Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Batulempung Karbonan dan Aspek Lingkungannya Terhadap Tambang Batubara

View through CrossRef
Salah satu aspek lingkungan yang perlu diwaspadai di tambang batubara adalah batulempung karbonan yangmengandung bahan organik merupakan substansi padat mengandung karbon organik (’Corg) salah satunya adalahHidrogen Sulfida (H2S) sebagai asam organik. Hidrogen Sulfida (H2S) dihasilkan di kondisi anoxic, lingkunganasam dan pH rendah. Pada kondisi tersebut asam organik akan terakumulasi yang salah satunya membentukhidrogen sulfide (H2S). Hidrogen sulfida (H2S) mengandung mineral Goetite (FeOOH) jika mengalami oksidasimenyebabkan ion Ferric (Fe3) akan tereduksi menjadi ion Ferrous Iron (Fe2). Penelitian ini akan membahaskarakteristik genetik batuan sedimen organik khususnya batulempung karbonan dan dampak lingkungannya diarea pertambangan batubara yaitu air asam tambang. Lobang galian besar akibat penggalian tanah penutupmenyebabkan H2S dalam batulempung karbonan mengalami oksidasi karena kontak dengan udara/oksigen,sedangkan air hujan akan menggenangi lobang galian tambang tersebut. Proses oksidasi dan genangan air (H2O)dikhawatirkan berpotensi terjadinya air asam tambang yang dapat mencemari air permukaan. Oleh karena itulobang galian tambang harus selalu dijaga tetap kering.Metoda penanganan air asam tambang adalah dengan menambahkan Batugamping (CaCO3) guna menaikkan pHair asam tambang serta dan dapat mengurangi kadar Fe.Kata Kunci : Asam; Batulempung karbonan; H2O; H2S; Oksidasi.
Title: Batulempung Karbonan dan Aspek Lingkungannya Terhadap Tambang Batubara
Description:
Salah satu aspek lingkungan yang perlu diwaspadai di tambang batubara adalah batulempung karbonan yangmengandung bahan organik merupakan substansi padat mengandung karbon organik (’Corg) salah satunya adalahHidrogen Sulfida (H2S) sebagai asam organik.
Hidrogen Sulfida (H2S) dihasilkan di kondisi anoxic, lingkunganasam dan pH rendah.
Pada kondisi tersebut asam organik akan terakumulasi yang salah satunya membentukhidrogen sulfide (H2S).
Hidrogen sulfida (H2S) mengandung mineral Goetite (FeOOH) jika mengalami oksidasimenyebabkan ion Ferric (Fe3) akan tereduksi menjadi ion Ferrous Iron (Fe2).
Penelitian ini akan membahaskarakteristik genetik batuan sedimen organik khususnya batulempung karbonan dan dampak lingkungannya diarea pertambangan batubara yaitu air asam tambang.
Lobang galian besar akibat penggalian tanah penutupmenyebabkan H2S dalam batulempung karbonan mengalami oksidasi karena kontak dengan udara/oksigen,sedangkan air hujan akan menggenangi lobang galian tambang tersebut.
Proses oksidasi dan genangan air (H2O)dikhawatirkan berpotensi terjadinya air asam tambang yang dapat mencemari air permukaan.
Oleh karena itulobang galian tambang harus selalu dijaga tetap kering.
Metoda penanganan air asam tambang adalah dengan menambahkan Batugamping (CaCO3) guna menaikkan pHair asam tambang serta dan dapat mengurangi kadar Fe.
Kata Kunci : Asam; Batulempung karbonan; H2O; H2S; Oksidasi.

Related Results

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
EKSPLORASI BATUBARA DI WILAYAH MAMPUN PANDAN
EKSPLORASI BATUBARA DI WILAYAH MAMPUN PANDAN
Pemetaan geologi permukaan intensif untuk eksplorasi batubara dilakukan di Daerah Mampun Pandan (Provinsi Jambi) pada akhir 1989. Pemetaan lapangan terperinci dalam area 8,25 x 6,2...
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kabupaten Kutai Kartanegara, Merupakan daerah yang memproduksi batubara terbanyak di Provinsi Kalimantan timur pada tahun 2017 di produksi perusahaan pemegang izin usaha pertambang...
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
Pembukaan lokasi tambang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang yang ekonomis. Rencana penambangan jangka panjang harus diuraikan ke dalam rencana penambangan jangka pendek...
Pemanfaatan Tanah Bekas Tambang Untuk Pertumbuhan Tanaman Perkebunan
Pemanfaatan Tanah Bekas Tambang Untuk Pertumbuhan Tanaman Perkebunan
Tambang batubara di Indonesia umumnya melakukan kegiatannya dengan teknik penambangan terbuka. Permasalahan utama yang timbul di wilayah bekas tambang batubara adalah perubahan lin...
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston
Kualitas batubara merupakan parameter utama dalam menentukan sebuah kegiatan baik pengolahan maupun pemanfaatan bahan galian. Kualitas suatu batubara ini juga dapat ditentukan deng...
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
Potensi batubara Provinsi Sumatera Selatan hampir 80% didominasi oleh batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus. Pemanfaatan batubara peringkat rendah harus mempert...
Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Parameter Uji Kuat Geser Batulempung Menggunakan Direct Shear Test
Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Parameter Uji Kuat Geser Batulempung Menggunakan Direct Shear Test
Abstract. Claystone is a soil composed of weathered solid grains which have low permeability and are very cohesive with high swelling and shrinkage ability that are above the bedro...

Back to Top