Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN PANCING ULUR DI BABANA MAMUJU TENGAH SULAWESI BARAT (Strategy of Handline Fishery Development at Babana Central Mamuju West Sulawesi)
View through CrossRef
ABSTRACTThe objectives of this research are to find strategy of handline fishery development at Babana Central Mamuju. The research used survey method to obtain information related to aspects of biological resource, technology, social economy and institution. This research was conducted from March to June 2016 at Babana Central Mamuju. Data obtained are analyzed by Strengths Weaknesses Opportunities Threats Method (SWOT). The results obtained are value of Internal Factor Evaluation (IFE) 2,8710 and value of External Factor Evaluation (EFE)3,2388 that shown development strategy of handline in quadrant-II in internal and external table (IE). The results obtained internal factor evaluation (ife) is 2,8710and external factor evaluation (EFE) is3,2388 that shown development strategic of handline are quadrant-II (growth) on IE (Internal External) table. Development strategy of handline in Babana Mamuju Tengah, consist of; threeopensive/agresive strategy, three moderate strategy, and two defensive strategy. Key words: development strateg, handline, SWOT ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi pengembangan perikanan pancing ulur di Babana Mamuju Tengah. Penelitian menggunakan metode survei untuk memperoleh informasi terkait aspek biologi sumber daya, teknologi, sosial ekonomi dan kelembagaan. Penelitian dilakukan bulan Maret hingga Juni 2016 di Babana Mamuju Tengah. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats). Hasil yang diperoleh adalah nilai matriks IFE (Internal Factor Evaluation) sebesar 2,8710 dan matriks EFE (Eksternal Factor Evaluation) sebesar 3,2388 yang menunjukkan bahwa strategi pengembangan pancing ulur berada pada kuadran II(pertumbuhan). Hal tersebut mengindikasikan bahwa pengembangan pancing ulur dalam fase pertumbuhan atau dalam kondisi stabil dengan menitikberatkan pada strategi intensif (Intensive Strategy). Diperoleh delapan strategi pengembangan perikanan pancing ulur di Babana Mamuju Tengah, terdiri atas; tiga strategi opensif/agresif, tiga strategi moderat, dan dua strategi defensif.Kata kunci: strategi pengembangan, pancing ulur, SWOT
Title: STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN PANCING ULUR DI BABANA MAMUJU TENGAH SULAWESI BARAT (Strategy of Handline Fishery Development at Babana Central Mamuju West Sulawesi)
Description:
ABSTRACTThe objectives of this research are to find strategy of handline fishery development at Babana Central Mamuju.
The research used survey method to obtain information related to aspects of biological resource, technology, social economy and institution.
This research was conducted from March to June 2016 at Babana Central Mamuju.
Data obtained are analyzed by Strengths Weaknesses Opportunities Threats Method (SWOT).
The results obtained are value of Internal Factor Evaluation (IFE) 2,8710 and value of External Factor Evaluation (EFE)3,2388 that shown development strategy of handline in quadrant-II in internal and external table (IE).
The results obtained internal factor evaluation (ife) is 2,8710and external factor evaluation (EFE) is3,2388 that shown development strategic of handline are quadrant-II (growth) on IE (Internal External) table.
Development strategy of handline in Babana Mamuju Tengah, consist of; threeopensive/agresive strategy, three moderate strategy, and two defensive strategy.
Key words: development strateg, handline, SWOT ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi pengembangan perikanan pancing ulur di Babana Mamuju Tengah.
Penelitian menggunakan metode survei untuk memperoleh informasi terkait aspek biologi sumber daya, teknologi, sosial ekonomi dan kelembagaan.
Penelitian dilakukan bulan Maret hingga Juni 2016 di Babana Mamuju Tengah.
Data yang diperoleh dianalisis dengan metode SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats).
Hasil yang diperoleh adalah nilai matriks IFE (Internal Factor Evaluation) sebesar 2,8710 dan matriks EFE (Eksternal Factor Evaluation) sebesar 3,2388 yang menunjukkan bahwa strategi pengembangan pancing ulur berada pada kuadran II(pertumbuhan).
Hal tersebut mengindikasikan bahwa pengembangan pancing ulur dalam fase pertumbuhan atau dalam kondisi stabil dengan menitikberatkan pada strategi intensif (Intensive Strategy).
Diperoleh delapan strategi pengembangan perikanan pancing ulur di Babana Mamuju Tengah, terdiri atas; tiga strategi opensif/agresif, tiga strategi moderat, dan dua strategi defensif.
Kata kunci: strategi pengembangan, pancing ulur, SWOT.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EVALUASI KEBERLANJUTAN PERIKANAN GURITA DENGAN INDIKATOR EAFM (ECOSYSTEM APPROACH TO FISHERIES MANAGEMENT) DI KABUPATEN BANGGAI LAUT
EVALUASI KEBERLANJUTAN PERIKANAN GURITA DENGAN INDIKATOR EAFM (ECOSYSTEM APPROACH TO FISHERIES MANAGEMENT) DI KABUPATEN BANGGAI LAUT
ABSTRACTOctopus production data show that catch in Banggai Laut waters is decreasing. In addition, some destructive or illegal fishing gear such as spears, bombs and poisons are s...
Perbandingan Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) dengan Pancing Ulur yang Dioperasikan Siang dan Malam Hari di Desa Perancak
Perbandingan Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) dengan Pancing Ulur yang Dioperasikan Siang dan Malam Hari di Desa Perancak
Pancing ulur merupakan salah alat penangkapan yang dioperasikan di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui perb...
PERIKANAN PANCING ULUR TUNADI KEDONGANAN, BALI
PERIKANAN PANCING ULUR TUNADI KEDONGANAN, BALI
Tuna merupakan salah satu jenis komoditas perikanan yang memiliki nilai komersial tinggi. Sumberdaya ikan ini akan terus ditangkap, karena permintaan pasar global terhadap komodita...
Pengoperasian Pancing Tonda KMN Harapanku di Perairan Prigi
Pengoperasian Pancing Tonda KMN Harapanku di Perairan Prigi
Pancing tonda merupakan alat penangkap ikan yang prinsip kerjanya ditarik dengan kapal. Cukup mudah dalam pengoperasiannya dengan cara ditarik oleh kapal dan alat tangkap ini mengg...
ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PENATAAN RUANG WILAYAH KABUPATEN MAMUJU PASCA GEMPA
ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PENATAAN RUANG WILAYAH KABUPATEN MAMUJU PASCA GEMPA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganlisis pelaksanaan Penataan Ruang Wilayah Pasca Gempa Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Penataan Ruang Pasca Gempa di ...
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP DALAM RANGKA PENGEMBANGAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN LAUT (The Development of Capture Fisheries Management Information System in Relation to the Development of Marine Fisheries Industrialization)
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP DALAM RANGKA PENGEMBANGAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN LAUT (The Development of Capture Fisheries Management Information System in Relation to the Development of Marine Fisheries Industrialization)
<p>ABSTRACT<br />Developing capture fisheries management information system needs a Management Information System (MIS) which could support various aspects within an in...
PENGARUH JENIS UMPAN YANG BERBEDA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR TERHADAP JENIS TANGKAPAN
PENGARUH JENIS UMPAN YANG BERBEDA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR TERHADAP JENIS TANGKAPAN
ABSTRAK
Kabupaten Pacitan merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Timur yang memiliki wilayah perairan yang cukup luas. Pancing ulur merupakan alat tangkap yang umumnya di...

