Javascript must be enabled to continue!
Kajian Evakuasi dan Sarana Kebakaran Gedung Istora Senayan Berbasis Standar Nasional dan Simulasi Pathfinder
View through CrossRef
Istora Gelora Bung Karno (sebelumnya dikenal sebagai Istora Senayan) merupakan sebuah stadion indoor dengan kapasitas 7.180 kursi yang digunakan untuk berbagai acara olahraga dan kegiatan publik lainnya. Sebagai fasilitas dengan kapasitas besar, sistem evakuasi yang efektif sangat penting untuk memastikan keselamatan pengunjung, terutama dalam kondisi darurat. Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menyebabkan banyaknya korban jiwa akibat kekacauan dalam proses evakuasi, menyoroti pentingnya perencanaan evakuasi yang tepat di fasilitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jalur dan waktu evakuasi penonton di Gedung Istora Senayan, Jakarta, dengan menggunakan metode observasi lapangan dan simulasi aplikasi Pathfinder. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar sarana evakuasi telah memenuhi standar yang berlaku, meskipun masih ada beberapa isu terkait perawatan material. Sementara itu, hasil simulasi menunjukkan bahwa waktu evakuasi di Gedung Istora belum memenuhi standar waktu evakuasi yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif naratif untuk menggambarkan hasil simulasi dan observasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem evakuasi yang lebih efektif, guna mengurangi risiko korban jiwa dalam kondisi darurat pada fasilitas olahraga dan gedung publik lainnya.
Universitas Pradita
Title: Kajian Evakuasi dan Sarana Kebakaran Gedung Istora Senayan Berbasis Standar Nasional dan Simulasi Pathfinder
Description:
Istora Gelora Bung Karno (sebelumnya dikenal sebagai Istora Senayan) merupakan sebuah stadion indoor dengan kapasitas 7.
180 kursi yang digunakan untuk berbagai acara olahraga dan kegiatan publik lainnya.
Sebagai fasilitas dengan kapasitas besar, sistem evakuasi yang efektif sangat penting untuk memastikan keselamatan pengunjung, terutama dalam kondisi darurat.
Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menyebabkan banyaknya korban jiwa akibat kekacauan dalam proses evakuasi, menyoroti pentingnya perencanaan evakuasi yang tepat di fasilitas olahraga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jalur dan waktu evakuasi penonton di Gedung Istora Senayan, Jakarta, dengan menggunakan metode observasi lapangan dan simulasi aplikasi Pathfinder.
Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar sarana evakuasi telah memenuhi standar yang berlaku, meskipun masih ada beberapa isu terkait perawatan material.
Sementara itu, hasil simulasi menunjukkan bahwa waktu evakuasi di Gedung Istora belum memenuhi standar waktu evakuasi yang ditetapkan.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif naratif untuk menggambarkan hasil simulasi dan observasi.
Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem evakuasi yang lebih efektif, guna mengurangi risiko korban jiwa dalam kondisi darurat pada fasilitas olahraga dan gedung publik lainnya.
Related Results
Kesesuaian Penerapan Prinsip Berjalan Kaki dan Bersepeda pada Kawasan TOD Istora Senayan Jakarta
Kesesuaian Penerapan Prinsip Berjalan Kaki dan Bersepeda pada Kawasan TOD Istora Senayan Jakarta
<p><span lang="IN">Jakarta memiliki kegiatan mobilitas yang tinggi dan sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, pemerintah mulai menerapkan konsep T...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Penerapan Standar Keselamatan Evakuasi Kebakaran Pada Bangunan Gedung Di Indonesia
Penerapan Standar Keselamatan Evakuasi Kebakaran Pada Bangunan Gedung Di Indonesia
Saat ini di Indonesia ketentuan laik fungsi harus dipenuhi bangunan hunian. Perlu dilakukan kajian standar dan peraturan keselamatan kebakaran pada bangunan tinggi dan kemungkinan ...
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
PELATIHAN KEWASPADAAN DAN KESELAMATAN TERHADAP BENCANA KEBAKARAN DI GEDUNG BERTINGKAT
PELATIHAN KEWASPADAAN DAN KESELAMATAN TERHADAP BENCANA KEBAKARAN DI GEDUNG BERTINGKAT
Data Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta tahun 2012 mencatat telah terjadi 1.008 kebakaran di seluruh Jakarta. Tercatat pula tahun 2016 jumlah peristiwa...
PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG RAMAYANA MALL SORONG
PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG RAMAYANA MALL SORONG
Kebakaran adalah peristiwa yang menyebabkan banyak kerugian. Kebakaran di gedung bertingkat akan menimbulkan banyak kerugian. Beberapa peristiwa kebakaran di gedung komersial berla...
PERANCANGAN JALUR EVAKUASI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA SINGARAJA, BALI
PERANCANGAN JALUR EVAKUASI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA SINGARAJA, BALI
Jalur evakuasi berperan penting pada bangunan rumah sakit. Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda
Singaraja belum memiliki jalur evakuasi. Hal tersebut mendorong pihak rumah sak...
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...

