Javascript must be enabled to continue!
Serangga Hama Kedelai dan Musuh Alami di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan
View through CrossRef
<p align="center"><strong> </strong></p><div class="page" title="Page 1"><div class="layoutArea"><div class="column"><p><span>Kerusakan tanaman akibat serangan hama merupakan salah satu kendala pengembangan kedelai di lahan pasang surut. Informasi tentang komposisi spesies hama kedelai dan musuh alaminya merupakan kebijakan dasar pengelolaan hama terpadu di suatu lokasi, sehingga survei perlu dilakukan, untuk mengetahui dominasi dan status hama kedelai serta musuh alaminya di lahan pasang surut. Survei dilakukan pada bulan Juni sampai dengan November 2016 di Kalimantan Selatan. Serangga hama yang ditemukan di lokasi survei sangat tergantung dari umur/fase pertumbuhan tanaman saat dilakukan pencatatan. Komposisi jenis hama kedelai yang ditemukan di Provinsi Kalimantan Selatan adalah kutu kebul (</span><span>Bemisia tabaci </span><span>Gennadius), wereng daun (</span><span>Empoasca kerri </span><span>Pruthi), lalat kacang (</span><span>Ophiomyia phaseoli </span><span>Tryon), ulat grayak (</span><span>Spodoptera litura </span><span>Fabricius), belalang (</span><span>Attractomorpha crenulata</span><span>), perusak polong </span><span>(Piezodorus hybneri </span><span>Gmelin</span><span>, Riptortus linearis </span><span>Fabricius</span><span>, Nezara viridula </span><span>Linnaeus dan </span><span>Etiella zinckenella </span><span>Treitsche)</span><span>, </span><span>dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H) 1,655 dan indeks dominansi Simpson (c) 0,214. Di antara hama-hama tersebut, </span><span>S. litura</span><span>, </span><span>P. hybneri, R. linearis, N. viridula </span><span>dan </span><span>E. zinckenella </span><span>merupakan hama penting di semua lokasi survei. Jenis musuh alami yang banyak ditemukan ada tiga jenis, yaitu </span><span>Oxyopes </span><span>sp., parasitoid dan </span><span>Coccinella </span><span>sp. dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H) 1,088 dan indeks dominansi Simpson (c) 0,415. Pengendalian hama pada tanaman kedelai di lahan pasang surut harus mempertimbangkan hama-hama utama dan musuh alaminya. </span></p></div></div></div><p> </p><p> </p>
Title: Serangga Hama Kedelai dan Musuh Alami di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan
Description:
<p align="center"><strong> </strong></p><div class="page" title="Page 1"><div class="layoutArea"><div class="column"><p><span>Kerusakan tanaman akibat serangan hama merupakan salah satu kendala pengembangan kedelai di lahan pasang surut.
Informasi tentang komposisi spesies hama kedelai dan musuh alaminya merupakan kebijakan dasar pengelolaan hama terpadu di suatu lokasi, sehingga survei perlu dilakukan, untuk mengetahui dominasi dan status hama kedelai serta musuh alaminya di lahan pasang surut.
Survei dilakukan pada bulan Juni sampai dengan November 2016 di Kalimantan Selatan.
Serangga hama yang ditemukan di lokasi survei sangat tergantung dari umur/fase pertumbuhan tanaman saat dilakukan pencatatan.
Komposisi jenis hama kedelai yang ditemukan di Provinsi Kalimantan Selatan adalah kutu kebul (</span><span>Bemisia tabaci </span><span>Gennadius), wereng daun (</span><span>Empoasca kerri </span><span>Pruthi), lalat kacang (</span><span>Ophiomyia phaseoli </span><span>Tryon), ulat grayak (</span><span>Spodoptera litura </span><span>Fabricius), belalang (</span><span>Attractomorpha crenulata</span><span>), perusak polong </span><span>(Piezodorus hybneri </span><span>Gmelin</span><span>, Riptortus linearis </span><span>Fabricius</span><span>, Nezara viridula </span><span>Linnaeus dan </span><span>Etiella zinckenella </span><span>Treitsche)</span><span>, </span><span>dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H) 1,655 dan indeks dominansi Simpson (c) 0,214.
Di antara hama-hama tersebut, </span><span>S.
litura</span><span>, </span><span>P.
hybneri, R.
linearis, N.
viridula </span><span>dan </span><span>E.
zinckenella </span><span>merupakan hama penting di semua lokasi survei.
Jenis musuh alami yang banyak ditemukan ada tiga jenis, yaitu </span><span>Oxyopes </span><span>sp.
, parasitoid dan </span><span>Coccinella </span><span>sp.
dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H) 1,088 dan indeks dominansi Simpson (c) 0,415.
Pengendalian hama pada tanaman kedelai di lahan pasang surut harus mempertimbangkan hama-hama utama dan musuh alaminya.
</span></p></div></div></div><p> </p><p> </p>.
Related Results
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
<p>Oil palm (Elaeis guineensis) is one of the major estate crops in West Papua in terms of total area and production. Thousand hectares of oil palm plantations in Manokwari, ...
APLIKASI METODE LEAST SQUARE PADA PEMODELAN PASANG SURUT DI PERAIRAN PEMANGKAT
APLIKASI METODE LEAST SQUARE PADA PEMODELAN PASANG SURUT DI PERAIRAN PEMANGKAT
Perairan Pemangkat yang terletak di Kalimantan Barat merupakan kawasan pesisir dengan berbagai aktivitas seperti perikanan, pelayaran, dan pembangunan infrastruktur. Aktivitas-akti...
Keanekaragaman Serangga dan Fungsinya pada Tiga Tipe Perkebunan Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung
Keanekaragaman Serangga dan Fungsinya pada Tiga Tipe Perkebunan Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung
Keberadaan serangga dalam suatu ekosistem seringkali dianggap sebagai hama, meskipun demikian serangga memiliki fungsi ekologis yang bermanfaat sebagai penyerbuk, pengurai, musuh a...
Keanekaragaman serangga pengunjung bunga pada tanaman tumpang sari kedelai dengan tanaman orok-orok (Crotalaria juncea)
Keanekaragaman serangga pengunjung bunga pada tanaman tumpang sari kedelai dengan tanaman orok-orok (Crotalaria juncea)
Tumbuhan berbunga dapat meningkatkan populasi serangga polinator, yang sekaligus berperan penting dalam meningkatkan hasil tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ...
KAJIAN SEDIMENTASI PADA SUMBER AIR BAKU PDAM KOTA PONTIANAK
KAJIAN SEDIMENTASI PADA SUMBER AIR BAKU PDAM KOTA PONTIANAK
Abstrak Peristiwa sedimentasi atau pengendapan partikel-partikel tanah yang terbawa aliran sungai seringkali terjadi di sungai-sungai, tidak terkecuali Sungai Kapuas di Pontianak K...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
ABSTRACT
Tides and currents are essential factors that affect activities in estuary waters. The observation of tides and currents at the estuary of the Porong River is very import...
GAMBARAN PERBANDINGAN KADAR PROTEIN SUSU KEDELAI HOMEMADE DAN KEMASAN PABRIKAN
GAMBARAN PERBANDINGAN KADAR PROTEIN SUSU KEDELAI HOMEMADE DAN KEMASAN PABRIKAN
Protein adalah senyawa organik yang mengandung unsur penting bagi fungsi tubuh sebagai sumber energi. Sumber protein dapat diperoleh dari ikan, daging, dan biji-bijian. Salah satu ...

