Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HARIJADI KABUPATEN PEKALONGAN

View through CrossRef
Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu dari Daerah Tingkat II diantara 29 kabupaten dan 6 kota yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Pekalongan memiliki predikat sebagai kota SANTRI. Kata Santri selain mencerminkan bahwa kabupaten Pekalongan merupakan daerah dengan penduduk yang berbasis agama Islam. Kata Santri juga berasal dari kepanjangan Sehat, Aman, Nyaman, Tertib, Rapi dan Indah. Motto tersebut diharapkan dapat memotivasi warga kabupaten Pekalongan untuk merealisasikan dalam kehidupan nyata sehari-harinya. Sarana lain yang diharapkan dapat memotivasi warga kabupaten Pekalongan untuk dapat mencapai cita – citanya yang diidam-idamkan bersama sesuai dengan motto tersebut adalah perlu ditetapkannya harijadi Kabupaten Pekalongan, karena dengan memiliki "harijadi" warga dan pemerintah kabupaten Pekalongan dapat termotivasi untuk merasa senasib sepenanggungan, merapatkan barisan guna bersama-sama membangun wilayahnya demi masa depan yang lebih baik. Harijadi Kabupaten Pekalongan telah ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Agustus 1622 Masehi. Masyarkat perlu mengetahui proses penetapan harijadi kabupaten Pekalongan tersebut. Permasalahan yang akan dibahas dalam tulisan ini meliputi : latar belakang penentuan harijadi kabupaten Pekalongan, dasar – dasar penentuan harijadi Kabupaten Pekalongan, dan proses penetapan harijadi kabupaten Pekalongan.
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Title: HARIJADI KABUPATEN PEKALONGAN
Description:
Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu dari Daerah Tingkat II diantara 29 kabupaten dan 6 kota yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Kabupaten Pekalongan memiliki predikat sebagai kota SANTRI.
Kata Santri selain mencerminkan bahwa kabupaten Pekalongan merupakan daerah dengan penduduk yang berbasis agama Islam.
Kata Santri juga berasal dari kepanjangan Sehat, Aman, Nyaman, Tertib, Rapi dan Indah.
Motto tersebut diharapkan dapat memotivasi warga kabupaten Pekalongan untuk merealisasikan dalam kehidupan nyata sehari-harinya.
Sarana lain yang diharapkan dapat memotivasi warga kabupaten Pekalongan untuk dapat mencapai cita – citanya yang diidam-idamkan bersama sesuai dengan motto tersebut adalah perlu ditetapkannya harijadi Kabupaten Pekalongan, karena dengan memiliki "harijadi" warga dan pemerintah kabupaten Pekalongan dapat termotivasi untuk merasa senasib sepenanggungan, merapatkan barisan guna bersama-sama membangun wilayahnya demi masa depan yang lebih baik.
Harijadi Kabupaten Pekalongan telah ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Agustus 1622 Masehi.
Masyarkat perlu mengetahui proses penetapan harijadi kabupaten Pekalongan tersebut.
Permasalahan yang akan dibahas dalam tulisan ini meliputi : latar belakang penentuan harijadi kabupaten Pekalongan, dasar – dasar penentuan harijadi Kabupaten Pekalongan, dan proses penetapan harijadi kabupaten Pekalongan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
Abstract Prevalensi klien hipertensi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017 sebanyak 18.966 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 23.649 kasus. Jumlah kasus baru hipertensi pad...
MEMBANGUN KAMPUS ( STAIN PEKALONGAN) YANG SENSITIF GENDER
MEMBANGUN KAMPUS ( STAIN PEKALONGAN) YANG SENSITIF GENDER
Abstract : This study moved from the reality of the problems that have been the subject of conversation in forums network PSG / PSW throughout Indonesia, both PTAIN/S and Public Hi...
Analisis Organisasi & Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Pada Sektor Wisata
Analisis Organisasi & Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Pada Sektor Wisata
The problems that exist in the Pekalongan Regency Tourism, Culture, Youth and Sports Office (Disporapar) on the one hand are problems in the organisational structure, especially in...
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Hotel Santika Kota Pekalongan
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Hotel Santika Kota Pekalongan
ABSTRAKKebakaran menggambarkan masalah yang kerap kali dialami oleh Indonesia dan di kota lainya. Seiring dengan modernisasi kehidupan perkotaan di Kota Pekalongan, peluang terjadi...
Identifikasi Peran Kewilayahan Dalam Pengembangan Produk Unggulan Batik di Kawasan Pekalongan
Identifikasi Peran Kewilayahan Dalam Pengembangan Produk Unggulan Batik di Kawasan Pekalongan
Isu pembangunan ekonomi lokal merupakan isu penting dalam era persaingan. Daerah didorong untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan ekonomi. Melalui hal ini diharapkan...
PRODUK LOKAL SEBAGAI KEKAYAAN NUSANTARA : PENGUATAN DESAKOTA MELALUI POLA ALIRAN SUMBERDAYA WILAYAH
PRODUK LOKAL SEBAGAI KEKAYAAN NUSANTARA : PENGUATAN DESAKOTA MELALUI POLA ALIRAN SUMBERDAYA WILAYAH
Kesenjangan antara desa dan kota merupakan salah satu pemicu terjadinya urbanisasi. Fenomena ini dapat diminimalkan dengan penguatan hubungan antar sektor desa dan kota melalui int...
CAMPUR KODE PADA KOMUNIKASI LISAN ANTAR PARA PELAKU PERCAKAPAN DI PASAR GROSIR SETONO PEKALONGAN
CAMPUR KODE PADA KOMUNIKASI LISAN ANTAR PARA PELAKU PERCAKAPAN DI PASAR GROSIR SETONO PEKALONGAN
Communication is a media in transferring idea between speaker and hearer. Oral communicationoften used by the speaker and hearer in achieving the aim of communication. Most of Indo...

Back to Top