Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KARATE KIDS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan karate kids pada anak usia sekolah dasar (SD) kelas atas (10-12 tahun). Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan di klub Forki Kota Yogyakarta berjumlah 7 anak. Uji coba skala besar di klub Inkanas DIY berjumlah 16 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) pedoman wawancara, (2) skala nilai, (3) pedoman observasi model, (4) pedoman observasi keefektifan model, dan (5) kuesioner untuk siswa. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun) yaitu: (1) model latihan maegeri, (2) model latihan gyaku tsuki, (3) model latihan mawashigeri, dan (4) model latihan oi tsuki. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan kuesioner anak, dapat ditarik kesimpulan bahwa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun) ini dinilai baik dan efektif. Kata kunci: model latihan, karate kids
Title: PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KARATE KIDS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan karate kids pada anak usia sekolah dasar (SD) kelas atas (10-12 tahun).
Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final.
Uji coba skala kecil dilakukan di klub Forki Kota Yogyakarta berjumlah 7 anak.
Uji coba skala besar di klub Inkanas DIY berjumlah 16 anak.
Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) pedoman wawancara, (2) skala nilai, (3) pedoman observasi model, (4) pedoman observasi keefektifan model, dan (5) kuesioner untuk siswa.
Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini berupa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun) yaitu: (1) model latihan maegeri, (2) model latihan gyaku tsuki, (3) model latihan mawashigeri, dan (4) model latihan oi tsuki.
Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan kuesioner anak, dapat ditarik kesimpulan bahwa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun) ini dinilai baik dan efektif.
Kata kunci: model latihan, karate kids.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Pelatihan Karate Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia Sekolah Dasar
Pelatihan Karate Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia Sekolah Dasar
Kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dasar merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan pencegahan secara efektif. Salah satu pendekatan yang dapat diamb...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
Pembelajaran tematik dengan model inkuiri terbimbing bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, psikomotorik. Penelitian ini dilatarbelakangi ol...
Pengaruh Latihan Pushup dan Latihan Dumbbell Terhadap Pukulan Gyaku Tsuki Atlet Karate Shindoka Kota Pasuruan
Pengaruh Latihan Pushup dan Latihan Dumbbell Terhadap Pukulan Gyaku Tsuki Atlet Karate Shindoka Kota Pasuruan
Abstract: Based on the initial findings, the researcher made observations at Honbu Dojo Shindoka, Pasuruan City, that the gyaku tsuki punch is a punch that is often used by karate ...
KARATE SCORING SYSTEM: Aplikasi Skoring Berbasis Android
KARATE SCORING SYSTEM: Aplikasi Skoring Berbasis Android
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut para penyelenggara kegiatan olahraga untuk melakukan inovasi dalam menghadirkan suatu pertandingan yang efektif dan efisien. WK...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...

