Javascript must be enabled to continue!
LEAFLET SEBAGAI MEDIA EDUKASI NAPZA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU
View through CrossRef
Latar Belakang. Menurut hasil survei nasional tahun 2023, ada 1,73% dari orang usia 15 hingga 24 tahun yang mengalami penyalahgunaan napza, sementara hasil data dari Polres Sumedang terjadi 17 kasus penyalahgunaan napza dalam dua bulan dikarenakan masih adanya penyalahgunaan napza. Oleh karena itu diperlukan cara untuk melakukan pencegahan dengan memberikan edukasi melalui media leaflet. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan setelah mendapat edukasi serta menguji pengaruh edukasi dan hubungan antara data demografi terhadap pengetahuan dan sikap siswa terkait napza. Metode. Desain pre-eksperimen digunakan untuk menguji kelompok sebelum dan sesudah intervensi. Sampling proporsional, atau purposive, digunakan untuk mengumpulkan sampel, yang terdiri dari 70 siswa dari SMK Pemuda 1 Sumedang. Analisis data menggunakan uji sampel berpasang-pasang t dan uji chi-kuadrat. Kuesioner pre-test dan post-test, yang disajikan dalam bentuk leaflet, digunakan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, pekerjaan orang tua, dan tingkat pendidikan tidak terbukti memiliki hubungan antara pengetahuan dan sikap siswa. Rata-rata pengetahuan siswa sebelum pendidikan adalah 82% dan setelah pendidikan meningkat menjadi 98%, dan sikap siswa rata-rata adalah 75% dan setelah pendidikan meningkat menjadi 87%. Hasil uji t-paired sample test menunjukkan nilai 0,000. Kesimpulan. Tingkat pengetahuan siswa terjadi peningkatan persentase, sedangkan pada tingkat perilaku siswa terjadi peningkatan dari kategori baik menjadi sangat baik setelah menggunakan leaflet sebagai media edukasi napza.
Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol Majalengka
Title: LEAFLET SEBAGAI MEDIA EDUKASI NAPZA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU
Description:
Latar Belakang.
Menurut hasil survei nasional tahun 2023, ada 1,73% dari orang usia 15 hingga 24 tahun yang mengalami penyalahgunaan napza, sementara hasil data dari Polres Sumedang terjadi 17 kasus penyalahgunaan napza dalam dua bulan dikarenakan masih adanya penyalahgunaan napza.
Oleh karena itu diperlukan cara untuk melakukan pencegahan dengan memberikan edukasi melalui media leaflet.
Tujuan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan setelah mendapat edukasi serta menguji pengaruh edukasi dan hubungan antara data demografi terhadap pengetahuan dan sikap siswa terkait napza.
Metode.
Desain pre-eksperimen digunakan untuk menguji kelompok sebelum dan sesudah intervensi.
Sampling proporsional, atau purposive, digunakan untuk mengumpulkan sampel, yang terdiri dari 70 siswa dari SMK Pemuda 1 Sumedang.
Analisis data menggunakan uji sampel berpasang-pasang t dan uji chi-kuadrat.
Kuesioner pre-test dan post-test, yang disajikan dalam bentuk leaflet, digunakan.
Hasil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, pekerjaan orang tua, dan tingkat pendidikan tidak terbukti memiliki hubungan antara pengetahuan dan sikap siswa.
Rata-rata pengetahuan siswa sebelum pendidikan adalah 82% dan setelah pendidikan meningkat menjadi 98%, dan sikap siswa rata-rata adalah 75% dan setelah pendidikan meningkat menjadi 87%.
Hasil uji t-paired sample test menunjukkan nilai 0,000.
Kesimpulan.
Tingkat pengetahuan siswa terjadi peningkatan persentase, sedangkan pada tingkat perilaku siswa terjadi peningkatan dari kategori baik menjadi sangat baik setelah menggunakan leaflet sebagai media edukasi napza.
Related Results
Pengaruh Peer Education Penyalahgunaan NAPZA terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap pada Siswa Sekolah Menengah Atas
Pengaruh Peer Education Penyalahgunaan NAPZA terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap pada Siswa Sekolah Menengah Atas
Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) adalah zat yang digunakan untuk penelitian atau pengobatan yang jika dikonsumsi dapat menggangu fungsi sistem sara...
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Abstract. This study aims to determine the level of implicit association with the terms narkoba, NAPZA, pecandu, and penyalahguna in at-risk adolescent groups. The study employs a ...
Analisis Pengetahuan terhadap Sikap Penggunaan Napza di Masyarakat Kota Palu
Analisis Pengetahuan terhadap Sikap Penggunaan Napza di Masyarakat Kota Palu
Latar belakang: Penyalahgunaan NAPZA merupakan pemakaian obat-obatan atau zat berbahaya yang bertujuan bukan untuk pengobatan dan penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan ...
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Napza Pada Remaja Di Yogyakarta
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Napza Pada Remaja Di Yogyakarta
Latar Balakang: Zat-zat adiktif sangat berbahaya bagi tubuh dan menjadi masalah bagi umat manusia di berbagai belahan bumi. Zat tersebut di kenal dengan Narkotika, psikoterapika, d...
Penerapan Strength-Based Therapy Terhadap Peningkatan Self-Efficacy Pada Pasien Penyalahgunaan Napza: Case Report
Penerapan Strength-Based Therapy Terhadap Peningkatan Self-Efficacy Pada Pasien Penyalahgunaan Napza: Case Report
Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain (NAPZA) muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat global. Apabila NAPZA digunakan secara terus menerus dan berlebihan...
Pengalaman Mantan Penggunadalam Penyalahgunaan Napza Suntik
Pengalaman Mantan Penggunadalam Penyalahgunaan Napza Suntik
Kasus penyalahgunaan NAPZA khususnya NAPZA suntik mengalami peningkatan. Kecenderungan peningkatan tersebuttercermin dalam peningkatan kasus NAPZA suntik di Kota Palembang. Penelit...
PERBEDAAN PENGARUH MEDIA BUKU POP-UP DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN MENARKE PADA ANAK PEREMPUAN PUBERTAS AWAL
PERBEDAAN PENGARUH MEDIA BUKU POP-UP DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN MENARKE PADA ANAK PEREMPUAN PUBERTAS AWAL
Abstrak Latar Belakang :Menarke merupakan kondisi fisiologis berupa menstruasi pertama yang dialami perempuan. Kurangnya pengetahuan mengenai menarke berdampak pada ketidaksiapan d...

