Javascript must be enabled to continue!
Relevansi Al-Quran Sebagai Strategi Menghadapi Doomscrolling di Era Media Sosial: Analisis Tafsir Maqashidi
View through CrossRef
Doomscrolling, kebiasaan terus-menerus menggulir konten negatif di media digital, telah menjadi fenomena sosial yang memengaruhi kesehatan mental, kesejahteraan emosional, dan kepercayaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis doomscrolling melalui perspektif Tafsir Maqashidi, serta menawarkan strategi normatif-religius untuk membangun perilaku digital yang seimbang, rasional, dan bermoral. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana panduan etis, moral, dan spiritual dalam al-Qur'an dapat menjelaskan dan mengendalikan perilaku doomscrolling. Metode penelitian menggunakan kajian kepustakaan kualitatif dengan menafsirkan Q.S. al-Asr (103:1-3), al-Hujurat (49:6), dan Luqman (31:6) untuk menemukan relevansi tematik dengan perilaku digital modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan berlebihan dalam konten negatif menimbulkan khusr (kerugian), verifikasi informasi (tabayyun) penting untuk menghindari penyebaran informasi yang salah, dan aktivitas melalaikan (lahw) sejalan dengan dampak negatif doomscrolling. Hasil kajian menunjukkan bahwa doomscrolling mengancam tiga pokok maqashid: Hifz al-aql karena melemahkan daya pikir kritis, hifz al-din karena mengalihkan waktu dan energi dari ibadah, dan hifz al-nafs karena menimbulkan stres, kecemasan, dan kelelahan mental. Berdasarkan tafsir maqashidi, strategi pengendalian konsumsi konten digital, manajemen waktu, dan penguatan sikap kritis dapat meminimalkan kerugian spiritual, psikologis, dan sosial, serta mendorong penggunaan media digital secara produktif dan sehat. Temuan ini menegaskan bahwa tafsir maqashidi memberikan landasan etis, moral, dan strategis untuk membentuk perilaku digital yang digital yang lebih sehat, rasional, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya
Title: Relevansi Al-Quran Sebagai Strategi Menghadapi Doomscrolling di Era Media Sosial: Analisis Tafsir Maqashidi
Description:
Doomscrolling, kebiasaan terus-menerus menggulir konten negatif di media digital, telah menjadi fenomena sosial yang memengaruhi kesehatan mental, kesejahteraan emosional, dan kepercayaan sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis doomscrolling melalui perspektif Tafsir Maqashidi, serta menawarkan strategi normatif-religius untuk membangun perilaku digital yang seimbang, rasional, dan bermoral.
Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana panduan etis, moral, dan spiritual dalam al-Qur'an dapat menjelaskan dan mengendalikan perilaku doomscrolling.
Metode penelitian menggunakan kajian kepustakaan kualitatif dengan menafsirkan Q.
S.
al-Asr (103:1-3), al-Hujurat (49:6), dan Luqman (31:6) untuk menemukan relevansi tematik dengan perilaku digital modern.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan berlebihan dalam konten negatif menimbulkan khusr (kerugian), verifikasi informasi (tabayyun) penting untuk menghindari penyebaran informasi yang salah, dan aktivitas melalaikan (lahw) sejalan dengan dampak negatif doomscrolling.
Hasil kajian menunjukkan bahwa doomscrolling mengancam tiga pokok maqashid: Hifz al-aql karena melemahkan daya pikir kritis, hifz al-din karena mengalihkan waktu dan energi dari ibadah, dan hifz al-nafs karena menimbulkan stres, kecemasan, dan kelelahan mental.
Berdasarkan tafsir maqashidi, strategi pengendalian konsumsi konten digital, manajemen waktu, dan penguatan sikap kritis dapat meminimalkan kerugian spiritual, psikologis, dan sosial, serta mendorong penggunaan media digital secara produktif dan sehat.
Temuan ini menegaskan bahwa tafsir maqashidi memberikan landasan etis, moral, dan strategis untuk membentuk perilaku digital yang digital yang lebih sehat, rasional, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan karakteristik antara tafsir tahlili dan tafsir ijmali dalam Al-Quran. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan analis...
PREDICTORS OF ANXIETY AMONG MALAYSIAN YOUNG ADULTS WITH DOOMSCROLLING HABIT: ATTRIBUTIONAL STYLE
PREDICTORS OF ANXIETY AMONG MALAYSIAN YOUNG ADULTS WITH DOOMSCROLLING HABIT: ATTRIBUTIONAL STYLE
Doomscrolling is motivated by individuals’ need to seek out information to prepare themselves for future potential risks. Doomscrolling could affect individuals’ psychological well...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abstract
Abdul Halim Hasan was a Malay exegetical writer of Indonesian origin. His work on Qur’anic exegesis or tafsir, transcended geographical boundaries and reached audien...
Penggunaan Unsur Tumbuh-Tumbuhan Dalam Gaya Bahasa Al-Tasybih di Dalam Al-Quran Al-Karim
Penggunaan Unsur Tumbuh-Tumbuhan Dalam Gaya Bahasa Al-Tasybih di Dalam Al-Quran Al-Karim
Plants are elements that are frequently mentioned in the al-Quran. In the al-Quran, the use of plant elements can be visualized from various language styles and one of them is the ...

