Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELAKSANAAN SANKSI TERHADAP JARIMAH ZINA DI GAMPONG TEUNGOH LANGSA

View through CrossRef
Zina secara harfiah berarti fahisyah, yaitu perbuatan keji. Zina dalam pengertian istilah adalah hubungan badan selayaknya suami istri antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang satu sama lain tidak terikat dalam hubungan perkawinan. kasus di Jalan Peutua Tayeb Gampong Tengoh Kecamatan langsa Kota, pada Desember 2022 terjadi perkara zina yang kemudian 2 Pasasangan/ 4 Pelaku zina yang tangkap oleh pemuda Gampong mengakui perbuatan zina dan telah diakui, akan tetapi Geuchik/Perangkat Gampong menyelesaikannya secara adat dengan membuat denda sejumlah Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah), hal tersebut dapat dinilai bertentangan dengan ketentuan surah Al-isra’ Ayat 32 dan surah An-Nur: 2 kemudian dihubungkan pula dengan ketentuan Pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris yang merupakan sebuah penelitian hukum yang berupaya untuk melihat hukum dalam artian yang nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti bagaimana bekerjanya hukum di masyarakat. Hasil penelitian  menunjukkan Pelaksanaan sanksi terhadap pelaku zina di gampong Teungoh Langsa dilaksanakan secara adat dengan ketentuan pelaku zina dihukum denda sejumlah Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah). Penyelesaian jarimah zina melalui hukum adat dalam pandangan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat di benarkan, secara hukum Jinayat pelaku zina wajib di hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 33 Pasal 34 dan Pasal 35 Qanun Jinyat, dan Putusan Hukumnya wajib melalui proses persidangan melalui Mahkamah Syar’iyah.
Title: PELAKSANAAN SANKSI TERHADAP JARIMAH ZINA DI GAMPONG TEUNGOH LANGSA
Description:
Zina secara harfiah berarti fahisyah, yaitu perbuatan keji.
Zina dalam pengertian istilah adalah hubungan badan selayaknya suami istri antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang satu sama lain tidak terikat dalam hubungan perkawinan.
kasus di Jalan Peutua Tayeb Gampong Tengoh Kecamatan langsa Kota, pada Desember 2022 terjadi perkara zina yang kemudian 2 Pasasangan/ 4 Pelaku zina yang tangkap oleh pemuda Gampong mengakui perbuatan zina dan telah diakui, akan tetapi Geuchik/Perangkat Gampong menyelesaikannya secara adat dengan membuat denda sejumlah Rp.
3.
000.
000 (tiga juta rupiah), hal tersebut dapat dinilai bertentangan dengan ketentuan surah Al-isra’ Ayat 32 dan surah An-Nur: 2 kemudian dihubungkan pula dengan ketentuan Pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris yang merupakan sebuah penelitian hukum yang berupaya untuk melihat hukum dalam artian yang nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti bagaimana bekerjanya hukum di masyarakat.
Hasil penelitian  menunjukkan Pelaksanaan sanksi terhadap pelaku zina di gampong Teungoh Langsa dilaksanakan secara adat dengan ketentuan pelaku zina dihukum denda sejumlah Rp.
3.
000.
000 (tiga juta rupiah).
Penyelesaian jarimah zina melalui hukum adat dalam pandangan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat di benarkan, secara hukum Jinayat pelaku zina wajib di hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 33 Pasal 34 dan Pasal 35 Qanun Jinyat, dan Putusan Hukumnya wajib melalui proses persidangan melalui Mahkamah Syar’iyah.

Related Results

KRITERIA TINDAK PIDANA YANG DIANCAM HUKUMAN TA‘ZIR
KRITERIA TINDAK PIDANA YANG DIANCAM HUKUMAN TA‘ZIR
AbstrakTindak pidana dalam hukum pidana Islam disebut jarimah, yaitu segala perbuatan yang dilarang oleh Allah swt. dan diancam dengan hukuman had dan ta’zir. Had adalah tindak pid...
Analisis Permasalahan Pelaporan Keuangan Dana Gampong Pada Gampong Meunasah Mesjid Kota Lhokseumawe
Analisis Permasalahan Pelaporan Keuangan Dana Gampong Pada Gampong Meunasah Mesjid Kota Lhokseumawe
Praktik pembukuan bendahara gampong menjadi sarana penting untuk mengungkapkan informasi secara akurat dan transparan. Perubahan tata kelola keuangan gampong yang menempatkan peran...
Fenomena Budaya Korean Wave Terhadap Gaya Hidup Remaja Gampong Hagu Teungoh Lhokseumawe
Fenomena Budaya Korean Wave Terhadap Gaya Hidup Remaja Gampong Hagu Teungoh Lhokseumawe
Fenomena Budaya Korean Wave Terhadap Perubahan Gaya Hidup Remaja Gampong Hagu Teungoh Lhokseumawe. Penelitian ini menganalisis apa saja budaya Korean wave yang terdapat pada remaja...
PERAN KEUCHIK DALAM PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN DI GAMPONG LAWET KECAMATAN PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT
PERAN KEUCHIK DALAM PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN DI GAMPONG LAWET KECAMATAN PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT
The role of keuchik gampong ( village head ) in the implementation of development in gampong lawet pante ceureumen sub-district district of aceh the west has been implemented well ...
TAMAN BACA LAMTUI: SARANA PENGEMBANGAN LITERASI MASYARAKAT
TAMAN BACA LAMTUI: SARANA PENGEMBANGAN LITERASI MASYARAKAT
One of the leading work programs in the activities of KKN Gampong Lamtui in the field of education is to build Lamtui Reading Park. The Taman Baca Lamtui program is not only an eff...
The Role of Village Officials in Managing Social Conflict
The Role of Village Officials in Managing Social Conflict
Background Social conflict in the Gampong Teungoh Iboh community, West Labuhan Haji District, South Aceh Regency occurs due to differences of opinion, misunderstandings, and intere...
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa
Mitos kehamilan adalah satu cerita, pendapat atau anggapan dalam sebuah kebudayaan yang dianggap mempunyai kebenaran yang isinya tentang anjuran maupun larangan mengenai kehamilan ...
ANALISIS FUNGSI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN GAMPONG (DPMG) DALAM PENINGKATAN KINERJA APARATUR PEMERINTAHAN GAMPONG
ANALISIS FUNGSI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN GAMPONG (DPMG) DALAM PENINGKATAN KINERJA APARATUR PEMERINTAHAN GAMPONG
Tujuan penelitian ini adalah : (1). Untuk mengetahui peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong dalam upaya peningkatan Kinerja Aparatur Pemerintah Gampong/ Desa. (2). Untuk m...

Back to Top