Javascript must be enabled to continue!
Transformasi digital UMKM melalui adopsi QRIS di Surabaya: Resistensi penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran
View through CrossRef
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, serta persepsi biaya dan risiko terhadap resistensi pelaku UMKM dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran non-tunai di Surabaya.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 60 pelaku UMKM yang menjalankan usaha secara onsite dengan omzet harian relatif kecil. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM).
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap resistensi penggunaan QRIS, sedangkan persepsi biaya dan risiko berpengaruh positif dan signifikan. Persepsi biaya dan risiko merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi resistensi UMKM
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel yang relatif kecil (60 UMKM). Selain itu, model penelitian hanya mengadopsi konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM) dengan penambahan persepsi biaya dan risiko, sehingga variabel lain seperti literasi digital, kepercayaan, dan pengaruh sosial belum diakomodasi. Disarankan memperluas wilayah, jumlah sampel, serta mengembangkan model dengan variabel tambahan dan pendekatan metode campuran.
Implikasi – Temuan penelitian memberikan implikasi praktis bagi pemerintah dan penyedia layanan pembayaran digital untuk meningkatkan literasi digital, transparansi biaya, serta penguatan keamanan transaksi guna menekan resistensi UMKM.
Kebaruan – Penelitian ini menekankan perspektif resistensi UMKM terhadap QRIS dengan memasukkan persepsi biaya dan risiko sebagai faktor dominan dalam kerangka TAM.
Aksara Indo Rajawali
Title: Transformasi digital UMKM melalui adopsi QRIS di Surabaya: Resistensi penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran
Description:
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, serta persepsi biaya dan risiko terhadap resistensi pelaku UMKM dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran non-tunai di Surabaya.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas.
Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 60 pelaku UMKM yang menjalankan usaha secara onsite dengan omzet harian relatif kecil.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM).
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap resistensi penggunaan QRIS, sedangkan persepsi biaya dan risiko berpengaruh positif dan signifikan.
Persepsi biaya dan risiko merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi resistensi UMKM
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel yang relatif kecil (60 UMKM).
Selain itu, model penelitian hanya mengadopsi konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM) dengan penambahan persepsi biaya dan risiko, sehingga variabel lain seperti literasi digital, kepercayaan, dan pengaruh sosial belum diakomodasi.
Disarankan memperluas wilayah, jumlah sampel, serta mengembangkan model dengan variabel tambahan dan pendekatan metode campuran.
Implikasi – Temuan penelitian memberikan implikasi praktis bagi pemerintah dan penyedia layanan pembayaran digital untuk meningkatkan literasi digital, transparansi biaya, serta penguatan keamanan transaksi guna menekan resistensi UMKM.
Kebaruan – Penelitian ini menekankan perspektif resistensi UMKM terhadap QRIS dengan memasukkan persepsi biaya dan risiko sebagai faktor dominan dalam kerangka TAM.
Related Results
Penggunaan QRIS Oleh UMKM Sebagai Praktik Usaha Dengan Gaya Hidup Cashless Di Era Digitalisasi
Penggunaan QRIS Oleh UMKM Sebagai Praktik Usaha Dengan Gaya Hidup Cashless Di Era Digitalisasi
Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai strategi dalam melakukan pembaya...
PENDAMPINGAN ADOPSI QRIS SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG TRANSFORMASI PEMBAYARAN DIGITAL PADA UMKM
PENDAMPINGAN ADOPSI QRIS SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG TRANSFORMASI PEMBAYARAN DIGITAL PADA UMKM
Transformasi pembayaran digital menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran non tunai pada UMKM mikro...
PENGARUH PERSEPSI KEGUNAAN QRIS DAN KEMUDAHAN QRIS TERHADAP EFISIENSI PEMBAYARAN DIGITAL PADA SISWA
PENGARUH PERSEPSI KEGUNAAN QRIS DAN KEMUDAHAN QRIS TERHADAP EFISIENSI PEMBAYARAN DIGITAL PADA SISWA
Penggunaan QR code untuk transaksi pembayaran saat ini masih kurang diketahui oleh masyarakat. Salah satu faktor yang mempengaruhi penggunaan Quick Response Code Indonesian Stand...
Inovasi Pembayaran Digital: Implementasi QRIS Sebagai Metode Pembayaran Non-Tunai Pada UMKM di Kota Kalianda
Inovasi Pembayaran Digital: Implementasi QRIS Sebagai Metode Pembayaran Non-Tunai Pada UMKM di Kota Kalianda
Transformasi digital di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan inklusivitas ekonomi. Salah satu bentuk inovasi pe...
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
Abstrak
UMKM merupakan salah satu roda penggerak perekenomian nasional. Terbukti bahwa UMKM telah membantu 61,97% PDB Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak produsen yang memili...
Preferensi Penggunaan Qris (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Dampaknya terhadap Kinerja UMKM Kuliner di Kota Bandung
Preferensi Penggunaan Qris (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Dampaknya terhadap Kinerja UMKM Kuliner di Kota Bandung
Abstract. The pillars of the Indonesian economy are MSMEs, the culinary sector is the subsector that contributes the largest to the gross domestic product (BPD). Bandung is one of ...
ADOPSI QRIS OLEH PEDAGANG TERAS MALIOBORO 1: ANALISIS KUALITAS LAYANAN DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN
ADOPSI QRIS OLEH PEDAGANG TERAS MALIOBORO 1: ANALISIS KUALITAS LAYANAN DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana kualitas layanan dan kemudahan penggunaan berdampak pada perilaku pedagang Teras Malioboro 1 yang beralih dari pembayaran tunai...
PENGUATAN LITERASI QRIS DAN PERLINDUNGAN NASABAH BAGI PEDAGANG PAGUYUBAN DADI MAJU
PENGUATAN LITERASI QRIS DAN PERLINDUNGAN NASABAH BAGI PEDAGANG PAGUYUBAN DADI MAJU
Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyesuaikan pola transaksi dengan kebutuhan konsumen yang semakin terbiasa me...

