Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Fenomena Living Together di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Larangan Mendekati Zina dalam Al-Qur’an

View through CrossRef
Fenomena living together di kalangan mahasiswa telah bereskalasi menjadi krisis sosial dan moral yang menyimpang secara signifikan dari kerangka etika Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya hidup tersebut melalui perspektif teologis mengenai larangan mendekati zina dalam Al-Qur'an, dengan fokus utama pada Surah Al-Isra ayat 32, serta diperkuat oleh Surah Al-Mu’minun ayat 5-7, Surah An-Nur ayat 2, dan Surah An-Nur ayat 30–31. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) dan analisis isi (content analysis) dengan teori sadd adz-dzari’ah sebagai pisau analisis utama. Teks-teks tafsir otoritatif seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsir Al-Munir dikaji secara mendalam dan dikomparasikan dengan literatur sosiologis empiris sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa living together bertindak sebagai bentuk khalwat modern yang terstruktur dan menjadi perantara langsung yang meruntuhkan batasan psikologis serta spiritual menuju perzinaan. Secara sosiologis, praktik ini diakselerasi oleh lemahnya kontrol keluarga, lingkungan kos mahasiswa yang permisif, serta internalisasi nilai liberal melalui media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep sadd adz-dzari’ah memberikan landasan normatif yang kokoh untuk menolak living together
Title: Fenomena Living Together di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Larangan Mendekati Zina dalam Al-Qur’an
Description:
Fenomena living together di kalangan mahasiswa telah bereskalasi menjadi krisis sosial dan moral yang menyimpang secara signifikan dari kerangka etika Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya hidup tersebut melalui perspektif teologis mengenai larangan mendekati zina dalam Al-Qur'an, dengan fokus utama pada Surah Al-Isra ayat 32, serta diperkuat oleh Surah Al-Mu’minun ayat 5-7, Surah An-Nur ayat 2, dan Surah An-Nur ayat 30–31.
Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) dan analisis isi (content analysis) dengan teori sadd adz-dzari’ah sebagai pisau analisis utama.
Teks-teks tafsir otoritatif seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsir Al-Munir dikaji secara mendalam dan dikomparasikan dengan literatur sosiologis empiris sepuluh tahun terakhir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa living together bertindak sebagai bentuk khalwat modern yang terstruktur dan menjadi perantara langsung yang meruntuhkan batasan psikologis serta spiritual menuju perzinaan.
Secara sosiologis, praktik ini diakselerasi oleh lemahnya kontrol keluarga, lingkungan kos mahasiswa yang permisif, serta internalisasi nilai liberal melalui media sosial.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep sadd adz-dzari’ah memberikan landasan normatif yang kokoh untuk menolak living together.

Related Results

Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Tinjauan Filsafat Hukuman dalam Islam terhadap Overspel dan Zina
Tinjauan Filsafat Hukuman dalam Islam terhadap Overspel dan Zina
The article aims to examine the legal philosophy that underlies the punishment of overspel written in article 284 of the Indonesia Criminal Code and zina in Islamic criminal law. A...
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
This study aims to find out how the views of students of the study program of al-Qur'an and Tafsir of the year among 2013-2015 on the subject of tahfiz al-Qur'an . This research is...
PERBANDINGAN HUKUM ZINAH DI INDONESIA DENGAN HUKUM ISLAM
PERBANDINGAN HUKUM ZINAH DI INDONESIA DENGAN HUKUM ISLAM
AbstrakZina adalah perbuatan persetubuhan antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat pernikahan atau perkawinan. Secara umum, zina bukan hanya di saat manusia telah melakuka...
Seks Bebas dalam Pandangan Islam
Seks Bebas dalam Pandangan Islam
Seks adalah sesuatu yang fitri, suci, dan merupakan kebutuhan asasi manusia sebagaimanaSebagaimana kebutuhan biologis lainnya yang sudah dimiliki sejak lahir. Karena itu, seks tida...
PELAKSANAAN SANKSI TERHADAP JARIMAH ZINA DI GAMPONG TEUNGOH LANGSA
PELAKSANAAN SANKSI TERHADAP JARIMAH ZINA DI GAMPONG TEUNGOH LANGSA
Zina secara harfiah berarti fahisyah, yaitu perbuatan keji. Zina dalam pengertian istilah adalah hubungan badan selayaknya suami istri antara seorang laki-laki dengan seorang perem...

Back to Top