Javascript must be enabled to continue!
PENGGUNAAN METODE IJTIHAD INTIQA’I DALAM PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF DI KOPERASI KPRI SABILULUNGAN BANDUNG
View through CrossRef
AbstractYusuf al-Qaradawi with his various opinions has placed him as a contemporary fiqh expert, among others in the field of zakat. His opinions include the analogy of various business activities such as bonds and stocks into trade zakat. This paper aims to explain the implementation of the trade zakat at KPRI Sabilulungan, particularly regarding the legal basis used in determining mustahiq, the istinbath method, and how to channel it. The method used in this study is descriptive analytical, which qualitatively examines the opinions of Yusuf al-Qaradawi and observations at KPRI Sabilulungan obtained by observation and interviews. The results of the study indicate that KPRI Sabilulungan uses the same legal basis as that used by Yusuf al-Qaradawi with the istinbath intiqa'i / tarjih method, especially in applying the goal of distribution of mustahik. The implementation of zakat distribution is given to amil zakat and then distributed to mustahik.Keywords:Yusuf al-Qaradhawi, zakat trade, mustahik, cooperative AbstrakYusuf al-Qaradhawi dengan berbagai pendapatnya telah menempatkannya sebagai ahli fiqh kontemporer, antara lain di bidang zakat. Pendapatnya antara lain hasil analogi berbagai kegiatan usaha seperti obligasi dan saham ke dalam zakat perdagangan. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pelaksanaan zakat perdagangan tersebut di KPRI Sabilulungan, khususnya mengenai landasan hukum yang digunakan dalam penentuan mustahiq, metrode istinbath, serta cara penyalurannya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif analistis, yang secara kualitatif mengkaji pendapat Yusuf al-Qaradhawi dan hasil pengamatan di KPRI Sabilulungan yang didapat dengan cara observasi dan wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa KPRI Sabilulungan menggunakan dasar hukum yang sama dengan yang digunakan oleh Yusuf al-Qaradhawi dengan metode istinbath intiqa’i/tarjih, khususnya dalam penerapan sasaran pendistribusian mustahik. Adapun pelaksanaan penyaluran zakat diberikan kepada amil zakat untuk kemudian dibagikan kepada para mustahik.Kata Kunci: Yusuf al-Qaradhawi, zakat perdagangan, mustahik, koperasi
Title: PENGGUNAAN METODE IJTIHAD INTIQA’I DALAM PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF DI KOPERASI KPRI SABILULUNGAN BANDUNG
Description:
AbstractYusuf al-Qaradawi with his various opinions has placed him as a contemporary fiqh expert, among others in the field of zakat.
His opinions include the analogy of various business activities such as bonds and stocks into trade zakat.
This paper aims to explain the implementation of the trade zakat at KPRI Sabilulungan, particularly regarding the legal basis used in determining mustahiq, the istinbath method, and how to channel it.
The method used in this study is descriptive analytical, which qualitatively examines the opinions of Yusuf al-Qaradawi and observations at KPRI Sabilulungan obtained by observation and interviews.
The results of the study indicate that KPRI Sabilulungan uses the same legal basis as that used by Yusuf al-Qaradawi with the istinbath intiqa'i / tarjih method, especially in applying the goal of distribution of mustahik.
The implementation of zakat distribution is given to amil zakat and then distributed to mustahik.
Keywords:Yusuf al-Qaradhawi, zakat trade, mustahik, cooperative AbstrakYusuf al-Qaradhawi dengan berbagai pendapatnya telah menempatkannya sebagai ahli fiqh kontemporer, antara lain di bidang zakat.
Pendapatnya antara lain hasil analogi berbagai kegiatan usaha seperti obligasi dan saham ke dalam zakat perdagangan.
Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pelaksanaan zakat perdagangan tersebut di KPRI Sabilulungan, khususnya mengenai landasan hukum yang digunakan dalam penentuan mustahiq, metrode istinbath, serta cara penyalurannya.
Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif analistis, yang secara kualitatif mengkaji pendapat Yusuf al-Qaradhawi dan hasil pengamatan di KPRI Sabilulungan yang didapat dengan cara observasi dan wawancara.
Hasil kajian menunjukkan bahwa KPRI Sabilulungan menggunakan dasar hukum yang sama dengan yang digunakan oleh Yusuf al-Qaradhawi dengan metode istinbath intiqa’i/tarjih, khususnya dalam penerapan sasaran pendistribusian mustahik.
Adapun pelaksanaan penyaluran zakat diberikan kepada amil zakat untuk kemudian dibagikan kepada para mustahik.
Kata Kunci: Yusuf al-Qaradhawi, zakat perdagangan, mustahik, koperasi.
Related Results
Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan memberikan sudut pandang mengenai politik hukum lembaga pengelola zakat. Seperti yang telah diktahui zakat merupakan salah satu ...
Mispersepsi Masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terhadap Konsep Amil Zakat
Mispersepsi Masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terhadap Konsep Amil Zakat
It is suspected that the community in Pelem Village do not fully understand the concept of amil zakat as well as the duties, rights and obligations of amil zakat itself and the ami...
Zakat and Income Inequality in Indonesia: Panel Data Analysis in 34 Provinces
Zakat and Income Inequality in Indonesia: Panel Data Analysis in 34 Provinces
ABSTRAK
Tujuan utama dari makalah ini untuk menguji secara empiris pengaruh zakat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita, Upah Minimum Regional/Provinsi (UMP), dan inflas...
ANALYSIS OF COOPERATIVE PERFORMANCE: A COMPARISON BETWEEN
ANALYSIS OF COOPERATIVE PERFORMANCE: A COMPARISON BETWEEN
This study analyzes and compares the performance of KOBUMI (Koperasi Obor Maju Bersama Indonesia) and KPRI Bina Raharja based on their annual reporting patterns, SHU transparency, ...
Kesejahteraan Mustahiq pada Program Lapak Berkah Ditinjau dari Pendayagunaan Zakat Produktif dan Penyaluran Dana Zakat
Kesejahteraan Mustahiq pada Program Lapak Berkah Ditinjau dari Pendayagunaan Zakat Produktif dan Penyaluran Dana Zakat
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pengaruh pendayagunaan zakat produktif terhadap kesejahteraan mustahiq pada program lapak berkah inisiatif zakat Indonesia (IZI) Kota M...
DISTRIBUSI ZAKAT MAAL OLEH ORGANISASI NON-AMIL RESMI: ANALISIS PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENYALURAN KEPADA MUSTAHIK (STUDI PADA YAYASAN AL-FATIHA)
DISTRIBUSI ZAKAT MAAL OLEH ORGANISASI NON-AMIL RESMI: ANALISIS PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENYALURAN KEPADA MUSTAHIK (STUDI PADA YAYASAN AL-FATIHA)
Abstrak
Dalam praktiknya, pengelolaan dan pendistribusian zakat di Indonesia umumnya dilakukan oleh lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat ...
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
During the last 4 years there has been an increase in receipt of zakat funds at the Bekasi Regency National Amil Zakat Agency. The increase in receipt of zakat funds for 4 years is...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
Abstrak
Islam mengenal konsep zakat, dimana merupakan kewajiban tiap umat islam. Zakat memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan atau pembangunan e...

