Javascript must be enabled to continue!
Pengoperasian Pancing Tonda KMN Harapanku di Perairan Prigi
View through CrossRef
Pancing tonda merupakan alat penangkap ikan yang prinsip kerjanya ditarik dengan kapal. Cukup mudah dalam pengoperasiannya dengan cara ditarik oleh kapal dan alat tangkap ini menggunakan umpan buatan untuk menarik perhatian ikan. Alat tangkap ini banyak dijumpai di daerah Trenggalek, Jawa Timur. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan mengenai pancing tonda, metode pengoperasiannya serta ikan hasil tangkapannya. Pancing tonda merupakan pancing yang diberi tali panjang dan ditarik oleh perahu atau kapal, pengoperasiannya pada pagi hari atau sore hari. Pancing tonda yang digunakan nelayan di PPN Prigi terdapat 2 jenis yaitu pancing tonda dengan satu mata pancing dan dengan pancing tonda bertali cabang. Pancing tonda yang bercabang memiliki 16 buah mata pancing dengan ukuran nomor 9. Panjang tali cabang 20 cm dengan jarak antar tali cabang sekitar 50 cm serta panjang tali utama 10 m. Jenis tali yang digunakan pada tali utama dan tali cabang adalah polyamide monofilament dengan ukuran nomor 50. Mata pancing tonda terdapat bulu yang digunakan sebagai umpan buatan yang diikatkan pada mata pancing. Ikan hasil tangkapan meliputi cakalang, tongkol, baby tuna dan ikan lemadang. Penggunaan rumpon sebagai daerah penangkapan ikan perlu dikelola dengan baik dan benar.
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Title: Pengoperasian Pancing Tonda KMN Harapanku di Perairan Prigi
Description:
Pancing tonda merupakan alat penangkap ikan yang prinsip kerjanya ditarik dengan kapal.
Cukup mudah dalam pengoperasiannya dengan cara ditarik oleh kapal dan alat tangkap ini menggunakan umpan buatan untuk menarik perhatian ikan.
Alat tangkap ini banyak dijumpai di daerah Trenggalek, Jawa Timur.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan mengenai pancing tonda, metode pengoperasiannya serta ikan hasil tangkapannya.
Pancing tonda merupakan pancing yang diberi tali panjang dan ditarik oleh perahu atau kapal, pengoperasiannya pada pagi hari atau sore hari.
Pancing tonda yang digunakan nelayan di PPN Prigi terdapat 2 jenis yaitu pancing tonda dengan satu mata pancing dan dengan pancing tonda bertali cabang.
Pancing tonda yang bercabang memiliki 16 buah mata pancing dengan ukuran nomor 9.
Panjang tali cabang 20 cm dengan jarak antar tali cabang sekitar 50 cm serta panjang tali utama 10 m.
Jenis tali yang digunakan pada tali utama dan tali cabang adalah polyamide monofilament dengan ukuran nomor 50.
Mata pancing tonda terdapat bulu yang digunakan sebagai umpan buatan yang diikatkan pada mata pancing.
Ikan hasil tangkapan meliputi cakalang, tongkol, baby tuna dan ikan lemadang.
Penggunaan rumpon sebagai daerah penangkapan ikan perlu dikelola dengan baik dan benar.
Related Results
PERAN GENDER DALAM PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN PANCING TONDA DI NEGERI HITUMESSING
PERAN GENDER DALAM PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN PANCING TONDA DI NEGERI HITUMESSING
Gender roles are behaviors that exist in society related to activities, tasks, roles or responsibilities carried out by men and women. This study aims to determine the roles in do...
Impact of fishing activities on the fisheries resources and Manado Bay Aquatic environment
Impact of fishing activities on the fisheries resources and Manado Bay Aquatic environment
Manado Bay waters have long been known as a center of artisanal fisheries activities because of the availability of abundant fisheries resources. However, continuous increase in t...
Structure of the human outer kinetochore KMN network complex
Structure of the human outer kinetochore KMN network complex
Abstract
Faithful chromosome segregation requires robust, load-bearing attachments of chromosomes to the mitotic spindle, a function accomplished by large macromole...
PERIKANAN PANCING ULUR TUNADI KEDONGANAN, BALI
PERIKANAN PANCING ULUR TUNADI KEDONGANAN, BALI
Tuna merupakan salah satu jenis komoditas perikanan yang memiliki nilai komersial tinggi. Sumberdaya ikan ini akan terus ditangkap, karena permintaan pasar global terhadap komodita...
PELATIHAN PENGOPERASIAN ALAT BERAT FORKLIFT KEPADA MASYARAKAT
PELATIHAN PENGOPERASIAN ALAT BERAT FORKLIFT KEPADA MASYARAKAT
Kegiatan pelatihan pengoperasian alat berat forklift kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan alat berat pada khususnya fo...
PELATIHAN PENGOPERASIAN ALAT BERAT FORKLIFT KEPADA MASYARAKAT
PELATIHAN PENGOPERASIAN ALAT BERAT FORKLIFT KEPADA MASYARAKAT
Kegiatan pelatihan pengoperasian alat berat forklift kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan alat berat pada khususnya fo...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Materi buku Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo) ini bersumber dari penelitian kerja sama antara Tim Dosen Prodi Manajemen Sumber Daya ...

