Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Program Aplikasi FEM Untuk Analisis Struktur Rangka Baja 2D

View through CrossRef
Rangka batang merupakan susunan elemen yang membentuk segitiga atau kombinasi segitiga sehingga membentuk struktur rangka yang stabil. Untuk mendapatkan desain struktur yang optimal diperlukan metode analisis dan desain struktur yang tepat dan mudah. Metode keseimbangan titik simpul dan metode cremona merupakan metode statika yang pada umumnya digunakan untuk menganalisa struktur rangka batang, namun menjadi cukup rumit apabila metode ini diterapkan pada rangka batang statis tak tentu yang lebih kompleks karena perpindahan titik simpul yang telah berdeformasi cukup sulit untuk didapat. Di lain pihak metode elemen hingga dapat dengan mudah diaplikasikan pada struktur statis tertentu maupun statis tak tentu. Program aplikasi FEM dibuat untuk proses analisis struktur dengan menggunakan metode elemen hingga, menggunakan program Visual Basic V.6.0 kemudian akan digunakan untuk menganalisa 5 model struktur rangka baja 2D. Model struktur rangka baja yang sudah disiapkan akan dianalisa menggunakan program aplikasi FEM, dan kemudian hasil analisa tersebut akan dibandingkan dengan hasil analisa menggunakan program SAP2000 untuk mendapatkan prosentase perbandingan hasil analisa dari kedua program. Dari hasil analisa yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa analisa struktur menggunakan program aplikasi FEM memerlukan waktu yang lebih singkat daripada program SAP2000, serta prosentase perbandingan hasil analisanya untuk analisa displacement joint pada sumbu X antara 0 % sampai dengan 5,5482 %, sedangkan pada sumbu Y antara 0 % sampai dengan 5,5448 %. Untuk perbandingan hasil analisa member force adalah 0%. Untuk perbandingan hasil analisa joint reaction pada sumbu X dan Y adalah 0 %. Dan untuk perbandingan hasil analisa member stress adalah 0 %.
Universitas Bhayangkara Surabaya
Title: Program Aplikasi FEM Untuk Analisis Struktur Rangka Baja 2D
Description:
Rangka batang merupakan susunan elemen yang membentuk segitiga atau kombinasi segitiga sehingga membentuk struktur rangka yang stabil.
Untuk mendapatkan desain struktur yang optimal diperlukan metode analisis dan desain struktur yang tepat dan mudah.
Metode keseimbangan titik simpul dan metode cremona merupakan metode statika yang pada umumnya digunakan untuk menganalisa struktur rangka batang, namun menjadi cukup rumit apabila metode ini diterapkan pada rangka batang statis tak tentu yang lebih kompleks karena perpindahan titik simpul yang telah berdeformasi cukup sulit untuk didapat.
Di lain pihak metode elemen hingga dapat dengan mudah diaplikasikan pada struktur statis tertentu maupun statis tak tentu.
Program aplikasi FEM dibuat untuk proses analisis struktur dengan menggunakan metode elemen hingga, menggunakan program Visual Basic V.
6.
0 kemudian akan digunakan untuk menganalisa 5 model struktur rangka baja 2D.
Model struktur rangka baja yang sudah disiapkan akan dianalisa menggunakan program aplikasi FEM, dan kemudian hasil analisa tersebut akan dibandingkan dengan hasil analisa menggunakan program SAP2000 untuk mendapatkan prosentase perbandingan hasil analisa dari kedua program.
Dari hasil analisa yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa analisa struktur menggunakan program aplikasi FEM memerlukan waktu yang lebih singkat daripada program SAP2000, serta prosentase perbandingan hasil analisanya untuk analisa displacement joint pada sumbu X antara 0 % sampai dengan 5,5482 %, sedangkan pada sumbu Y antara 0 % sampai dengan 5,5448 %.
Untuk perbandingan hasil analisa member force adalah 0%.
Untuk perbandingan hasil analisa joint reaction pada sumbu X dan Y adalah 0 %.
Dan untuk perbandingan hasil analisa member stress adalah 0 %.

Related Results

OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN
OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN
Abstrak: Pertumbuhan atau kenaikan penduduk Indonesia yang sangat pesat mengakibatkan bertambahnya jumlah kebutuhan rumah tinggal yang juga semakin meningkat. Saat ini pembangunan ...
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Sistem struktur rangka baja bresing konsentris dan eksentris merupakan sistem struktur konstruksi yang termasuk dalam struktur yang tahan terhadap beban gempa. Pada penelitian ini,...
Analisa Perbandingan Biaya Pada Kuda Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu (Gedung Dengan Desain Atap Pelana Dan Luas Atap 554 M2)
Analisa Perbandingan Biaya Pada Kuda Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu (Gedung Dengan Desain Atap Pelana Dan Luas Atap 554 M2)
Atap adalah salah satu bagian yang penting pada suatu bangunan. Salah satu bagian dari konstruksi atap adalah kuda-kuda. Material kuda-kuda yang paling sering dijumpai di kalangan ...
Baja dan Aplikasinya
Baja dan Aplikasinya
Baja dan paduannya adalah material Teknik yang paling banyak pemakaiannya dalam industri manufaktur mulai dari industri rumah tangga sampai industri berat dan militer. Baja dibuat ...
PERENCANAAN BANGUNAN PABRIK MENGGUNAKAN PROFIL RANGKA BAJA
PERENCANAAN BANGUNAN PABRIK MENGGUNAKAN PROFIL RANGKA BAJA
Bangunan merupakan bentuk nyata dari hasil pekerjaan suatu kontruksi. Bangunan disebut juga dengan gedung, rumah, pabrik, dan infrastruktur lainnya. Perencanaan sebuah bangunan har...
METODE ARITMETIKA FORMULA BRAGG PADA PENGKAJIAN STRUKTUR KRISTAL BAJA SUPERALOI TIPE F1, A2 DAN A2-APS.
METODE ARITMETIKA FORMULA BRAGG PADA PENGKAJIAN STRUKTUR KRISTAL BAJA SUPERALOI TIPE F1, A2 DAN A2-APS.
Perekayasa material BATAN telah berhasil mensintesis serial baja superaloi tipe Austenitik (A2) dan tipe Feritik (F1). Beberapa bahan telah dilakukan treatments dengan memvariasi w...
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
Baja AISI 1045 memiliki kadar komposisi kandungan karbon sekitar 0,43 sampai dengan 0,50. Aplikasi baja AISI 1045[1], [2]. banyak digunakan dalam bidang otomotif. seperti pembuatan...

Back to Top