Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI KEWASPADAAAN PENGHUNI TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN DI LINGKUNGAN KAMPUS, STUDI KASUS: KAMPUS INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
View through CrossRef
Bahaya kebakaran merupakan ancaman besar yang dapat menyebabkan kerugian materi berupa kerusakan fasilitas juga kehilangan nyawa manusia. Lingkungan kampus perguruan tinggi adalah salah satu lingkungan dengan kerentanan kebakaran yang tinggi, akibat banyaknya jumlah penghuni pada satu waktu dan ruang yang terbatas serta banyaknya sumber api dan bahan mudah terbakar. Kewaspadaan pengguna bangunan terhadap resiko ancaman bahaya kebakaran pada bangunan menjadi faktor penting untuk mengurangi resiko kerugian dan timbulnya korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kewaspadaan penghuni bangunan di lingkungan kampus Institut Teknologi Bandung terhadap bahaya kebakaran, dengan fokus pada pengetahuan, pengalaman, dan respon penghuni terhadap situasi darurat kebakaran. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan kuesioner daring kepada 101 responden dari berbagai latar belakang usia, jenis kelamin, dan profesi. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik tentang sistem proteksi kebakaran pada bangunan namun kurang baik dalam hal operasionalisasi sistem proteksi tersebut. Evakuasi adalah respon dominan dalam menghadapi indikasi bahaya kebakaran. Mayoritas responden ragu-ragu terhadap standar keamanan kebakaran di bangunan tempat mereka beraktivitas. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan pelatihan kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons penghuni, dan pengembangan kebijakan manajemen keselamatan kebakaran di lingkungan kampus. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan meningkatkan kesiapan penghuni dalam menghadapi bahaya kebakaran.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: IDENTIFIKASI KEWASPADAAAN PENGHUNI TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN DI LINGKUNGAN KAMPUS, STUDI KASUS: KAMPUS INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Description:
Bahaya kebakaran merupakan ancaman besar yang dapat menyebabkan kerugian materi berupa kerusakan fasilitas juga kehilangan nyawa manusia.
Lingkungan kampus perguruan tinggi adalah salah satu lingkungan dengan kerentanan kebakaran yang tinggi, akibat banyaknya jumlah penghuni pada satu waktu dan ruang yang terbatas serta banyaknya sumber api dan bahan mudah terbakar.
Kewaspadaan pengguna bangunan terhadap resiko ancaman bahaya kebakaran pada bangunan menjadi faktor penting untuk mengurangi resiko kerugian dan timbulnya korban.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kewaspadaan penghuni bangunan di lingkungan kampus Institut Teknologi Bandung terhadap bahaya kebakaran, dengan fokus pada pengetahuan, pengalaman, dan respon penghuni terhadap situasi darurat kebakaran.
Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan kuesioner daring kepada 101 responden dari berbagai latar belakang usia, jenis kelamin, dan profesi.
Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik tentang sistem proteksi kebakaran pada bangunan namun kurang baik dalam hal operasionalisasi sistem proteksi tersebut.
Evakuasi adalah respon dominan dalam menghadapi indikasi bahaya kebakaran.
Mayoritas responden ragu-ragu terhadap standar keamanan kebakaran di bangunan tempat mereka beraktivitas.
Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan pelatihan kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons penghuni, dan pengembangan kebijakan manajemen keselamatan kebakaran di lingkungan kampus.
Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan meningkatkan kesiapan penghuni dalam menghadapi bahaya kebakaran.
Related Results
Kajian Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Nganjuk
Kajian Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Nganjuk
ABSTRACTThe Nganjuk District is mostly planted by forests, both protection forests and production forests with a total area of 20 333.00 ha. Forest and land fires often occur in Ng...
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
ANALISIS VISUAL TENTANG POLA KEBAKARAN HUTAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN DATA INDEKS CUACA DAN AREA TERBAKAR
ANALISIS VISUAL TENTANG POLA KEBAKARAN HUTAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN DATA INDEKS CUACA DAN AREA TERBAKAR
Kebakaran hutan menyebabkan kerugian yang signifikan dalam bentuk kerusakan habitat, emisi gasrumah kaca, hilangnya kehidupan satwa liar, dan bahkan hilangnya nyawa manusia. Untuk ...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Tingginya risiko kebakaran di rumah sakit, pemerintah dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (...
PENYULUHAN ANTISIPASI KEBAKARAN PADA BANGUNAN BETON
PENYULUHAN ANTISIPASI KEBAKARAN PADA BANGUNAN BETON
Bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari serta mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia. Bencana yang menjadi...
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Sistem proteksi kebakaran digunakan untuk mendeteksi dan memadamkan kebakaran sedini mungkin dengan menggunakan peralatan yang digerakkan secara manual dan otomatis. Laboratorium T...
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Investigasi kebakaran hutan secara proaktif memberikan pemahaman yang lebih baik kepada manajer kehutanan, kebakaran, dan penegak hukum tentang kecenderungan penyebab kebakaran hut...

