Javascript must be enabled to continue!
Peramalan Harga Cabai Merah Indonesia: Pendekatan ARIMA
View through CrossRef
ABSTRAK
Cabai merah ini juga menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi karena fluktuasi harganya yang bersifat musiman. Fluktuasi harga tersebut akan berpengaruh terhadap efektivitas kebijakan stabilisasi harga komoditas pertanian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis keragaan cabai merah di Indonesia, 2) menganalisis peramalan harga cabai merah di Indonesia. Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif dan metode peramalan harga menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa harga rata-rata cabe merah nasional secara mingguan sebanyak 540 series. Rentang data tersebut dari Minggu ke-1 Bulan Januari 2010 hingga Minggu ke-5 Bulan Desember 2018. Model ARIMA digunakan dalam penelitian ini dalam rangka menjawab tujuan penelitian. Harga rata-rata cabai merah Indonesia secara rata-rata mengalami fluktuasi yang relatif tinggi selama rentang periode penelitian. Hasil estimasi menunjukkan bahwa model ARIMA terbaik untuk memprediksi harga cabai merah nasional adalah model ARIMA (1,1,0). Harga cabai merah prediksi menunjukkan bahwa di masa yang akan datang harga cabai merah cenderung menurun. Penurunan harga cabai diduga diakibatkan menurunnya permintaan setelah libur tahun baru. Oleh karena itu, untuk meminimalisasi fluktuasi harga cabai merah perwakilan pemerintah seperti Bulog seharusnya dapat menjadi buffer atau penyangga pasokan dan sebagai penstabil harga.
Kata kunci—Fluktuasi harga, Peramalan, ARIMA
ABSTRACT
Red chilli is one of the commodities contributing to inflation due to seasonal fluctuations in its price. These price fluctuations will affect the effectiveness of the price stabilization policy for agricultural commodities. Therefore, this study aims to: 1) analyze the performance of red chilli in Indonesia, 2) analyze the forecasting of red chilli prices in Indonesia. The method used to answer the objectives in this study is a descriptive method and price forecasting method using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) model. The data used in this study is secondary data in the form of an average weekly price of national red chillies as many as 540 series. The data range is from the 1st week of January 2010 to the 5th week of December 2018. The ARIMA model is used in this study in order to answer the research objectives. The average price of Indonesian red chillies has relatively high fluctuations throughout the study period. The estimation results show that the best ARIMA model to predict the price of national red chilli is the ARIMA model (1,1,0). The prediction of red chilli prices shows that the price of red chilies will tend to decline in the future. The decline in chilli prices is thought to be due to lower demand after the New Year holidays. Therefore, to minimize price fluctuations for red chilli peppers, government representatives such as Bulog should be able to act as a buffer or supply buffer and as a price stabilizer.
Keywords—Price fluctuations, Forecasting, ARIMA
Title: Peramalan Harga Cabai Merah Indonesia: Pendekatan ARIMA
Description:
ABSTRAK
Cabai merah ini juga menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi karena fluktuasi harganya yang bersifat musiman.
Fluktuasi harga tersebut akan berpengaruh terhadap efektivitas kebijakan stabilisasi harga komoditas pertanian.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis keragaan cabai merah di Indonesia, 2) menganalisis peramalan harga cabai merah di Indonesia.
Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif dan metode peramalan harga menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA).
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa harga rata-rata cabe merah nasional secara mingguan sebanyak 540 series.
Rentang data tersebut dari Minggu ke-1 Bulan Januari 2010 hingga Minggu ke-5 Bulan Desember 2018.
Model ARIMA digunakan dalam penelitian ini dalam rangka menjawab tujuan penelitian.
Harga rata-rata cabai merah Indonesia secara rata-rata mengalami fluktuasi yang relatif tinggi selama rentang periode penelitian.
Hasil estimasi menunjukkan bahwa model ARIMA terbaik untuk memprediksi harga cabai merah nasional adalah model ARIMA (1,1,0).
Harga cabai merah prediksi menunjukkan bahwa di masa yang akan datang harga cabai merah cenderung menurun.
