Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Modernisasi dan Warisan Budaya: Peran Ganda Bale Banjar dalam Lansekap Perkotaan Kuta

View through CrossRef
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Bale Banjar berfungsi sebagai ruang publik yang mendukung interaksi sosial dan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi. Latar belakang penelitian ini mencakup tantangan yang dihadapi masyarakat Kuta dalam menjaga warisan budaya mereka di tengah pesatnya perkembangan pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memahami dinamika sosial yang terjadi. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya peran ganda Bale Banjar dalam mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernitas, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada keberlanjutan budaya di Kuta. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai bagaimana bale banjar dapat beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang melekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi telah mengubah bale banjar dari ruang tradisional menjadi ruang multifungsi yang juga melayani kegiatan ekonomi dan komersial. Meskipun demikian, bale banjar tetap bertahan dengan elemen-elemen budaya tradisionalnya, meski dalam bentuk yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern. Selain itu juga menunjukkan bahwa Bale Banjar tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan inovasi budaya. Bale Banjar memainkan peran penting dalam menjaga identitas lokal dengan mengadakan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat.
Title: Modernisasi dan Warisan Budaya: Peran Ganda Bale Banjar dalam Lansekap Perkotaan Kuta
Description:
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Bale Banjar berfungsi sebagai ruang publik yang mendukung interaksi sosial dan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.
Latar belakang penelitian ini mencakup tantangan yang dihadapi masyarakat Kuta dalam menjaga warisan budaya mereka di tengah pesatnya perkembangan pariwisata.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memahami dinamika sosial yang terjadi.
Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya peran ganda Bale Banjar dalam mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernitas, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada keberlanjutan budaya di Kuta.
Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai bagaimana bale banjar dapat beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang melekat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi telah mengubah bale banjar dari ruang tradisional menjadi ruang multifungsi yang juga melayani kegiatan ekonomi dan komersial.
Meskipun demikian, bale banjar tetap bertahan dengan elemen-elemen budaya tradisionalnya, meski dalam bentuk yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Selain itu juga menunjukkan bahwa Bale Banjar tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan inovasi budaya.
Bale Banjar memainkan peran penting dalam menjaga identitas lokal dengan mengadakan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat.

Related Results

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan
Abstrak: Penelitian ini membahas proses komunikasi antarbudaya antara suku Jawa dan suku Banjar dalam adapatasi budaya di Desa Banjar, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Fokus ...
PENGARUH MODERNISASI TERHADAP BERPIKIR HISTORIS
PENGARUH MODERNISASI TERHADAP BERPIKIR HISTORIS
Modernisasi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia, karena modernisasi merupakan salah satu perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Masyarakat tidak bisa menghindarinya ka...
Perkembangan Arsitektur Bale Banjar Ditinjau Dari Fungsi Dan Pelestarian Budaya Bali
Perkembangan Arsitektur Bale Banjar Ditinjau Dari Fungsi Dan Pelestarian Budaya Bali
Banjar adat di bali umumnya menerapkan konsep Tri Hita Karana dalam menata bangunan wantilan bale banjar, yaitu Parhyangan yang mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, Palemaha...
Bale Kayuq: Kearifan Lokal Dalam Proses Recovery Masyarakat Pasca Gempa Lombok
Bale Kayuq: Kearifan Lokal Dalam Proses Recovery Masyarakat Pasca Gempa Lombok
AbstractThe purpose of this study was to analyze the role of bale kayuq (bale balaq, bale jajar, berugak sekepat and berugak sekenem) in recovery process after the Lombok earthquak...
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Sabah terkenal dengan kepelbagaian etnik dalam kalangan masyaraka yang terdiri daripada Kadazandusun, Bajau, Bugis, Iranum, Brunei, Bonggi dan beberapa etnik lagi. Adanya kepelbaga...
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kelayakan Finansial Agroindustri Tempe yang dijalankan oleh seorang Perajin Tempe di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota...

Back to Top