Javascript must be enabled to continue!
METODE ARITMETIKA FORMULA BRAGG PADA PENGKAJIAN STRUKTUR KRISTAL BAJA SUPERALOI TIPE F1, A2 DAN A2-APS.
View through CrossRef
Perekayasa material BATAN telah berhasil mensintesis serial baja superaloi tipe Austenitik (A2) dan tipe Feritik (F1). Beberapa bahan telah dilakukan treatments dengan memvariasi waktu penyinaran menggunakan arc plasma sintering (APS). Dalam studi ini dilakukan pengukuran difraksi sinar-X untuk menginvestigasi bentuk bangun struktur kristal dan parameter kisi dari baja feritik F1, baja austenitik A2 dan baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik penyinaran. Perhitungan dilakukan menggunakan formula Bragg dengan membandingkan deret aritmetika (hitung) S2 dan jarak interplanar dhkl. Diketahui bahwa: baja feritik F1 berstruktur body centered cubic (BCC) dengan parameter kisi a = 2,87 Å. Baja austenitik A2 berstruktur  face centered cubic (FCC) dengan parameter kisi a = 3,59 Å. Baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik berstruktur  face centered cubic (FCC) dengan parameter kisi a = 3,60 Å. Pengamatan struktur mikro permukaan bahan menggunakan Mikroskop Optik (OM) dan Mikroskop Elektron (SEM) memperlihatkan mikrografi yang menarik. Mengasumsikan kondisi proses peleburan (casting) sama, kedua tipe bahan uji memiliki struktur cor yang mirip. Baja feritik F1 menampakkan batas butir (grain boundary) yang lebih halus jika dibandingkan dengan batas butir dalam baja austenitik A2 yang cenderung terlihat lebar garis batasnya. Sedang baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik, menampakkan pola butiran yang semula memanjang berubah struktur butiran (grain)-nya menjadi agak bulat-bulat (globular). Uji SEM memetakan sebaran presipitat pada baja feritik F1 di batas butir dan di dalam butir, sedangkan pada baja autenitik A2 tersebar di batas butir saja. Spektrum EDX menunjukkan komposisi presipitat pada baja feritik F1 meliputi C, Cr, dan Fe. Sedangkan pada baja austenitik A2: C, Cr, Fe, dan Ni. Dimungkinkan, krom karbida (Cr23C6) terbentuk sebagai precipitat di batas butir, karena bahan didominanasi konten unsur Cr dan C.
Kata Kunci : feritik F1, austenitik A2, XRD, aritmetika, formula Bragg, struktur mikro.
National Research and Innovation Agency
Title: METODE ARITMETIKA FORMULA BRAGG PADA PENGKAJIAN STRUKTUR KRISTAL BAJA SUPERALOI TIPE F1, A2 DAN A2-APS.
Description:
Perekayasa material BATAN telah berhasil mensintesis serial baja superaloi tipe Austenitik (A2) dan tipe Feritik (F1).
Beberapa bahan telah dilakukan treatments dengan memvariasi waktu penyinaran menggunakan arc plasma sintering (APS).
Dalam studi ini dilakukan pengukuran difraksi sinar-X untuk menginvestigasi bentuk bangun struktur kristal dan parameter kisi dari baja feritik F1, baja austenitik A2 dan baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik penyinaran.
Perhitungan dilakukan menggunakan formula Bragg dengan membandingkan deret aritmetika (hitung) S2 dan jarak interplanar dhkl.
Diketahui bahwa:Â baja feritik F1 berstruktur body centered cubic (BCC) dengan parameter kisi a = 2,87 Ã….
Baja austenitik A2 berstruktur  face centered cubic (FCC) dengan parameter kisi a = 3,59 Å.
Baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik berstruktur  face centered cubic (FCC) dengan parameter kisi a = 3,60 Å.
Pengamatan struktur mikro permukaan bahan menggunakan Mikroskop Optik (OM) dan Mikroskop Elektron (SEM) memperlihatkan mikrografi yang menarik.