Penurunan harga cabai diduga diakibatkan menurunnya permintaan setelah libur tahun baru.
Oleh karena itu, untuk meminimalisasi fluktuasi harga cabai merah perwakilan pemerintah seperti Bulog seharusnya dapat menjadi buffer atau penyangga pasokan dan sebagai penstabil harga.
Kata kunci—Fluktuasi harga, Peramalan, ARIMA
ABSTRACT
Red chilli is one of the commodities contributing to inflation due to seasonal fluctuations in its price.
These price fluctuations will affect the effectiveness of the price stabilization policy for agricultural commodities.
Therefore, this study aims to: 1) analyze the performance of red chilli in Indonesia, 2) analyze the forecasting of red chilli prices in Indonesia.
The method used to answer the objectives in this study is a descriptive method and price forecasting method using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) model.
The data used in this study is secondary data in the form of an average weekly price of national red chillies as many as 540 series.
The data range is from the 1st week of January 2010 to the 5th week of December 2018.
The ARIMA model is used in this study in order to answer the research objectives.
The average price of Indonesian red chillies has relatively high fluctuations throughout the study period.
The estimation results show that the best ARIMA model to predict the price of national red chilli is the ARIMA model (1,1,0).
The prediction of red chilli prices shows that the price of red chilies will tend to decline in the future.
The decline in chilli prices is thought to be due to lower demand after the New Year holidays.
Therefore, to minimize price fluctuations for red chilli peppers, government representatives such as Bulog should be able to act as a buffer or supply buffer and as a price stabilizer.
Keywords—Price fluctuations, Forecasting, ARIMA.
Related Results
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang ...
EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
Usahatani cabai merah di Kabupaten Kebumen sebagian besar berada di Kecamatan Mirit. Produksi cabai merah di Kecamatan Mirit mengalami peningkatan produksi pada tahun 2012 dan meng...
Peramalan Harga Saham BBRI Menggunakan Metode Hybrid ARIMA-SVR
Peramalan Harga Saham BBRI Menggunakan Metode Hybrid ARIMA-SVR
Abstract. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) is one of the most popular investment instruments, but it has high stock price volatility due to global and domestic economic factors. Thi...
FLUKTUASI DAN DISPARITAS HARGA CABAI DI INDONESIA
FLUKTUASI DAN DISPARITAS HARGA CABAI DI INDONESIA
Harga bahan makanan yang stabil merupakan harapan masyarakat. Cabai termasuk salah satu bahan pangan yang mempunyai harga sangat berfluktuasi. Tulisan ini bertujuan untuk mengana...
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar
Cabai rawit (Capsicum frustescens L.) adalah salah satu dari sekitar dua puluh hingga tiga puluh spesies tanaman dalam genus Capsicum yang telah banyak dibudidayakan. Cabai rawit, ...
ANALISIS RANTAI PASOK CABAI MERAH DI DESA KEPAU JAYA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
ANALISIS RANTAI PASOK CABAI MERAH DI DESA KEPAU JAYA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Aktivitas rantai pasok dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas cabai merah. Perubahan cabai merah yang cukup cepat memerlukan pelaku rantai pasok yang terlibat dan waktu pendistr...
Pemodelan ARIMA Intervensi Untuk Meramalkan Harga Minyak Mentah Dunia
Pemodelan ARIMA Intervensi Untuk Meramalkan Harga Minyak Mentah Dunia
Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan yang sangat signifikan karena adanya suatu intervensi, yaitu pandemi COVID-19. Peramalan harga minyak mentah dunia penting dilakukan u...
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pemupukan Organik untuk Peningkatan Produksi Cabai Merah di Sembalun Lombok Timur
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pemupukan Organik untuk Peningkatan Produksi Cabai Merah di Sembalun Lombok Timur
Usaha tani cabai merah di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur layak untuk dikembangkan lebih lanjut dari segi finansial. Lombok Timur juga menjadi sentra aktivitas cabai Indonesia, ka...

