Javascript must be enabled to continue!
Formulasi Nanogel Kurkumin Berbasis Alginat Dialdehid
View through CrossRef
Abstract. Breast cancer is one of the leading causes of death among women in Indonesia. Current chemotherapy treatments often cause toxicity and have low drug bioavailability. This study aims to develop a curcumin nanogel formulation based on dialdehyde alginate as an alternative therapy for breast cancer. Curcumin, which possesses antioxidant and anticancer activities, was formulated using a nanoemulsion encapsulation technique. Dialdehyde alginate obtained through an oxidation process was used to enhance gel stability. The nanogel was evaluated based on particle size, polydispersity index (PDI), and zeta potential. The results showed that the best formula produced particle sizes below 1000 nm (polymeric nanoparticles), PDI values < 0.5, and a zeta potential approaching ±30 mV. The drug release system was controlled, potentially improving the effectiveness of cancer therapy. This nanogel formulation offers an innovative natural-based approach utilizing nanotechnology to overcome the limitations of chemotherapy. Furthermore, this formulation provides advantages such as high penetration, biocompatibility, and biodegradability, making it safe for topical applications. With promising evaluation results, this study makes a significant contribution to the development of nanotechnology-based pharmaceutical preparations, offering a more effective and safer alternative therapy for cancer in the future.
Abstrak. Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Pengobatan kemoterapi yang tersedia saat ini sering menimbulkan toksisitas dan memiliki bioavailabilitas obat yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi nanogel kurkumin berbasis alginat dialdehid sebagai alternatif terapi kanker payudara. Kurkumin, yang memiliki aktivitas antioksidan dan antikanker, diformulasikan menggunakan teknik enkapsulasi nanoemulsi. Alginat dialdehid yang diperoleh melalui proses oksidasi digunakan untuk meningkatkan stabilitas gel. Evaluasi nanogel meliputi analisis ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), dan zeta potensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik menghasilkan ukuran partikel di bawah 1000 nm (nanopartikel polimerik), nilai PDI < 0,5, dan zeta potensial mendekati ±30 mV. Sistem pelepasan obat berlangsung secara terkendali, yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas terapi kanker. Formulasi nanogel ini menawarkan pendekatan inovatif berbasis bahan alam dengan memanfaatkan teknologi nanoteknologi untuk mengatasi keterbatasan pengobatan kemoterapi. Selain itu, formulasi ini memiliki keunggulan berupa penetrasi tinggi, biokompatibilitas, dan biodegradabilitas yang membuatnya aman untuk aplikasi topikal. Dengan hasil evaluasi yang menjanjikan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sediaan farmasi berbasis nanoteknologi, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif terapi kanker yang lebih efektif dan aman di masa mendatang.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Formulasi Nanogel Kurkumin Berbasis Alginat Dialdehid
Description:
Abstract.
Breast cancer is one of the leading causes of death among women in Indonesia.
Current chemotherapy treatments often cause toxicity and have low drug bioavailability.
This study aims to develop a curcumin nanogel formulation based on dialdehyde alginate as an alternative therapy for breast cancer.
Curcumin, which possesses antioxidant and anticancer activities, was formulated using a nanoemulsion encapsulation technique.
Dialdehyde alginate obtained through an oxidation process was used to enhance gel stability.
The nanogel was evaluated based on particle size, polydispersity index (PDI), and zeta potential.
The results showed that the best formula produced particle sizes below 1000 nm (polymeric nanoparticles), PDI values < 0.
5, and a zeta potential approaching ±30 mV.
The drug release system was controlled, potentially improving the effectiveness of cancer therapy.
This nanogel formulation offers an innovative natural-based approach utilizing nanotechnology to overcome the limitations of chemotherapy.
Furthermore, this formulation provides advantages such as high penetration, biocompatibility, and biodegradability, making it safe for topical applications.
With promising evaluation results, this study makes a significant contribution to the development of nanotechnology-based pharmaceutical preparations, offering a more effective and safer alternative therapy for cancer in the future.
