Javascript must be enabled to continue!
Larangan Menikah Di Bulan Shafar Perspektif Konstruksi Sosial
View through CrossRef
Beberapa masyarakat menkonstruksi mitos larangan menikah di bulan shafar, hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Mempertahankan tradisi larangan menikah di bulan shafar merupakan adat yang sudah turun temurun dilakukan sejak dari nenek moyang.
Dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger dan Thomas Luckman. Teori konstruksi sosial memiliki tiga rukun teori, yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi. Paradigma yang digunakan adalah definisi sosial dengan menggunakan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Tokoh masyarakat dan masyarakat abangan mengkontruksi mitos larangan menikah di bulan shafar untuk menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang yang telah turun-temurun dan untuk menjaga agar terhindar dari dampak buruk atas pelanggarannya. Bagi masyarakat milenial yang memiliki latar belakang agama yang bagus menkontruksi bahwa dampak dari tradisi larangan menikah di bulan shafar kembali pada keyakinan dari individu masing-masing.
Beberapa masyarakat menkonstruksi mitos larangan menikah di bulan shafar, hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Mempertahankan tradisi larangan menikah di bulan shafar merupakan adat yang sudah turun temurun dilakukan sejak dari nenek moyang.
Dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger dan Thomas Luckman. Teori konstruksi sosial memiliki tiga rukun teori, yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi. Paradigma yang digunakan adalah definisi sosial dengan menggunakan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Tokoh masyarakat dan masyarakat abangan mengkontruksi mitos larangan menikah di bulan shafar untuk menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang yang telah turun-temurun dan untuk menjaga agar terhindar dari dampak buruk atas pelanggarannya. Bagi masyarakat milenial yang memiliki latar belakang agama yang bagus menkontruksi bahwa dampak dari tradisi larangan menikah di bulan shafar kembali pada keyakinan dari individu masing-masing.
Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong
Title: Larangan Menikah Di Bulan Shafar Perspektif Konstruksi Sosial
Description:
Beberapa masyarakat menkonstruksi mitos larangan menikah di bulan shafar, hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Mempertahankan tradisi larangan menikah di bulan shafar merupakan adat yang sudah turun temurun dilakukan sejak dari nenek moyang.
Dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger dan Thomas Luckman.
Teori konstruksi sosial memiliki tiga rukun teori, yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi.
Paradigma yang digunakan adalah definisi sosial dengan menggunakan data kualitatif.
Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Tokoh masyarakat dan masyarakat abangan mengkontruksi mitos larangan menikah di bulan shafar untuk menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang yang telah turun-temurun dan untuk menjaga agar terhindar dari dampak buruk atas pelanggarannya.
Bagi masyarakat milenial yang memiliki latar belakang agama yang bagus menkontruksi bahwa dampak dari tradisi larangan menikah di bulan shafar kembali pada keyakinan dari individu masing-masing.
Beberapa masyarakat menkonstruksi mitos larangan menikah di bulan shafar, hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Mempertahankan tradisi larangan menikah di bulan shafar merupakan adat yang sudah turun temurun dilakukan sejak dari nenek moyang.
Dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger dan Thomas Luckman.
Teori konstruksi sosial memiliki tiga rukun teori, yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi.
Paradigma yang digunakan adalah definisi sosial dengan menggunakan data kualitatif.
Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Tokoh masyarakat dan masyarakat abangan mengkontruksi mitos larangan menikah di bulan shafar untuk menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang yang telah turun-temurun dan untuk menjaga agar terhindar dari dampak buruk atas pelanggarannya.
Bagi masyarakat milenial yang memiliki latar belakang agama yang bagus menkontruksi bahwa dampak dari tradisi larangan menikah di bulan shafar kembali pada keyakinan dari individu masing-masing.
Related Results
PATRONASE DAN KLIENTALISME DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF KABUPATEN NAGEKEO (Studi Kasus Terpilihnya Caleg PKB Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Legislatif 2024)
PATRONASE DAN KLIENTALISME DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF KABUPATEN NAGEKEO (Studi Kasus Terpilihnya Caleg PKB Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Legislatif 2024)
Penelitian ini berjudul Patronase Dan Klientalisme Dalam Pemilihan Legislatif Kabupaten Nagekeo Studi Kasus Terpilihnya Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Leg...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah
Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah
Di desa Sibiruang memiliki adat istiadat yang masih ditaati sampai saat sekarang, larangan perkawinan ketika bulan tuwun adalah salah satu adat istiadat yang masih di pertahankan o...
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
Pertimbangan dari para janda yang khawatir untuk menikah kembali, sering muncul dan dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang pernah terjadi yaitu kegaga...
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion menjadi film T...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ABSTRAK Seorang konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai penasehat, pembantu, dan partner. Keterlibatan konsultan manajemen konstruksi diharapkan dapat memberikan informasi ...
MAKNA TRADISI LARANGAN MENIKAH ANTAR DESA ADUMANIS DAN DESA BETUNG KABUPATEN OKU TIMUR
MAKNA TRADISI LARANGAN MENIKAH ANTAR DESA ADUMANIS DAN DESA BETUNG KABUPATEN OKU TIMUR
Komunikasi merupakan suatu hal yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia bahkan telah menjadi fenomena bagi terbentuknya masyarakat yang terintergrasi oleh informasi untuk menc...

