Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANAN KEAMANAN PESTISIDA DI BIDANG PERTANIAN BAGI PETANI DAN LINGKUNGAN

View through CrossRef
Pestisida adalah semua zat kimia dan bahan lain serta jasad renik (mikroba) dan virus yang digunakan untuk memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit yang merusak tanaman, bagian-bagian tanaman atau hasil pertanian. Pestisida bersifat racun dan kurang persisten di alam, oleh karenanya penggunaan yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan petani dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai literatur yang membahas mengenai peran keamanan pestisida di bidang pertanian bagi petani dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan sumber data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari database google scholar, researchgate dan sciencedirect dengan rentang waktu 10 tahun. Dari data base tersebut ditemukan 20 artikel ilmiah yang dapat dianalisis. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar petani melakukan pengendalian hama pada tanaman dengan menggunakan pestisida. Penggunaan berlebihan dan tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) dapat memicu terjadinya paparan pestisida pada petani dan lingkungan. Paparan pestisida menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada petani seperti anemia, hipertensi, gangguan pada sistem saraf, gangguan kesehatan pada wanita seperti hipotiroid dan gangguan reproduksi, gangguan kesehatan pada pria seperti gangguan kesuburan, iritasi kulit, pusing mual, batuk, sakit kepala, serta sesak napas. Selain itu, pestisida juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan seperti menurunnya kualitas udara, berkontribusi terhadap perubahan iklim, residu dari pestisida di air, akumulasi residu beracun ini dengan pH alkali dan logam berat, mengurangi kandungan oksigen bagi kehidupan perairan, terjadinya pencucian air tanah, mengganggu tumbuhan alami tanah serta mengurangi kesuburan tanah. Dampak negatif penggunaan pestisida dapat diminimalisir dan dikurangi dengan peranan keamanan pestisida baik bagi petani maupun lingkungan.Kata kunci:  Pesticides are all chemicals and other materials as well as trace bodies and viruses used to eradicate or prevent pests and diseases that damage crops, plant parts or agricultural products. Pesticides are toxic and less persistent in nature, so overuse can harm farmers' health and the environment. This research aims to review and analyze various literature that discusses the role of pesticide safety in agriculture for farmers and the environment. Method of this study is desk study with data sources form of secondary data obtained from google scholar database, researchgate, and sciencedirect with a span of 10 years. From the data base found 20 scientific articles that can be analyzed. The result indicated that most farmers perform pest control on crops used pesticides. Overuse and without of personal protective equipment can trigger exposure to pesticides for farmers and the environment. Exposure to pesticides cause various health problems in farmers such as anemia, hypertension, nervous system disorders, health problems in women such as hypothyroidism and reproductive disorders, health problems in men such as fertility disorders, skin irritation, dizziness, cough, headache, and shortness of breath. In addition, pesticides can also cause environmental pollution such as lowering air quality, contributing to climate change, residues from pesticides in water, accumulation of these toxic residues with alkaline pH and heavy metals, reducing oxygen content for aquatic life, the occurrence of groundwater washing, disrupting natural soil plants and reducing soil fertility. The negative impact of pesticide use can be minimized and reduced by the role of pesticide safety both for farmers and for the environment.
Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat, Universitas Palangka Raya
Title: PERANAN KEAMANAN PESTISIDA DI BIDANG PERTANIAN BAGI PETANI DAN LINGKUNGAN
Description:
Pestisida adalah semua zat kimia dan bahan lain serta jasad renik (mikroba) dan virus yang digunakan untuk memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit yang merusak tanaman, bagian-bagian tanaman atau hasil pertanian.
Pestisida bersifat racun dan kurang persisten di alam, oleh karenanya penggunaan yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan petani dan lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai literatur yang membahas mengenai peran keamanan pestisida di bidang pertanian bagi petani dan lingkungan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan sumber data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari database google scholar, researchgate dan sciencedirect dengan rentang waktu 10 tahun.
Dari data base tersebut ditemukan 20 artikel ilmiah yang dapat dianalisis.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar petani melakukan pengendalian hama pada tanaman dengan menggunakan pestisida.
Penggunaan berlebihan dan tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) dapat memicu terjadinya paparan pestisida pada petani dan lingkungan.
Paparan pestisida menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada petani seperti anemia, hipertensi, gangguan pada sistem saraf, gangguan kesehatan pada wanita seperti hipotiroid dan gangguan reproduksi, gangguan kesehatan pada pria seperti gangguan kesuburan, iritasi kulit, pusing mual, batuk, sakit kepala, serta sesak napas.
Selain itu, pestisida juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan seperti menurunnya kualitas udara, berkontribusi terhadap perubahan iklim, residu dari pestisida di air, akumulasi residu beracun ini dengan pH alkali dan logam berat, mengurangi kandungan oksigen bagi kehidupan perairan, terjadinya pencucian air tanah, mengganggu tumbuhan alami tanah serta mengurangi kesuburan tanah.
Dampak negatif penggunaan pestisida dapat diminimalisir dan dikurangi dengan peranan keamanan pestisida baik bagi petani maupun lingkungan.
Kata kunci:  Pesticides are all chemicals and other materials as well as trace bodies and viruses used to eradicate or prevent pests and diseases that damage crops, plant parts or agricultural products.
Pesticides are toxic and less persistent in nature, so overuse can harm farmers' health and the environment.
This research aims to review and analyze various literature that discusses the role of pesticide safety in agriculture for farmers and the environment.
Method of this study is desk study with data sources form of secondary data obtained from google scholar database, researchgate, and sciencedirect with a span of 10 years.
From the data base found 20 scientific articles that can be analyzed.
The result indicated that most farmers perform pest control on crops used pesticides.
Overuse and without of personal protective equipment can trigger exposure to pesticides for farmers and the environment.
Exposure to pesticides cause various health problems in farmers such as anemia, hypertension, nervous system disorders, health problems in women such as hypothyroidism and reproductive disorders, health problems in men such as fertility disorders, skin irritation, dizziness, cough, headache, and shortness of breath.
In addition, pesticides can also cause environmental pollution such as lowering air quality, contributing to climate change, residues from pesticides in water, accumulation of these toxic residues with alkaline pH and heavy metals, reducing oxygen content for aquatic life, the occurrence of groundwater washing, disrupting natural soil plants and reducing soil fertility.
The negative impact of pesticide use can be minimized and reduced by the role of pesticide safety both for farmers and for the environment.

