Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendidikan Lintas Budaya sebagai Upaya Membangun Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

View through CrossRef
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya, suku, dan agama yang tinggi, yang menimbulkan tantangan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Permasalahan seperti konflik antaragama, stereotip, dan minimnya pemahaman lintas budaya menjadi hambatan bagi terciptanya harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan lintas budaya sebagai upaya membangun sikap toleransi, moderasi, dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), melalui pengumpulan dan analisis literatur berupa jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, serta dokumen relevan. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan lintas budaya memiliki dasar konseptual yang berbeda dari pendidikan multikultural, dengan fokus pada pembentukan sikap toleran melalui interaksi antarindividu dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Selain itu, dinamika kerukunan umat beragama di Indonesia dipengaruhi oleh faktor sejarah, politik, nilai budaya lokal, serta kondisi sosial masyarakat, yang dapat menjadi pendukung maupun penghambat terciptanya harmoni. Pendidikan lintas budaya diterapkan di lembaga formal dan nonformal untuk menumbuhkan sikap saling menghormati dan kerja sama antaragama, termasuk melalui program moderasi beragama serta pembelajaran berbasis dialog dan empati. Implementasinya di sekolah dan perguruan tinggi melibatkan strategi pembelajaran, peran aktif pendidik, dukungan kebijakan, serta menghadapi berbagai tantangan, namun tetap membuka peluang pengembangan model pendidikan lintas budaya yang berkelanjutan. Sehinga dapat disimpulkan bahwa, pendidikan lintas budaya berperan penting dalam membentuk sikap toleran, moderat, dan menghargai keberagaman, baik di ranah teoritis maupun praktik sosial. Dengan dukungan kebijakan, tenaga pendidik yang kompeten, dan pemanfaatan teknologi, pendidikan lintas budaya dapat menjadi instrumen strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia serta memperkuat persatuan bangsa.
Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia
Title: Pendidikan Lintas Budaya sebagai Upaya Membangun Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Description:
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya, suku, dan agama yang tinggi, yang menimbulkan tantangan dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Permasalahan seperti konflik antaragama, stereotip, dan minimnya pemahaman lintas budaya menjadi hambatan bagi terciptanya harmoni sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan lintas budaya sebagai upaya membangun sikap toleransi, moderasi, dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), melalui pengumpulan dan analisis literatur berupa jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, serta dokumen relevan.
Hasil menunjukkan bahwa pendidikan lintas budaya memiliki dasar konseptual yang berbeda dari pendidikan multikultural, dengan fokus pada pembentukan sikap toleran melalui interaksi antarindividu dari berbagai latar belakang budaya dan agama.
Selain itu, dinamika kerukunan umat beragama di Indonesia dipengaruhi oleh faktor sejarah, politik, nilai budaya lokal, serta kondisi sosial masyarakat, yang dapat menjadi pendukung maupun penghambat terciptanya harmoni.
Pendidikan lintas budaya diterapkan di lembaga formal dan nonformal untuk menumbuhkan sikap saling menghormati dan kerja sama antaragama, termasuk melalui program moderasi beragama serta pembelajaran berbasis dialog dan empati.
Implementasinya di sekolah dan perguruan tinggi melibatkan strategi pembelajaran, peran aktif pendidik, dukungan kebijakan, serta menghadapi berbagai tantangan, namun tetap membuka peluang pengembangan model pendidikan lintas budaya yang berkelanjutan.
Sehinga dapat disimpulkan bahwa, pendidikan lintas budaya berperan penting dalam membentuk sikap toleran, moderat, dan menghargai keberagaman, baik di ranah teoritis maupun praktik sosial.
Dengan dukungan kebijakan, tenaga pendidik yang kompeten, dan pemanfaatan teknologi, pendidikan lintas budaya dapat menjadi instrumen strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia serta memperkuat persatuan bangsa.

Related Results

POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
AbstrackKehidupan beragama di Indonesia saat ini mengalami banyak pertikaian dan serselisihan sehingga tidak adanya ketenangan, kedamaian, dan keruknan antar umat beragama. Untuk i...
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
Pada hakekatnya setiap manusia mempunyai sifat fanatik namun pada setiap individu satu dengan yang lain tidak sama dalam tingkat fanatiknya. Begitu juga sebagai umat Buddha yang me...
Kerukunan Beragama : Memperkuat Kekeluargaan Melalui Keseimbangan Spiritual Dalam Masyarakat Majemuk
Kerukunan Beragama : Memperkuat Kekeluargaan Melalui Keseimbangan Spiritual Dalam Masyarakat Majemuk
Judul ini membahas pentingnya kerukunan beragama dalam masyarakat majemuk, salah satu contoh Desa Balun di Indonesia. Penelitian ini memperlihatkan bagaimana kerukunan antaragama m...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TOLERANSI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM KEMAJEMUKAN DAN PLURALITAS
TOLERANSI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM KEMAJEMUKAN DAN PLURALITAS
Penelitian ini dilakukan berdasarkan kenyataan bahwa kerukunan umat beragama saat ini perlu dipertahankan dengan baik oleh semua pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganali...
MERAWAT KERUKUNAN DENGAN KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA
MERAWAT KERUKUNAN DENGAN KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA
<p>Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan kearifan lokal Muna yang telah diimplementasikan<br />dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama di Kabupat...
Toleransi Sebagai Dasar Ta’dib Dalam Upaya Menumbuhkan Kerukunan Umat Manusia
Toleransi Sebagai Dasar Ta’dib Dalam Upaya Menumbuhkan Kerukunan Umat Manusia
Abstrak Adab adalah sebuah metode atau cara yang mana didalam konsepnya membimbing beberapa unsur-unsur dalam diri manusia, seperti pengetahuan, amal, pengajaran dan pengasuh...
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Banyak isu dan aksi yang mencerminkan perilaku terorisme, ekstremisme, radikalisme, intoleransi, paham takfiri (senang khawatir), dan klaim kebenaran sepihak, dan sebagainya. Hal i...

Back to Top