Javascript must be enabled to continue!
Analisis Laju Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng pada Area Disposal di PT X, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
View through CrossRef
PT X merupakan perusahaan pertambangan andesit yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang menggunakan sistem tambang terbuka dalam proses produksi penambangannya. Pada salah satu kegiatan penambangan terdapat aktivitas penimbunan silt cake ke area disposal yang menyebabkan pembentukan suatu lereng yang memiliki perbedaan kemiringan. Potensi erosi meningkat seiring dengan perubahan kemiringan lereng disposal dan menimbulkan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai laju erosi pada kemiringan lereng landai dan curam di area disposal serta menganalisis hubungan intensitas hujan terhadap laju erosi. Penentuan titik sampling dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kemiringan lereng yaitu lereng landai (4°) dan lereng curam (30°) dengan menggunakan metode tongkat. Pengujian berat volume (BV) material disposal diuji di laboratorium serta dihitung secara matematis untuk memperoleh nilai laju erosi. Data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis uji statistik korelasi Pearson serta regresi linier sederhana yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hubungan intensitas hujan terhadap laju erosi di area disposal. Hasil perhitungan laju erosi pada kemiringan lereng landai adalah sebesar 3.417,60 ton/ha, sementara pada kemiringan lereng curam memiliki nilai total laju erosi sebesar 4.752,00 ton/ha. Klasifikasi korelasi Pearson menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikansi <0,05 yang menunjukkan variabel intensitas hujan berpengaruh terhadap laju erosi.
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Title: Analisis Laju Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng pada Area Disposal di PT X, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Description:
PT X merupakan perusahaan pertambangan andesit yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang menggunakan sistem tambang terbuka dalam proses produksi penambangannya.
Pada salah satu kegiatan penambangan terdapat aktivitas penimbunan silt cake ke area disposal yang menyebabkan pembentukan suatu lereng yang memiliki perbedaan kemiringan.
Potensi erosi meningkat seiring dengan perubahan kemiringan lereng disposal dan menimbulkan sedimentasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai laju erosi pada kemiringan lereng landai dan curam di area disposal serta menganalisis hubungan intensitas hujan terhadap laju erosi.
Penentuan titik sampling dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kemiringan lereng yaitu lereng landai (4°) dan lereng curam (30°) dengan menggunakan metode tongkat.
Pengujian berat volume (BV) material disposal diuji di laboratorium serta dihitung secara matematis untuk memperoleh nilai laju erosi.
Data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis uji statistik korelasi Pearson serta regresi linier sederhana yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hubungan intensitas hujan terhadap laju erosi di area disposal.
Hasil perhitungan laju erosi pada kemiringan lereng landai adalah sebesar 3.
417,60 ton/ha, sementara pada kemiringan lereng curam memiliki nilai total laju erosi sebesar 4.
752,00 ton/ha.
Klasifikasi korelasi Pearson menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikansi <0,05 yang menunjukkan variabel intensitas hujan berpengaruh terhadap laju erosi.
Related Results
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
Morfometri lereng gisik di pantai Tumpaan kecamatan Tumpaan kabupaten Minahasa Selatan
Morfometri lereng gisik di pantai Tumpaan kecamatan Tumpaan kabupaten Minahasa Selatan
Gisik adalah salah satu bentuklahan yang dicirikan oleh material sedimen berupa pasir atau kerikil, gisik juga dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai tempat penambatan perahu para...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode survei yang didasark...
PERHITUNGAN TINGKAT EROSI KUALITATIF DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
PERHITUNGAN TINGKAT EROSI KUALITATIF DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
<p>Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN.BTS) memiliki luas 50.273,3 ha dikelilingi 4 kabupaten di Jawa Timur : Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan yang merupakan d...
Prediksi Laju Erosi Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara di Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan
Prediksi Laju Erosi Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara di Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan
Indonesia memiliki sumber daya batubara yang melimpah, salah satunya dimanfaatkan oleh perusahaan tambang batubara di Provinsi Kalimantan Selatan melalui sistem penambangan terbuka...

