang tinggi berpotensi menimbulkan risiko toksikologis jangka panjang. Disimpulkan bahwa diperlukan peran aktif apoteker sebagai gatekeeper dalam memastikan kualitas, edukasi penyimpanan yang tepat, dan vigilans produk untuk melindungi keamanan konsumen. Kata Kunci: Madu, HMF, Kadar Air, Total Padatan Terlarut, Keamanan Pangan, SNI, Farmasi Klinis.
Title: Penilaian Kualitas Madu Berdasarkan Parameter Hidroksimetilfurfural, Total Padatan Terlarut, Dan Kadar Air Di Beberapa Apotek Kabupaten Pasar Kemis Tahun 2025: Tinjauan Klinis Terhadap Keamanan Konsumen
Description:
Madu merupakan produk alamiah yang banyak dimanfaatkan dalam terapi komplementer, namun kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses penanganan dan penyimpanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas madu berdasarkan parameter Hidroksimetilfurfural (HMF), kadar air, dan Total Padatan Terlarut (TPT) dari beberapa apotek di Kabupaten Pasar Kemis serta tinjauan klinisnya terhadap keamanan konsumen.
Metode penelitian berupa studi deskriptif analitik dengan pengambilan sampel secara purposive terhadap lima merek madu dari tiga apotek.
Pengujian dilakukan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8664:2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi standar SNI dengan kadar HMF antara 17,25–42,92 mg/kg (batas maksimal 50 mg/kg) dan kadar air antara 13,59–18,93% (batas maksimal 22%).
Nilai TPT berkisar antara 79,83–85,83%.
Meskipun secara regulasi dinyatakan aman, variasi kadar HMF yang tinggi mengindikasikan perbedaan kualitas kesegaran dan paparan panas selama proses.
Secara klinis, HMF yang tinggi berpotensi menimbulkan risiko toksikologis jangka panjang.
Disimpulkan bahwa diperlukan peran aktif apoteker sebagai gatekeeper dalam memastikan kualitas, edukasi penyimpanan yang tepat, dan vigilans produk untuk melindungi keamanan konsumen.
Kata Kunci: Madu, HMF, Kadar Air, Total Padatan Terlarut, Keamanan Pangan, SNI, Farmasi Klinis.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KUALITAS MADU Tetragonula biroi DAN Tetragonula sapiens ASAL KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN
ANALISIS KUALITAS MADU Tetragonula biroi DAN Tetragonula sapiens ASAL KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN
Abstrak: Tetragonula biroi dan Tetragonula sapiens merupakan lebah tanpa sengat penghasil madu yang khas dengan rasa agak berbeda dari madu lebah lainnya. Madu ini cenderung memili...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Penyebab Ketidakpuasan Konsumen Apotek Sanjaya
Analisis Penyebab Ketidakpuasan Konsumen Apotek Sanjaya
Tujuan_tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya ketidakpuasan konsumen di Apotek Sanjaya, untuk mengetahui dampak atau akibat dari ketidakpuasan konsume...
Pendampingan Usaha Masyarakat Melalui Pengujian Kandungan Madu Klanceng di Hutan Lindung Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Pendampingan Usaha Masyarakat Melalui Pengujian Kandungan Madu Klanceng di Hutan Lindung Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Usaha madu klanceng yang dilakukan oleh KUPS Tani Mulya 2 memiliki tantangan terutama terkait mutu produk. Salah satunya yaitu belum ada hasil analisis kandungan madu klanceng. Tan...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH”
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH”
Background: Diabetes Militus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia or an increase in blood sugar that occurs due to abnormal insulin secretion. Diabetes M...
KEPASTIAN HUKUM APOTEK RAKYAT DAN PEKERJAAN KEFARMASIAN
KEPASTIAN HUKUM APOTEK RAKYAT DAN PEKERJAAN KEFARMASIAN
Apotek merupakan tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian, penyaluran sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Pekerjaan kefarmasiaan meliputi pembuatan...

Back to Top