Javascript must be enabled to continue!
ADAB BERTAMU DALAM AL-QUR’AN
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hakikat adab bertamu dalam al-Qur’an, mengetahui implementasi adab bertamu dalam al-Qur’an, dan mengetahui penafsiran al-Qurtubi tentang adab bertamu pada surah an-Nur ayat 27-29 dalam tafsir Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research atau kepustakaan dengan metode kualitatif. Adapun sumber data primer penelitian ini yakni kitab tafsir Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an, sedangkan data sekundernya berupa buku, jurnal, artikel, skripsi, dan yang berkaitan dengan pembahasan yang penulis teliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan sumber pustaka. Teknik analisa data menggunakan analisis konten (content analysis). Hasil penelitian ini yaitu hakikat adab bertamu adalah perangai, tingkah laku, atau tabiat yang sesuai dengan nilai-nilai keIslaman, dihasilkan dari belajar yang diaplikasikan pada saat berkunjung ke kediaman seseorang. Implementasi adab bertamu dalam al-Qur’an adalah memberi salam dan meminta izin masuk, tidak berkunjung pada waktu makan, kecuali diundang. Menyebutkan keperluan, segera pulang jika urusan telah selesai. Adab bertamu yang dapat diambil dari penafsiran al-Qurtubi adalah larangan untuk mengintip ke dalam rumah seseorang tanpa izin. Meminta izin masuk sebelum salam, sebanyak tiga kali jika tidak di beri izin maka tamu harus pergi. Izin boleh dari anak kecil atau orang dewasa. Tidak mengetuk pintu terlalu keras ketika minta izin, dan berdiri tidak menghadap pintu. tidak mengatakan aku ketika ditanya siapa itu. Jika rumah sendiri harus mengucap salam tanpa minta izin, jika tidak ada orang dirumahmu maka ucapkan Assalamu‘alaina wa ala ibadillahi as-salihin. Diperbolehkan tidak meminta izin ketika hendak memasuki rumah yang tidak dihuni oleh seseorang.
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
Title: ADAB BERTAMU DALAM AL-QUR’AN
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hakikat adab bertamu dalam al-Qur’an, mengetahui implementasi adab bertamu dalam al-Qur’an, dan mengetahui penafsiran al-Qurtubi tentang adab bertamu pada surah an-Nur ayat 27-29 dalam tafsir Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research atau kepustakaan dengan metode kualitatif.
Adapun sumber data primer penelitian ini yakni kitab tafsir Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an, sedangkan data sekundernya berupa buku, jurnal, artikel, skripsi, dan yang berkaitan dengan pembahasan yang penulis teliti.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan sumber pustaka.
Teknik analisa data menggunakan analisis konten (content analysis).
Hasil penelitian ini yaitu hakikat adab bertamu adalah perangai, tingkah laku, atau tabiat yang sesuai dengan nilai-nilai keIslaman, dihasilkan dari belajar yang diaplikasikan pada saat berkunjung ke kediaman seseorang.
Implementasi adab bertamu dalam al-Qur’an adalah memberi salam dan meminta izin masuk, tidak berkunjung pada waktu makan, kecuali diundang.
Menyebutkan keperluan, segera pulang jika urusan telah selesai.
Adab bertamu yang dapat diambil dari penafsiran al-Qurtubi adalah larangan untuk mengintip ke dalam rumah seseorang tanpa izin.
Meminta izin masuk sebelum salam, sebanyak tiga kali jika tidak di beri izin maka tamu harus pergi.
Izin boleh dari anak kecil atau orang dewasa.
Tidak mengetuk pintu terlalu keras ketika minta izin, dan berdiri tidak menghadap pintu.
tidak mengatakan aku ketika ditanya siapa itu.
Jika rumah sendiri harus mengucap salam tanpa minta izin, jika tidak ada orang dirumahmu maka ucapkan Assalamu‘alaina wa ala ibadillahi as-salihin.
Diperbolehkan tidak meminta izin ketika hendak memasuki rumah yang tidak dihuni oleh seseorang.
Related Results
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Problematika Sosial Dalam Bertamu Perspektif Adat Jawa
Problematika Sosial Dalam Bertamu Perspektif Adat Jawa
Abstract: This research provides an in-depth analysis of the socio-cultural issues associated with the traditional Javanese practice of hospitality. The central problem addressed i...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
ETIKA BERTAMU MENURUT AL-QUR’AN
ETIKA BERTAMU MENURUT AL-QUR’AN
Al-Qur'an adalah kitab yang mengatur semua nilai dan tatanan sosial dan membahas semua aspek tatanan kehidupan manusia. Karena manusia adalah makhluk sosial, masuk akal bagi mereka...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
Kajian Pola Kegiatan Bertamu pada Era New Normal
Kajian Pola Kegiatan Bertamu pada Era New Normal
Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia menyebabkan pola kebiasaan tidak sama seperti sebelumnya. Salah satu perilaku yang berubah adalah pola interaksi pada saat melakukan kegiata...
Ahli Hadis dan Amanah Pengetahuan: Revitalisasi Adab Muhadditsin dalam Konstruk Pendidikan karakter di Indonesia
Ahli Hadis dan Amanah Pengetahuan: Revitalisasi Adab Muhadditsin dalam Konstruk Pendidikan karakter di Indonesia
Perilaku karakter anak bangsa Indonesia saat-saat ini mengalami degradasi yang tidak sesuai dengan nilai-nila pancasila, seperti prilaku, kriminal, kekerasan, berita bohong atau ho...
Implementasi Program Turjuman Al-Qur’an dalam Membentuk Akhlak Kepada Allah Swt pada Kelompok Akhwat di SMP IT Anni’mah Bandung
Implementasi Program Turjuman Al-Qur’an dalam Membentuk Akhlak Kepada Allah Swt pada Kelompok Akhwat di SMP IT Anni’mah Bandung
Abstract. The most important character that must be taught to someone is character to Allah Swt. The Turjuman Al-Qur'an program is a Qur'anic learning that can be used to make it e...

