Javascript must be enabled to continue!
Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
View through CrossRef
AbstractDiabetes mellitus is one of the comorbidities of Covid-19 patients. This condition causes anxiety among people with Diabetes Mellitus patients. Covid-19 patients with diabetes mellitus are at high risk for experiencing more severe signs and symptom. As a result, the patient may need intensive care. To picture anxiety among people with diabetes mellitus during the COVID-19 pandemic. This literature review uses a Pubmed and Science direct database. The result of this study reveal that during COVID-19 pandemic, among diabetes patient were normal 1,167 respondents (74.3%) and based on the description of anxiety, the number of respondents who got the highest percentage, namely respondents who were not anxious, about 552 respondents (68.2%). The presence of telemedicine caused the decrease in anxiety in Diabetes mellitus patients during the pandemic. Telemedicine facilitates medical care provided remotely through audiovisual technology that provides diabetes mellitus patients during a pandemic. Telemedicine is one way to reduce anxiety in Diabetes Mellitus patients during the pandemic. So it is expected that health facilities in Indonesia can carry out telemedicine users.Keywords: Covid-19, Diabetes, Anxiety.
AbstrakDiabetes Militus merupakan salah satu komorbid pasien Covid-19. Hal tersebut menyebabkan kecemasan pada pasien Diabetes Militus. Pasien Covid-19 yang memiliki Diabetes Militus beresiko mengalami tanda gejala yang lebih parah, sehingga memerlukan perawatan yang lebih intensif. Mengidentifikasi gambaran kecemasan pada penderita Diabetes Militus di masa pandemi covid-19. Desain penelitian mengunakan literature review dengan mengunakan database dengan penelusuran artikel penelitian yang publikasi di internet mengunkan PubMed dan Science direct. Gambaran tingkat kecemasan pada pasien Diabetes Militus selama Covid-19 paling banyak yaitu tidak cemas/normal 1.167 responden (74,3%) dan berdasarkan gambaran kecemasan, jumlah responden yang mendapatkan presentase paling banyak yaitu responden tidak cemas mendapatkan presentase 552 responden (86,2%). Penurunan kecemasan pada pasien Diabetes Militus pada pandemi disebabkan oleh adanya telemedicine. Telemedicine memfasilitasi perawatan medis yang diberikan dari jarak jauh melalui teknologi audiovisual yang dapat memberikan layanan bagi pasien diabetes militus selama pandemi. Telemedicine adalah salah satu cara untuk menurunkan kecemasan pada pasien Diabetes Militus pada masa pandemi. Sehingga diharapkan pengguna telemedicine dapat di lakukan oleh fasilitas kesehatan di Indonesia.Kata kunci : Covid-19, Diabetes, Kecemasan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Title: Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
Description:
AbstractDiabetes mellitus is one of the comorbidities of Covid-19 patients.
This condition causes anxiety among people with Diabetes Mellitus patients.
Covid-19 patients with diabetes mellitus are at high risk for experiencing more severe signs and symptom.
As a result, the patient may need intensive care.
To picture anxiety among people with diabetes mellitus during the COVID-19 pandemic.
This literature review uses a Pubmed and Science direct database.
The result of this study reveal that during COVID-19 pandemic, among diabetes patient were normal 1,167 respondents (74.
3%) and based on the description of anxiety, the number of respondents who got the highest percentage, namely respondents who were not anxious, about 552 respondents (68.
2%).
The presence of telemedicine caused the decrease in anxiety in Diabetes mellitus patients during the pandemic.
Telemedicine facilitates medical care provided remotely through audiovisual technology that provides diabetes mellitus patients during a pandemic.
Telemedicine is one way to reduce anxiety in Diabetes Mellitus patients during the pandemic.
So it is expected that health facilities in Indonesia can carry out telemedicine users.
Keywords: Covid-19, Diabetes, Anxiety.
AbstrakDiabetes Militus merupakan salah satu komorbid pasien Covid-19.
Hal tersebut menyebabkan kecemasan pada pasien Diabetes Militus.
Pasien Covid-19 yang memiliki Diabetes Militus beresiko mengalami tanda gejala yang lebih parah, sehingga memerlukan perawatan yang lebih intensif.
Mengidentifikasi gambaran kecemasan pada penderita Diabetes Militus di masa pandemi covid-19.
Desain penelitian mengunakan literature review dengan mengunakan database dengan penelusuran artikel penelitian yang publikasi di internet mengunkan PubMed dan Science direct.
Gambaran tingkat kecemasan pada pasien Diabetes Militus selama Covid-19 paling banyak yaitu tidak cemas/normal 1.
167 responden (74,3%) dan berdasarkan gambaran kecemasan, jumlah responden yang mendapatkan presentase paling banyak yaitu responden tidak cemas mendapatkan presentase 552 responden (86,2%).
Penurunan kecemasan pada pasien Diabetes Militus pada pandemi disebabkan oleh adanya telemedicine.
Telemedicine memfasilitasi perawatan medis yang diberikan dari jarak jauh melalui teknologi audiovisual yang dapat memberikan layanan bagi pasien diabetes militus selama pandemi.
Telemedicine adalah salah satu cara untuk menurunkan kecemasan pada pasien Diabetes Militus pada masa pandemi.
Sehingga diharapkan pengguna telemedicine dapat di lakukan oleh fasilitas kesehatan di Indonesia.
Kata kunci : Covid-19, Diabetes, Kecemasan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA PADA PERSONAL PENDIDIKAN JASMANI DI INDONESIA
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA PADA PERSONAL PENDIDIKAN JASMANI DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan peranan Pendidikan jasmani dan olahraga pada personal Pendidikan jasmani di indonesia Salah satu peran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kes...
Conference Committee
Conference Committee
Abstract
Advisory Committee
Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu, MA. (Hasanuddin University, Indonesia) Prof. Dr. Ir....
HARIJADI KABUPATEN PEKALONGAN
HARIJADI KABUPATEN PEKALONGAN
Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu dari Daerah Tingkat II diantara 29 kabupaten dan 6 kota yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Pekalongan memiliki predika...
Pengaruh Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dengan Pendekatan Bermain Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Siswi
Pengaruh Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dengan Pendekatan Bermain Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Siswi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; gambaran tingkat kesegaran jasmani siswi sebelum dan sesudah pelaksanaan model pembelajaran pendidikan jasmani dengan pendekatan bermain,...
PEDAGOGI PENDIDIKAN JASMANI
PEDAGOGI PENDIDIKAN JASMANI
Pendidikan jasmani sebagai perwujudan konsep yang memperluas gerakan tubuh. Penelitian tentang pembelajaran dan perwujudan yang memiliki berbagai fokus, termasuk aspek sosiologis s...
makalah Andriany Putri X MIA 3
makalah Andriany Putri X MIA 3
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangSeseorang yang sehat dinamis tentu sehat statis, namun tidak demikian dengan sebaliknya sehat statis belum tentu sehat dinamis. Jadi kian berat ke...
FILSAFAT MANUSIA MENURUT MUHAMMADIYAH
FILSAFAT MANUSIA MENURUT MUHAMMADIYAH
This thesis is aim to observe human philosophical system in Muhammadiyah thought. The object being discussed in this research are the teories which discussed the essense of human b...

