Javascript must be enabled to continue!
Spesies Udang yang Ditemukan di Perairan Desa Menco, Wedung, Demak
View through CrossRef
Wilayah Menco terletak di Kec. Wedung, Kab. Demak dan merupakan salah satu desa penghasil udang.Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis udang yang ditemukan di perairan Desa Menco. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik di perairan Desa Menco selama 3 Minggu, dengan menggunakan alat tangkap wangkong (trap net). Sampel yang diperoleh diidentifikasi dan dianalisis menggunakan 16 karakter morfometrik untuk mengetahui komposisi ukuran tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis udang dari famili Penaeidae yaitu: Penaeus merguiensis, Penaeus monodon, dan Metapenaeus ensis. Satu jenis dari famili Palaemonidae yaitu Macrobranchium equidens. Dua jenis dari famili Squillidae yaitu: Harpiosquilla raphidea, dan Oratossquilla oratoria. Total sampel yang ditemukan sebanyak 180 sampel, dengan komposisi: Penaeus monodon 60 sampel (33%), Metapenaeus ensis 60 sampel (33%), Harpiosquilla raphidea 27 sampel (15%). Sementara itu, Oratosquilla oratoria ditemukan 20 sampel (11%), Macrobranchium equidens 7 sampel (5%) dan Penaeus monodon 6 sampel (4%). Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan suhu perairan 29-30OC, salinitas 14-16 ppt, pH berkisar antara 7,4-7,6 dan DO yang berkisar antara 5,67-5,92 mg/l. Menco is located in Wedung District, Demak Regency, where most of the people work as fishermen. The purpose of this study was to determine the types of shrimp found in the waters of Menco Village. Sampling was carried out at three points in the waters of Menco Village during 3 weeks, using a wangkong (trap net). The samples obtained were identified and analyzed using 16 morphometric characters to determine the composition of the catch size. The results showed that there were 3 types of shrimp from the Penaeidae family, namely: Penaeus merguiensis, Penaeus monodon, and Metapenaeus ensis. One species from the family Palaemonidae is Macrobranchium equidens. Two species of the Squillidae family are: Harpiosquilla raphidea, and Oratossquilla oratoria. The total samples found were 180 samples, with the composition: Penaeus monodon 60 samples (33%), Metapenaeus ensis was found 60 samples (33%), Harpiosquilla raphidea 27 samples (15%). Meanwhile, Oratosquilla oratoria was found 20 samples (11%), Macrobranchium equidens 7 samples (5%) and Penaeus monodon 6 samples (4%). The results of water quality measurements showed that the water temperature was 29-30OC, salinity was 14-16 ppt, pH ranged from 7.4-7.6 and Dissolved Oxygen ranged from 5.67-5.92 mg/L.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Spesies Udang yang Ditemukan di Perairan Desa Menco, Wedung, Demak
Description:
Wilayah Menco terletak di Kec.
Wedung, Kab.
Demak dan merupakan salah satu desa penghasil udang.
Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis udang yang ditemukan di perairan Desa Menco.
Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik di perairan Desa Menco selama 3 Minggu, dengan menggunakan alat tangkap wangkong (trap net).
Sampel yang diperoleh diidentifikasi dan dianalisis menggunakan 16 karakter morfometrik untuk mengetahui komposisi ukuran tangkapan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis udang dari famili Penaeidae yaitu: Penaeus merguiensis, Penaeus monodon, dan Metapenaeus ensis.
Satu jenis dari famili Palaemonidae yaitu Macrobranchium equidens.
Dua jenis dari famili Squillidae yaitu: Harpiosquilla raphidea, dan Oratossquilla oratoria.
Total sampel yang ditemukan sebanyak 180 sampel, dengan komposisi: Penaeus monodon 60 sampel (33%), Metapenaeus ensis 60 sampel (33%), Harpiosquilla raphidea 27 sampel (15%).
Sementara itu, Oratosquilla oratoria ditemukan 20 sampel (11%), Macrobranchium equidens 7 sampel (5%) dan Penaeus monodon 6 sampel (4%).
Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan suhu perairan 29-30OC, salinitas 14-16 ppt, pH berkisar antara 7,4-7,6 dan DO yang berkisar antara 5,67-5,92 mg/l.
Menco is located in Wedung District, Demak Regency, where most of the people work as fishermen.
The purpose of this study was to determine the types of shrimp found in the waters of Menco Village.
Sampling was carried out at three points in the waters of Menco Village during 3 weeks, using a wangkong (trap net).
The samples obtained were identified and analyzed using 16 morphometric characters to determine the composition of the catch size.
The results showed that there were 3 types of shrimp from the Penaeidae family, namely: Penaeus merguiensis, Penaeus monodon, and Metapenaeus ensis.
One species from the family Palaemonidae is Macrobranchium equidens.
Two species of the Squillidae family are: Harpiosquilla raphidea, and Oratossquilla oratoria.
The total samples found were 180 samples, with the composition: Penaeus monodon 60 samples (33%), Metapenaeus ensis was found 60 samples (33%), Harpiosquilla raphidea 27 samples (15%).
Meanwhile, Oratosquilla oratoria was found 20 samples (11%), Macrobranchium equidens 7 samples (5%) and Penaeus monodon 6 samples (4%).
The results of water quality measurements showed that the water temperature was 29-30OC, salinity was 14-16 ppt, pH ranged from 7.
4-7.
6 and Dissolved Oxygen ranged from 5.
67-5.
92 mg/L.
Related Results
Status taksonomi iktiofauna endemik perairan tawar Sulawesi
Status taksonomi iktiofauna endemik perairan tawar Sulawesi
The freshwaters of Sulawesi are the habitat of numerous endemic Indonesian ichthyofauna that are not found anywhere else in the world. About 68 endemic fish species described from ...
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Salah satu tahapan pengolahan udang adalah pemotongan kepala (deheading) yang berfungsi menghilangkan bagian cephalothorax. Cara potong kepala akan mempengaruhi rendemen udang he...
ASPEK BIOLOGI, SEBARAN, DAN DAERAH ASUHAN UDANG Metapenaeus dobsoni (MIERS, 1878) DI PERAIRAN ACEH TIMUR
ASPEK BIOLOGI, SEBARAN, DAN DAERAH ASUHAN UDANG Metapenaeus dobsoni (MIERS, 1878) DI PERAIRAN ACEH TIMUR
Udang Metapenaeus dobsoni (Miers 1878) atau dikenal sebagai udang halus/kapur merupakan jenis udang penaeid yang dominan tertangkap di pesisir perairan Aceh Timur. Penelitian yang ...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo
Potensi sektor perikanan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menunjukkan angka yang sangat besar, dengan andalan utama adalah udang. Produksi budidaya udang sebagian besar diperole...
Pemetaan Pola Sebaran Sedimen Dasar Di Perairan Wedung, Demak
Pemetaan Pola Sebaran Sedimen Dasar Di Perairan Wedung, Demak
Perairan Wedung merupakan salah satu perairan dengan tingkat sedimentasi yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan banyaknya muara sungai yang mendepositkan sedimen di perairan terseb...
SPESIES MAKROALGA DI PERAIRAN PANTAI DESA HATU KABUPATEN MALUKU TENGAH
SPESIES MAKROALGA DI PERAIRAN PANTAI DESA HATU KABUPATEN MALUKU TENGAH
Makroalga merupakan komponen penting di dalam ekosistem perairan karena berfungsi sebagai produsen yang menentukan kelangsungan hidup dari berbagai organisme perairan. Dengan kata ...
Pembuatan Bahan Olahan Berbahan Baku Udang Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Pembuatan Bahan Olahan Berbahan Baku Udang Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Kelompok masyarakat Sicanang membentuk perkumpulan usaha bernama UKM Barokah. Meskipun tidak efektif secara ekonomi, namun saat ini UKM Barokah sangat bersemangat menjadi wirausaha...

