Javascript must be enabled to continue!
ASPEK BIOLOGI, SEBARAN, DAN DAERAH ASUHAN UDANG Metapenaeus dobsoni (MIERS, 1878) DI PERAIRAN ACEH TIMUR
View through CrossRef
Udang Metapenaeus dobsoni (Miers 1878) atau dikenal sebagai udang halus/kapur merupakan jenis udang penaeid yang dominan tertangkap di pesisir perairan Aceh Timur. Penelitian yang dilaksanakan pada April dan September tahun 2014-2015 serta April 2016 di perairan Aceh Timur bertujuan untuk mengkaji beberapa aspek biologi, kepadatan stok dan sebarannya, serta menduga daerah asuhan udang Metapenaeus dobsoni yang berguna sebagai bahan masukan untuk pengelolaannya. Aspek biologi udang yang dianalisis meliputi hubungan panjang-berat, kebiasaan makanan, dan ukuran pertama kali matang gonad (Lm50). Pengambilan sampel untuk mengetahui sebaran Metapenaeus dobsoni dilakukan menggunakan metode sapuan dengan alat tangkap mini beam trawl di 25 stasiun yang mewakili daerah estuaria, sungai, dan pesisir. Udang Metapenaeus dobsoni memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif dengan tingkat trofik sebagai detritivora. Ukuran pertama kali matang gonad dicapai pada ukuran panjang karapas 1,3 cm. Udang Metapenaeus dobsoni tergolong udang kosmopolit dan euryhaline, sehingga menyebar secara luas di sepanjang perairan Aceh Timur. Kepadatan stok udang Metapenaeus dobsoni pada fase juvenil dan udang muda banyak ditemukan di daerah sungai yang ditumbuhi mangrove dengan salinitas di dasar perairan yang relatif rendah dan substrat dominan berupa lumpur (fraksi debu dan liat). Di daerah muara (kuala) dan pesisir dengan substrat dominan pasir dan salinitas cukup tinggi banyak ditemukan udang pada fase muda hingga dewasa. Daerah asuhan utama udang Metapenaeus dobsoni terdapat di Kuala Arakundo.Metapenaeus dobsoni (Miers 1878) shrimp, locally called “udang halus/kapur”, is a dominant penaeid shrimp caught in the coastal waters of East Aceh. The research was conducted in April and September of 2014-2015 and April 2016 in East Aceh waters aims to assess some biological aspects, distribution, stock density, and nursery ground of the shrimp management. Analysis on biological aspects include length-weight relationship, food habits, and carapace length at first maturity (Lm50). Sampling to determine distribution of the species was based on swept area method using mini beam trawl. Total 25 sampling sites selected representing estuary, river, and coastal area, respectively. Metapenaeus dobsoni has negative allometric growth pattern with trophic level as detritivore. Size at first maturity the carapace length of 1.3 cm. Stock density of Metapenaeus dobsoni in the juvenile and adolescent phase commonly found in mangroves-covered river area with relatively low salinity at the bottom waters and have mud as dominant substrate (fraction of silt and clay). The adolescent to adult phase found in the estuary (river mouth) and coastal area with sand as dominant substrate and high salinity waters. The main nursery grounds of Metapenaeus dobsoni found in Kuala Arakundo.
Agency for Marine and Fisheries Research and Development
Title: ASPEK BIOLOGI, SEBARAN, DAN DAERAH ASUHAN UDANG Metapenaeus dobsoni (MIERS, 1878) DI PERAIRAN ACEH TIMUR
Description:
Udang Metapenaeus dobsoni (Miers 1878) atau dikenal sebagai udang halus/kapur merupakan jenis udang penaeid yang dominan tertangkap di pesisir perairan Aceh Timur.
Penelitian yang dilaksanakan pada April dan September tahun 2014-2015 serta April 2016 di perairan Aceh Timur bertujuan untuk mengkaji beberapa aspek biologi, kepadatan stok dan sebarannya, serta menduga daerah asuhan udang Metapenaeus dobsoni yang berguna sebagai bahan masukan untuk pengelolaannya.
Aspek biologi udang yang dianalisis meliputi hubungan panjang-berat, kebiasaan makanan, dan ukuran pertama kali matang gonad (Lm50).