Mengasumsikan kondisi proses peleburan (casting) sama, kedua tipe bahan uji memiliki struktur cor yang mirip.
Baja feritik F1 menampakkan batas butir (grain boundary) yang lebih halus jika dibandingkan dengan batas butir dalam baja austenitik A2 yang cenderung terlihat lebar garis batasnya.
Sedang baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik, menampakkan pola butiran yang semula memanjang berubah struktur butiran (grain)-nya menjadi agak bulat-bulat (globular).
Uji SEM memetakan sebaran presipitat pada baja feritik F1 di batas butir dan di dalam butir, sedangkan pada baja autenitik A2 tersebar di batas butir saja.
Spektrum EDX menunjukkan komposisi presipitat pada baja feritik F1 meliputi C, Cr, dan Fe.
Sedangkan pada baja austenitik A2: C, Cr, Fe, dan Ni.
Dimungkinkan, krom karbida (Cr23C6) terbentuk sebagai precipitat di batas butir, karena bahan didominanasi konten unsur Cr dan C.
Kata Kunci : feritik F1, austenitik A2, XRD, aritmetika, formula Bragg, struktur mikro.
Related Results
PREVENÇÃO DA TROMBOSE VENOSA PROFUNDA NA GRAVIDEZ PELA ENFERMAGEM NA APS
PREVENÇÃO DA TROMBOSE VENOSA PROFUNDA NA GRAVIDEZ PELA ENFERMAGEM NA APS
PREVENÇÃO DA TROMBOSE VENOSA PROFUNDA NA GRAVIDEZ PELA ENFERMAGEM NA APS
Danilo Hudson Vieira de Souza1
Priscilla Bárbara Campos
Daniel dos Santos Fernandes
RESUMO
A gravidez ...
Three in One: Systemic Lupus Erythematosus, HELLP Syndrome, and Antiphospholipid Syndrome: A Case Report and Literature Review
Three in One: Systemic Lupus Erythematosus, HELLP Syndrome, and Antiphospholipid Syndrome: A Case Report and Literature Review
Abstract
Introduction
Systemic lupus erythematosus (SLE) is a multisystem autoimmune disease commonly affecting women of reproductive age. Its overlap with HELLP syndrome (Hemolysi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Bounds on the sum of broadcast domination number and strong metric dimension of graphs
Bounds on the sum of broadcast domination number and strong metric dimension of graphs
Let [Formula: see text] be a connected graph of order at least two with vertex set [Formula: see text]. For [Formula: see text], let [Formula: see text] denote the length of an [Fo...
Internações no SUS por Condições Sensíveis à Atenção Primária no Paraná antes e durante a pandemia de COVID-19
Internações no SUS por Condições Sensíveis à Atenção Primária no Paraná antes e durante a pandemia de COVID-19
Estudo descritivo, que objetivou analisar internações hospitalares por condições sensíveis à APS no biênio pré-pandêmico (2018 - 2019) e no primeiro biênio da pandemia de Covid-19 ...
Spectroscopic and transition properties of SeH<sup>–</sup> anion including spin-orbit coupling
Spectroscopic and transition properties of SeH<sup>–</sup> anion including spin-orbit coupling
<sec>Potential energy curves (PECs), permanent dipole moments (PDMs) and transition dipole moments (TMDs) of five Λ-S states of SeH<sup>−</sup> anion are calculat...
Theoretical study of laser-cooled SH<sup>–</sup> anion
Theoretical study of laser-cooled SH<sup>–</sup> anion
The potential energy curves, dipole moments, and transition dipole moments for the <inline-formula><tex-math id="M13">\begin{document}${{\rm{X}}^1}{\Sigma ^ + }$\end{do...
Birecognition of prime graphs, and minimal prime graphs
Birecognition of prime graphs, and minimal prime graphs
Given a graph [Formula: see text], a subset [Formula: see text] of [Formula: see text] is a module of [Formula: see text] if for each [Formula: see text], [Formula: see text] is ad...