Related Results

KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Kajian ekonomi rumahtangga petani meliputi pembahasan tentang rumahtangga petani dari aspek produksi dan konsumsi yang dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk men...
Sosialisasi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Di Desa Joho, Kabupaten Kediri
Sosialisasi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Di Desa Joho, Kabupaten Kediri
One of the problems the agricultural sector faces is the control of plant pest organisms (OPT). OPT control usually carried out by farmers is the use of chemical pesticides. Excess...
IbM Gerakan Masyarakat Petani Atasi Racun (GEMPAR) di Kabanjahe Kabupaten Karo
IbM Gerakan Masyarakat Petani Atasi Racun (GEMPAR) di Kabanjahe Kabupaten Karo
Keracunan pestisida merupakan suatu kejadian yang perlu diperhatikan khususnya bagi petani yang menggunakan pestisida. Fenomena keracunan umumnya disebabkan karena perilaku penggun...
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
Desa Palangka memiliki potensi dibidang pertanian terkhususnya usaha tani porang dan merica yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan terlihat dari sumber daya alam yang memadai da...
PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDAN NABATI
PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDAN NABATI
Desa Tambale merupakan salah satu desa di Kecamatan Mamosalato yang mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Selama ini dalam melakukan budidaya tanaman perkebun...
CARA PEMBUATAN BIOPESTISIDA DAUN PEPAYA
CARA PEMBUATAN BIOPESTISIDA DAUN PEPAYA
Pada umumnya penduduk Desa Perbo Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong bermata pencaharian sebagai petani. Bercocok tanam merupakan andalan utama penopang kehidupan mereka,...
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...

Back to Top