Javascript must be enabled to continue!
Keanekaragaman Hama dan Musuh Alami pada Ekosistem Sawah Tanpa Aplikasi Pestisida
View through CrossRef
Penggunaan pestisida pada produk pertanian semakin mengkhawatirkan, oleh karena itu dimasa yang akan datang diprioritaskan produk pertanian yang bebas pestisida. Salah satu produk pertanian yang banyak menggunakan aplikasi pestisida adalah tanaman padi. Tanpa aplikasi pestisida secara alami di alam, selalu ada faktor pembatas yang dapat menyeimbangkan ekosistem, salah satunya adalah musuh alami yang dapat menekan perkembangan populasi hama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami pada lahan sawah tanpa aplikasi pestisida selama 1 tahun. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Loka Penelitian Penyakit Tungro, Lanrang Sidrap, Sulawesi Selatan dalam waktu sepanjang tahun 2018. Metode pengamatan adalah monitoring secara berkala setiap minggu menggunakan jaring serangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata populasi hama tertinggi adalah Ulat Grayak (Lepidoptera : Noctuidae), rerata populasi musuh alami tertinggi adalah Kumbang Koksi (Coleoptera : Coccinellidae), rerata populasi parasitoid tertinggi adalah Lalat Tachnidae (Diptera : Tachnidae) dan indeks keanekaragaman (H’) tergolong sedang (2.463) yang menunjukkan bahwa kondisi ekosistem sawah tergolong stabil dan musuh alami masih bisa mengendalikan populasi hama.
Universitas Muhammadiyah Jember
Title: Keanekaragaman Hama dan Musuh Alami pada Ekosistem Sawah Tanpa Aplikasi Pestisida
Description:
Penggunaan pestisida pada produk pertanian semakin mengkhawatirkan, oleh karena itu dimasa yang akan datang diprioritaskan produk pertanian yang bebas pestisida.
Salah satu produk pertanian yang banyak menggunakan aplikasi pestisida adalah tanaman padi.
Tanpa aplikasi pestisida secara alami di alam, selalu ada faktor pembatas yang dapat menyeimbangkan ekosistem, salah satunya adalah musuh alami yang dapat menekan perkembangan populasi hama.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami pada lahan sawah tanpa aplikasi pestisida selama 1 tahun.
Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Loka Penelitian Penyakit Tungro, Lanrang Sidrap, Sulawesi Selatan dalam waktu sepanjang tahun 2018.
Metode pengamatan adalah monitoring secara berkala setiap minggu menggunakan jaring serangga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata populasi hama tertinggi adalah Ulat Grayak (Lepidoptera : Noctuidae), rerata populasi musuh alami tertinggi adalah Kumbang Koksi (Coleoptera : Coccinellidae), rerata populasi parasitoid tertinggi adalah Lalat Tachnidae (Diptera : Tachnidae) dan indeks keanekaragaman (H’) tergolong sedang (2.
463) yang menunjukkan bahwa kondisi ekosistem sawah tergolong stabil dan musuh alami masih bisa mengendalikan populasi hama.
Related Results
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
<p>Oil palm (Elaeis guineensis) is one of the major estate crops in West Papua in terms of total area and production. Thousand hectares of oil palm plantations in Manokwari, ...
Pengembangan teknologi pengendalian hama utama kacang hijau menggunakan biopestisida
Pengembangan teknologi pengendalian hama utama kacang hijau menggunakan biopestisida
Hama merupakan salah satu kendala utama dalam upaya peningkatan produksi kacang hijau di Indonesia. Saat ini, pengendalian konvensional menggunakan pestisida sintetik kurang berhas...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Serangga Hama Kedelai dan Musuh Alami di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan
Serangga Hama Kedelai dan Musuh Alami di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan
<p align="center"><strong> </strong></p><div class="page" title="Page 1"><div class="layoutArea"><div class="column"><p><span>...
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
Desa Palangka memiliki potensi dibidang pertanian terkhususnya usaha tani porang dan merica yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan terlihat dari sumber daya alam yang memadai da...
PERANAN KEAMANAN PESTISIDA DI BIDANG PERTANIAN BAGI PETANI DAN LINGKUNGAN
PERANAN KEAMANAN PESTISIDA DI BIDANG PERTANIAN BAGI PETANI DAN LINGKUNGAN
Pestisida adalah semua zat kimia dan bahan lain serta jasad renik (mikroba) dan virus yang digunakan untuk memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit yang merusak tanaman, ba...
POTENSI GULMA SEBAGAI PESTISIDA NABATI
POTENSI GULMA SEBAGAI PESTISIDA NABATI
Penggunaan pestisida kimia dapat membahayakan lingkungan, oleh karena itu adanya pestisida nabati diperlukan untuk dapat menjaga lingkungan tetap terjaga. Penggunaan pestisida naba...
CARA PEMBUATAN BIOPESTISIDA DAUN PEPAYA
CARA PEMBUATAN BIOPESTISIDA DAUN PEPAYA
Pada umumnya penduduk Desa Perbo Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong bermata pencaharian sebagai petani. Bercocok tanam merupakan andalan utama penopang kehidupan mereka,...

