Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kerukunan Umat Beragama Di Desa Candikuning, Tabanan, Bali, (Sejarah, Wujud, Nilai-Nilai) Dan Potensinya Sebagai Media Pendidikan Multikultur Di SMA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejarah Terbentuknya Desa Candikuning, (2) wujud kerukunan masyarakat di Candikuning dan (3) nilai-nilai dari masyarakat Desa Candikuning yang dapat digunakan sebagai sumber belajar pendidikan multikultur di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah melalui beberapa langkah yakni : (1) heuristik ( teknik penentuan informan, observasi, studi dokumen, dan wawancara), (2) interpretasi dan (3) historiografi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan 1) Desa Candikuning sudah berdiri sebelum abad ke-14 yang dibuka oleh oleh  Kaki Nengah bersama dua orang kawannya yaitu Pan Komang dan I Ketut Telaga, 2) wujud kerukunan masyarakat Candikuning dapat dilihat dari 4 aspek, yaitu : agama, sosial, politik dan ekonomi dan 3) nilai-nilai masyarakat Desa Candikuning sebagai media pendidikan multikultur di SMA adalah a) nilai religius, b) nilai toleransi, c) nilai kreatif, d) nilai inovatif, e) nilai kebangsaan, f) nilai bersahabat/berkomunikasi, g) nilai peduli lingkungan dan h) nilai peduli sosial. Kata Kunci : kerukunan,  multikultur, media pembelajaran
Title: Kerukunan Umat Beragama Di Desa Candikuning, Tabanan, Bali, (Sejarah, Wujud, Nilai-Nilai) Dan Potensinya Sebagai Media Pendidikan Multikultur Di SMA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejarah Terbentuknya Desa Candikuning, (2) wujud kerukunan masyarakat di Candikuning dan (3) nilai-nilai dari masyarakat Desa Candikuning yang dapat digunakan sebagai sumber belajar pendidikan multikultur di SMA.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah melalui beberapa langkah yakni : (1) heuristik ( teknik penentuan informan, observasi, studi dokumen, dan wawancara), (2) interpretasi dan (3) historiografi.
Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan model analisis Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukan 1) Desa Candikuning sudah berdiri sebelum abad ke-14 yang dibuka oleh oleh  Kaki Nengah bersama dua orang kawannya yaitu Pan Komang dan I Ketut Telaga, 2) wujud kerukunan masyarakat Candikuning dapat dilihat dari 4 aspek, yaitu : agama, sosial, politik dan ekonomi dan 3) nilai-nilai masyarakat Desa Candikuning sebagai media pendidikan multikultur di SMA adalah a) nilai religius, b) nilai toleransi, c) nilai kreatif, d) nilai inovatif, e) nilai kebangsaan, f) nilai bersahabat/berkomunikasi, g) nilai peduli lingkungan dan h) nilai peduli sosial.
Kata Kunci : kerukunan,  multikultur, media pembelajaran.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
AbstrackKehidupan beragama di Indonesia saat ini mengalami banyak pertikaian dan serselisihan sehingga tidak adanya ketenangan, kedamaian, dan keruknan antar umat beragama. Untuk i...
Pengembangan Pendidikan Multikultur Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar
Pengembangan Pendidikan Multikultur Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi pengembangan materi dan model pendidikan multikultur dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Secara rinci, tu...
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
Pada hakekatnya setiap manusia mempunyai sifat fanatik namun pada setiap individu satu dengan yang lain tidak sama dalam tingkat fanatiknya. Begitu juga sebagai umat Buddha yang me...
Kerukunan Beragama : Memperkuat Kekeluargaan Melalui Keseimbangan Spiritual Dalam Masyarakat Majemuk
Kerukunan Beragama : Memperkuat Kekeluargaan Melalui Keseimbangan Spiritual Dalam Masyarakat Majemuk
Judul ini membahas pentingnya kerukunan beragama dalam masyarakat majemuk, salah satu contoh Desa Balun di Indonesia. Penelitian ini memperlihatkan bagaimana kerukunan antaragama m...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Sejarah Pertempuran Selat Bali sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa SMA di Bali dalam Upaya Penguatan Pendidikan Karakter
Sejarah Pertempuran Selat Bali sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa SMA di Bali dalam Upaya Penguatan Pendidikan Karakter
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) sejarah Pertempuran Selat Bali, 2) nilai-nilai yang terdapat dalam sejarah Pertempuran Selat Bali, dan 3) pemanfaatan nil...

Back to Top