Abstrak.
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia.
Pengobatan kemoterapi yang tersedia saat ini sering menimbulkan toksisitas dan memiliki bioavailabilitas obat yang rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi nanogel kurkumin berbasis alginat dialdehid sebagai alternatif terapi kanker payudara.
Kurkumin, yang memiliki aktivitas antioksidan dan antikanker, diformulasikan menggunakan teknik enkapsulasi nanoemulsi.
Alginat dialdehid yang diperoleh melalui proses oksidasi digunakan untuk meningkatkan stabilitas gel.
Evaluasi nanogel meliputi analisis ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), dan zeta potensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik menghasilkan ukuran partikel di bawah 1000 nm (nanopartikel polimerik), nilai PDI < 0,5, dan zeta potensial mendekati ±30 mV.
Sistem pelepasan obat berlangsung secara terkendali, yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas terapi kanker.
Formulasi nanogel ini menawarkan pendekatan inovatif berbasis bahan alam dengan memanfaatkan teknologi nanoteknologi untuk mengatasi keterbatasan pengobatan kemoterapi.
Selain itu, formulasi ini memiliki keunggulan berupa penetrasi tinggi, biokompatibilitas, dan biodegradabilitas yang membuatnya aman untuk aplikasi topikal.
Dengan hasil evaluasi yang menjanjikan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sediaan farmasi berbasis nanoteknologi, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif terapi kanker yang lebih efektif dan aman di masa mendatang.
Related Results
Pembuatan Nanogel Alginat beserta Uji Evaluasi
Pembuatan Nanogel Alginat beserta Uji Evaluasi
Abstract. Nanogels are drug delivery systems based on hydrogels that possess nanoscale particle sizes and demonstrate significant potential in topical formulations. Alginate, a na...
SODIUM ALGINAT SEBAGAI BAHAN FORMULASI GRANULAR NEMATODA ENTOMOPATOGEN, Steinernema sp.
SODIUM ALGINAT SEBAGAI BAHAN FORMULASI GRANULAR NEMATODA ENTOMOPATOGEN, Steinernema sp.
Salah satu alternatif yang berpotensi sebagai agen hayati untuk hama Lepidiota stigma Fabr. (Coleoptera: Scarabaeidae)adalah nematoda entomopatogen karena aman, aktif mencari inang...
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Abstract. Curcumin is a natural compound from Curcuma longa with known antibacterial, antioxidant, and anti-inflammatory properties. However, its therapeutic use is limited due to ...
Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker
Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker
Kanker telah menjadi salah satu penyakit penyebab utama kematian di negara-negara industri. Salah satu hal yang memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan sel kanker adalah a...
Hybrid nanogels and their roles in eliminating soot stains from historical paper manuscripts
Hybrid nanogels and their roles in eliminating soot stains from historical paper manuscripts
Abstract
Soot stain from diverse sources is the most common stain that stains historical paper documents found in libraries, museums, and storage facilities. It is believ...
Cymbopogon proximus and Petroselinum crispum seed ethanolic extract/Gum Arabic nanogel emulsion: Preventing ethylene glycol and ammonium chloride-induced urolithiasis in rats
Cymbopogon proximus and Petroselinum crispum seed ethanolic extract/Gum Arabic nanogel emulsion: Preventing ethylene glycol and ammonium chloride-induced urolithiasis in rats
AbstractUrolithiasis is a prevalent urological disorder that contributes significantly to global morbidity. This study aimed to assess the anti-urolithic effects of Cymbopogon prox...
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
Jagung mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tablet hisap adalah sediaan padat yang mengandung satu atau l...
Applications of Nanogel in Drug Delivery
Applications of Nanogel in Drug Delivery
Drug delivery systems using nanogel are extremely essential. Chemical cross-linking is used to create it and the 3D polymer network of the nanogel has the capacity to encapsulate h...