Pengambilan sampel untuk mengetahui sebaran Metapenaeus dobsoni dilakukan menggunakan metode sapuan dengan alat tangkap mini beam trawl di 25 stasiun yang mewakili daerah estuaria, sungai, dan pesisir.
Udang Metapenaeus dobsoni memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif dengan tingkat trofik sebagai detritivora.
Ukuran pertama kali matang gonad dicapai pada ukuran panjang karapas 1,3 cm.
Udang Metapenaeus dobsoni tergolong udang kosmopolit dan euryhaline, sehingga menyebar secara luas di sepanjang perairan Aceh Timur.
Kepadatan stok udang Metapenaeus dobsoni pada fase juvenil dan udang muda banyak ditemukan di daerah sungai yang ditumbuhi mangrove dengan salinitas di dasar perairan yang relatif rendah dan substrat dominan berupa lumpur (fraksi debu dan liat).
Di daerah muara (kuala) dan pesisir dengan substrat dominan pasir dan salinitas cukup tinggi banyak ditemukan udang pada fase muda hingga dewasa.
Daerah asuhan utama udang Metapenaeus dobsoni terdapat di Kuala Arakundo.
Metapenaeus dobsoni (Miers 1878) shrimp, locally called “udang halus/kapur”, is a dominant penaeid shrimp caught in the coastal waters of East Aceh.
The research was conducted in April and September of 2014-2015 and April 2016 in East Aceh waters aims to assess some biological aspects, distribution, stock density, and nursery ground of the shrimp management.
Analysis on biological aspects include length-weight relationship, food habits, and carapace length at first maturity (Lm50).
Sampling to determine distribution of the species was based on swept area method using mini beam trawl.
Total 25 sampling sites selected representing estuary, river, and coastal area, respectively.
Metapenaeus dobsoni has negative allometric growth pattern with trophic level as detritivore.
Size at first maturity the carapace length of 1.
3 cm.
Stock density of Metapenaeus dobsoni in the juvenile and adolescent phase commonly found in mangroves-covered river area with relatively low salinity at the bottom waters and have mud as dominant substrate (fraction of silt and clay).
The adolescent to adult phase found in the estuary (river mouth) and coastal area with sand as dominant substrate and high salinity waters.
The main nursery grounds of Metapenaeus dobsoni found in Kuala Arakundo.
Related Results
KEBIASAAN MAKANAN DAN INTERAKSI TROFIK KOMUNITAS UDANG PENAEID DI PERAIRAN ACEH TIMUR
KEBIASAAN MAKANAN DAN INTERAKSI TROFIK KOMUNITAS UDANG PENAEID DI PERAIRAN ACEH TIMUR
Udang penaeid merupakan komoditas perikanan udang yang umum tertangkap di perairan Aceh Timur. Pengelolaan perikanan udang dengan pendekatan ekosistem membutuhkan informasi terkait...
SEBARAN DAN HABITAT JUVENIL UDANG PENAEID DI PERAIRAN KUBU RAYA,KALIMANTAN BARAT
SEBARAN DAN HABITAT JUVENIL UDANG PENAEID DI PERAIRAN KUBU RAYA,KALIMANTAN BARAT
Tingkat keterkaitan juvenil udang terhadap habitat dapat dijadikan salah satu dasar untuk penentuan kawasan daerah asuhan. Penelitian tentang sebaran dan keterkaitan antara juvenil...
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Salah satu tahapan pengolahan udang adalah pemotongan kepala (deheading) yang berfungsi menghilangkan bagian cephalothorax. Cara potong kepala akan mempengaruhi rendemen udang he...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo
Potensi sektor perikanan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menunjukkan angka yang sangat besar, dengan andalan utama adalah udang. Produksi budidaya udang sebagian besar diperole...
POTENSI DAN PROSPEK EKONOMIS UDANG MANTIS DI INDONESIA
POTENSI DAN PROSPEK EKONOMIS UDANG MANTIS DI INDONESIA
Udang mantis merupakan salah satu komoditas hewan laut yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Udang mantis termasuk salah satu jenis krustase laut yang bernilai gizi tinggi, dengan k...

