Javascript must be enabled to continue!
Model Penataan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi Pada Permukiman Desa Mata Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan
View through CrossRef
Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam pengelolaan kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi. Desain kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi beserta pembangunannya serta pelatihan pengelolaan kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) dilakukan secara partisipatif. Kebutuhan akan ruang publik yang berkualitas, termasuk taman bermain, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Taman bermain yang dirancang dengan baik tidak hanya memberikan tempat bagi anak-anak untuk bermain tetapi juga menjadi tempat berkumpul bagi komunitas secara keseluruhan. Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pembekalan mahasiswa sebelum mereka datang ke lokasi KKN, selanjutnya dilakukan observasi dengan metode partisipatif dimana pemerintah desa dan warga desa setempat berembuk menentukan lokasi, setelah itu kemudian dilakukan pemberian pengetahuan dan informasi dasar kepada perangkat desa dan warga sebelum dilanjutkan pada tahap desain dan perancangan kawasan. Selanjutnaya, terdapat pula kegiatan pendampingan pada pembuatan komponen pada kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi yakni unit permainan bagi anak dan masyarakat Desa Mata Wawatu. output pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN tematik adalah terbangunnya model penataan taman bermain (Taman Pintar) berbasis teknologi informasi pada permukiman di Desa Mata Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan.
Title: Model Penataan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi Pada Permukiman Desa Mata Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan
Description:
Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam pengelolaan kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi.
Desain kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi beserta pembangunannya serta pelatihan pengelolaan kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) dilakukan secara partisipatif.
Kebutuhan akan ruang publik yang berkualitas, termasuk taman bermain, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Taman bermain yang dirancang dengan baik tidak hanya memberikan tempat bagi anak-anak untuk bermain tetapi juga menjadi tempat berkumpul bagi komunitas secara keseluruhan.
Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pembekalan mahasiswa sebelum mereka datang ke lokasi KKN, selanjutnya dilakukan observasi dengan metode partisipatif dimana pemerintah desa dan warga desa setempat berembuk menentukan lokasi, setelah itu kemudian dilakukan pemberian pengetahuan dan informasi dasar kepada perangkat desa dan warga sebelum dilanjutkan pada tahap desain dan perancangan kawasan.
Selanjutnaya, terdapat pula kegiatan pendampingan pada pembuatan komponen pada kawasan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi yakni unit permainan bagi anak dan masyarakat Desa Mata Wawatu.
output pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN tematik adalah terbangunnya model penataan taman bermain (Taman Pintar) berbasis teknologi informasi pada permukiman di Desa Mata Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan.
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Kualitas Pelayanan Administrasi Kepesertaan Terhadap Tingkat Kepuasan Peserta di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan
Pengaruh Kualitas Pelayanan Administrasi Kepesertaan Terhadap Tingkat Kepuasan Peserta di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan
Tujuan daripada studi ini adalah Apakah kehandalan, ketanggapan, empati, pelayanan, jaminan, dan tampilan fisik administrasi kepesertaan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan peser...
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
Desa Sangsit merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Buleleng yang memiliki sumberdaya kelautan yang potensial. Kenyataan ini didukung dengan peningkatan produktivitas hasil tangka...
Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo
Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo
Bencana lumpur lapindo merupakan peristiwa semburan lumpur panas yang terjadi sejak 29 Mei 2006, yang mana bencana tersebut menimbulkan berbagai permasalahan seperti tergenangnya k...
IMPLEMENTASI RTRW DALAM PENYUSUNAN PROGRAM PEMBANGUNANKABUPATEN KONAWE SELATAN
IMPLEMENTASI RTRW DALAM PENYUSUNAN PROGRAM PEMBANGUNANKABUPATEN KONAWE SELATAN
Implementasi RTRW dalam Penyusunan Program Pembangunan Kabupaten Konawe Selatan. Dibimbing oleh La Baco Sudia dan Lukman Yunus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis impl...
KAJIAN PENDATAAN KAWASAN PERMUKIMAN BERBASIS SIG DI KOTA TANGERANG
KAJIAN PENDATAAN KAWASAN PERMUKIMAN BERBASIS SIG DI KOTA TANGERANG
Bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan akan permukiman di suatu wilayah semakin tinggi. Ketersedian lahan yang terbatas sehingga mengakibatkan pembangunan bergerak ke p...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...

