Javascript must be enabled to continue!
Revolusi Hijau: Otomatisasi Baterai dalam Energi Surya
View through CrossRef
ABSTRACT
This research investigates a battery charging system using renewable energy with the help of a buck converter, which functions to step down the voltage from the renewable energy source to a level suitable for the battery. The test results show that the battery charging voltage remains stable between 12.5 to 13.8 volts during 3 days of charging. The buck converter plays a crucial role in maintaining charging efficiency by dynamically adjusting the voltage and current according to the battery's needs. The system also maintains good stability, with automatic monitoring that adjusts the charging process based on fluctuations in solar intensity. The sustainability of the system is achieved through the use of solar energy, reducing reliance on fossil fuels. The automation of the charging process allows the system to operate independently without human intervention, enhancing efficiency and convenience. Thus, this system is not only efficient and stable but also supports the more sustainable and environmentally friendly use of renewable energy.
Keywords: Renewable energy, battery charging system, buck converter, voltage stability, solar energy
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji sistem pengisian baterai menggunakan energi terbarukan dengan bantuan buck converter, yang berfungsi untuk menurunkan tegangan dari sumber energi terbarukan ke level yang sesuai untuk baterai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan pengisian baterai tetap stabil antara 12,5 hingga 13,8 volt selama 3 hari pengisian. Buck converter berperan penting dalam menjaga efisiensi pengisian dengan menyesuaikan tegangan dan arus secara dinamis sesuai kebutuhan baterai. Sistem ini juga mempertahankan stabilitas yang baik, dengan pemantauan otomatis yang menyesuaikan pengisian berdasarkan fluktuasi intensitas sinar matahari. Keberlanjutan sistem tercapai melalui pemanfaatan energi surya yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Otomatisasi pengisian memungkinkan sistem berjalan secara mandiri tanpa intervensi manusia, meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Dengan demikian, sistem ini tidak hanya efisien dan stabil, tetapi juga mendukung penggunaan energi terbarukan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kata kunci: Energi terbarukan, sistem pengisian baterai, buck converter, kestabilan tegangan, energi surya
Title: Revolusi Hijau: Otomatisasi Baterai dalam Energi Surya
Description:
ABSTRACT
This research investigates a battery charging system using renewable energy with the help of a buck converter, which functions to step down the voltage from the renewable energy source to a level suitable for the battery.
The test results show that the battery charging voltage remains stable between 12.
5 to 13.
8 volts during 3 days of charging.
The buck converter plays a crucial role in maintaining charging efficiency by dynamically adjusting the voltage and current according to the battery's needs.
The system also maintains good stability, with automatic monitoring that adjusts the charging process based on fluctuations in solar intensity.
The sustainability of the system is achieved through the use of solar energy, reducing reliance on fossil fuels.
The automation of the charging process allows the system to operate independently without human intervention, enhancing efficiency and convenience.
Thus, this system is not only efficient and stable but also supports the more sustainable and environmentally friendly use of renewable energy.
Keywords: Renewable energy, battery charging system, buck converter, voltage stability, solar energy
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji sistem pengisian baterai menggunakan energi terbarukan dengan bantuan buck converter, yang berfungsi untuk menurunkan tegangan dari sumber energi terbarukan ke level yang sesuai untuk baterai.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan pengisian baterai tetap stabil antara 12,5 hingga 13,8 volt selama 3 hari pengisian.
Buck converter berperan penting dalam menjaga efisiensi pengisian dengan menyesuaikan tegangan dan arus secara dinamis sesuai kebutuhan baterai.
Sistem ini juga mempertahankan stabilitas yang baik, dengan pemantauan otomatis yang menyesuaikan pengisian berdasarkan fluktuasi intensitas sinar matahari.
Keberlanjutan sistem tercapai melalui pemanfaatan energi surya yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Otomatisasi pengisian memungkinkan sistem berjalan secara mandiri tanpa intervensi manusia, meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.
Dengan demikian, sistem ini tidak hanya efisien dan stabil, tetapi juga mendukung penggunaan energi terbarukan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kata kunci: Energi terbarukan, sistem pengisian baterai, buck converter, kestabilan tegangan, energi surya.
Related Results
Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
ABSTRACT
The increasing use of battery-powered electronic devices necessitates efficient and fast charging solutions. This research aims to optimize battery charging at a charging ...
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis energi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemakaian energi pada suatu sistem. Analisis energi pada proses pengolahan teh hijau di pabrik ...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
Pengembangan Keramik Maju Berbasis Logam Tanah Jarang untuk Fuel Cell dan Baterai sebagai Energi yang Ramah Lingkungan
Pengembangan Keramik Maju Berbasis Logam Tanah Jarang untuk Fuel Cell dan Baterai sebagai Energi yang Ramah Lingkungan
Salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan energi listrik adalah perangkat penyimpan energi (baterai). Salah satu baterai isi ulang yang paling dominan saat ini...
SISTEM KENDALI PENGISIAN BATERAI PADA PLTS
SISTEM KENDALI PENGISIAN BATERAI PADA PLTS
Kebutuhan energi semakin meningkat energi surya merupakan energi terbarukan yang sangat penting untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mengatasi...
RANCANG BANGUN BATTERY PACK LITHIUM 144V/220AH UNTUK MOBIL LISTRIK
RANCANG BANGUN BATTERY PACK LITHIUM 144V/220AH UNTUK MOBIL LISTRIK
Perkembangan teknologi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) semakin pesat dalam berbagai aspek, didorong oleh kebutuhan akan solusi transportasi yang ramah lingkungan dan efisie...
Cindy Nur Anggreani
Cindy Nur Anggreani
Limbah baterai merupakan limbah anorganik B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Di dalam baterai terdapat logam berat seperti timbal, nikel, merkuri, dan kadmium. Logam-logam berat ini...
Powerbank Laptop Portable sebagai Sumber Energi Mobile
Powerbank Laptop Portable sebagai Sumber Energi Mobile
Tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan laptop disebabkan pada kelompok pekerja kantoran maupun pelajar. Untuk menunjang aktivitas belajar mengajar, pen...


